Jelang Natal, Pengamanan Gereja dan Mal Diperketat

Kompas.com - 22/12/2008, 01:05 WIB
Editor

JAKARTA, MINGGU - Sebanyak 1.129 gereja, 681 pusat perbelanjaan dan tempat hiburan/rekreasi akan menjadi fokus pengamanan petugas Polda Metro Jaya dalam perayaan Natal dan menjelang malam pergantian tahun 2009.

"Selain menempatkan personil kami juga bekerja sama dengan petugas keamanan perumahan untuk mengamankan wilayah," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Zulkarnain di Jakarta, Minggu (21/12).
   
Untuk memantau jalannya pengamanan petugas mendirikan 126 pos pengamanan yang tersebar di lokasi-lokasi yang dianggap rawan. Petugas pengamanan juga menempatkan anggota Densus 88 antiteror untuk mengatisipasi hal-hal yang tidak diinginkan di tempat-tempat peribadatan tersebut.

Selain tempat ibadah, pusat perbelanjaan dan sejumlah tempat hiburan/rekreasi, rumah-rumah penduduk juga akan menjadi pantauan pihak kepolisian, terlebih tempat tinggal yang tidak ada penghuninya karena mudik libur panjang.

Menurut Zulkarnain, hal itu dilakukan kaitannya pelaksanaan Operasi lilin 2008 yang digelar serentak diseluruh wilayah Indonesia. "Selain itu kami juga melakukan pengamanan di jalan akses keluar masuk wilayah DKI Jakarta. Kita berkoordinasi dengan RT/RW setempat," ungkapnya.

Ditempat terpisah, Kepala Pelaksana Harian Humas Polda Metro Jaya, saat dihubungi melalui telepon genggamnya menambahkan, dalam pengamanan gereja, pihaknya akan menempatkan personil di tempat peribadatan tersebut sesuai dengan tingkat kerawannya masing-masing.

"Relatif, bisa satu, dua personil bahkan satu peleton sekaligus. Ya kita lihat dulu itu, kira-kira berapa personil yang ditempatkan digereja itu," ujarnya.

Dalam pengamanan Natal 2008 ini, Polda Metro Jaya mengerahkan sebanyak 6.490 personil."Sementara jumlah personil itu, tetapi nanti saat perayaan malam tahun baru kekuatan akan ditambah," sebutnya..

Ia mengimbau, kepada seluruh lapisan masyarakat, baik dalam merayakan Natal maupun tahun baru untuk selalu mawas diri dari perayaan tahun sebelumnya.

"Dalam merayakannya diharapkan bisa tertib, jangan sampai ada kejadian yang tidak diinginkan. Bersama-sama lah menjaga itu. Terus hindari sesuatu yang bisa memancing orang lain melakukan tindakan kriminal terhadap kita, yang wajar aja," tuturnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.