Bon Jovi Segera Guncang Ancol

Kompas.com - 15/02/2009, 13:10 WIB
Editor

JAKARTA, MINGGU — Bagi para penggemar berat penyanyi kondang asal Amerika Serikat, John Bon Jovi, 2009 mungkin adalah tahun mereka. Pasalnya, penyanyi kawakan tersebut segera mengguncang Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara.

Seperti pada konser-konser sebelumnya, masyarakat dapat menikmati tembang-tembang Bon Jovi. Walaupun belum dapat memastikan waktunya, Kepala Bagian Operasional Taman Impian Jaya Ancol Endro W Tropong memastikan penembang lagu "I'll Always Love" You tersebut akan singgah di Ancol.

"Hal ini bertujuan untuk menyuguhkan musik internasional kepada masyarakat Jakarta dan sekitarnya, sekaligus membuktikan Ancol bisa dihadiri penyanyi kelas atas," ujar Endro ketika ditemui Kompas.com di Ancol, Minggu (15/2).

Ditambahkan, lokasi konser yang akan bertempat di Pantai Carnaval dapat menampung hingga 200.000 orang. Sebelumnya, sepanjang tahun 1990-2000, pengelola juga pernah mengundang penyanyi mancanegara papan atas sekaliber Phill Collins, Stevie Wonder, dan Air Supply.

Acara ini merupakan usaha pengelola dalam menjadikan Ancol sebagai tempat wisata internasional. Usaha ini terbagi menjadi tiga tahap, yakni Ancol Reborn (2009-2011), Ancol Excellence (2012-2015), dan Ancol Spectacullar (2016).

Sementara itu, pada bulan Mei mendatang, pengelola kembali menggelar Police Academy, yang mendulang sukses tahun lalu. Acara yang akan berlangsung satu setengah bulan ini akan menyuguhkan atraksi yang lebih menantang.

"Kalau tahun lalu ada atraksi mobil melompat dengan menggunakan dua roda, kali ini truk yang melompat," ujar Endro. Mengenai harga tiket, Endro mengatakan tidak akan jauh berbeda dengan tahun lalu, yakni sekitar Rp 75.000-Rp 125.000.

Sementara untuk konser Bon Jovi harga tiketnya belum dapat dipastikan. Namun, pihak Ancol memastikan tidak gratis seperti diberitakan sebelumnya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pilkada Depok, PSI Manfaatkan Kesempatan untuk Perkuat Mesin Partai

Pilkada Depok, PSI Manfaatkan Kesempatan untuk Perkuat Mesin Partai

Megapolitan
[HOAKS] Data BIN Tetapkan Jakarta Zona Hitam Covid-19

[HOAKS] Data BIN Tetapkan Jakarta Zona Hitam Covid-19

Megapolitan
Ditjen Perkeretapian Hentikan Pembongkaran Struktur Bata Kuno di Proyek DDT Stasiun Bekasi

Ditjen Perkeretapian Hentikan Pembongkaran Struktur Bata Kuno di Proyek DDT Stasiun Bekasi

Megapolitan
Warga Jakarta Bisa Gelar Lomba dan Kegiatan 17 Agustus, asalkan...

Warga Jakarta Bisa Gelar Lomba dan Kegiatan 17 Agustus, asalkan...

Megapolitan
Polisi Buru Tetangga yang Diduga Bawa Kabur Remaja Asal Cengkareng

Polisi Buru Tetangga yang Diduga Bawa Kabur Remaja Asal Cengkareng

Megapolitan
Seorang Ibu Laporkan Tetangga, Diduga Bawa Kabur Anaknya Berusia 14 Tahun

Seorang Ibu Laporkan Tetangga, Diduga Bawa Kabur Anaknya Berusia 14 Tahun

Megapolitan
Bandara Soekarno-Hatta Operasikan Heliport Komersial Mulai 23 Agustus

Bandara Soekarno-Hatta Operasikan Heliport Komersial Mulai 23 Agustus

Megapolitan
PSI Nilai Koalisi Gerindra dan PDI-P Tak Serius Menang di Pilkada Depok 2020

PSI Nilai Koalisi Gerindra dan PDI-P Tak Serius Menang di Pilkada Depok 2020

Megapolitan
Ledakan Covid-19 Kota Bogor, PNS Hingga Puluhan Pegawai Puskesmas Positif Corona

Ledakan Covid-19 Kota Bogor, PNS Hingga Puluhan Pegawai Puskesmas Positif Corona

Megapolitan
Saat 867 Pohon Harus Diganti dan Direlokasi karena Imbas Proyek MRT Fase 2A

Saat 867 Pohon Harus Diganti dan Direlokasi karena Imbas Proyek MRT Fase 2A

Megapolitan
Penumpang KRL Tak Tertib hingga Rusak Pagar Stasiun Tanah Abang, Personel TNI-Polri Dikerahkan

Penumpang KRL Tak Tertib hingga Rusak Pagar Stasiun Tanah Abang, Personel TNI-Polri Dikerahkan

Megapolitan
UPDATE 11 Agustus: Covid-19 di Kota Bekasi Capai 626 Kasus Positif

UPDATE 11 Agustus: Covid-19 di Kota Bekasi Capai 626 Kasus Positif

Megapolitan
Akhir Rentetan Penembakan Misterius yang Incar Pengedara di Tangsel

Akhir Rentetan Penembakan Misterius yang Incar Pengedara di Tangsel

Megapolitan
Kebakaran Selama 8 Jam, 987 Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal di Tambora

Kebakaran Selama 8 Jam, 987 Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal di Tambora

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Babak Baru Pemerkosaan di Bintaro | Penembakan Misterius di Tangsel Lukai 8 Korban

[POPULER JABODETABEK] Babak Baru Pemerkosaan di Bintaro | Penembakan Misterius di Tangsel Lukai 8 Korban

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X