5 Langkah Ciptakan Kamar Tenang dan Nyaman

Kompas.com - 20/04/2009, 16:57 WIB
Editor

KOMPAS.com - Suasana tenang (serene) membuat istirahat lebih nyaman. Coba ciptakan suasana demikian di kamar tidur. Berikut panduannya.

Siapa tak ingin melepas penat dan lelah di kamar tidur yang nyaman. Suasana tenang menjadi salah satu faktor pendukung. Perhatikan poin-poin berikut, untuk memandu menciptakan suasana tenang di kamar tidur.

1. Pilihan Warna

Hindari penggunaan warna cerah yang mencolok. Warna yang seperti itu cenderung "mengundang" kita untuk lebih aktif. Sebaliknya, warna-warna lembut, seperti biru dan hijau, lebih "menenangkan". Warna cokelat dan pastelle yang hangat, juga bisa jadi alternatif.

2. Pencahayaan Ruang

Sama halnya dengan warna. Mata dan tubuh manusia juga bereaksi terhadap intensitas cahaya. Cahaya yang terang, cenderung membuat mata dan tubuh lelah. Untuk beristirahat, sebaiknya atur cahaya menjadi lebih lembut. Dengan demikian mata kita lebih mudah rileks.

3. Hindari Aktifitas dan Keramaian

Jangan biarkan televisi atau perangkat audio menyala, selama kita tidur. Suara yang dihasilkannya, meski setelah Anda terlelap sekalipun, dapat mengganggu kualitas istirahat. Lagi pun, perangkat video/audio yang terus menyala memboroskan energi listrik. Jika memang membutuhkan alunan nada-nada lembut sebagai pengantar tidur, maka nyalakan fungsi sleep pada peralatan. Dengan demikian, ketika Anda pulas, perangkat itu otomatis mati.

4. Pilihan furnitur dan aksesori ruang

Kasur yang empuk dan nyaman, seprai yang halus dan berbahan sejuk, akan membuat Anda lebih cepat terlelap. Tempatkan furnitur dan aksesori sesuai kebutuhan. Ruangan yang terlalu penuh dengan barang, tentu jauh dari rasa nyaman.

5. Sesuaikan dengan kebutuhan dan selera

Salah satu poin penting dalam menata ruangan, adalah kebutuhan dan selera. masing-masing orang memliki kebutuhan dan selera yang berbeda. Jangan terpancing dengan tren dari majalah atau buku-buku interior. Sesuaikan penataan dengan selera dan kebutuhan.

Penulis: Anissa



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kuli Bangunan Asal Cilandak Jadi Korban Kecelakaan Bus di Tol Cipali

Kuli Bangunan Asal Cilandak Jadi Korban Kecelakaan Bus di Tol Cipali

Megapolitan
Korban Pemerkosaan Ayah Tiri Sempat Diancam Pria Misterius

Korban Pemerkosaan Ayah Tiri Sempat Diancam Pria Misterius

Megapolitan
Pemkot Tangerang Jelaskan Duduk Perkara Pengosongan Ruko di Cimone

Pemkot Tangerang Jelaskan Duduk Perkara Pengosongan Ruko di Cimone

Megapolitan
Kapal Sampah Bekasi Pabrikan Jerman Bisa Angkut 300 Kilogram Sampah Sekali Jalan

Kapal Sampah Bekasi Pabrikan Jerman Bisa Angkut 300 Kilogram Sampah Sekali Jalan

Megapolitan
Pengguna Skuter Listrik Ditabrak Mobil, Pemerintah dan Operator Diminta Segera Rumuskan Kebijakan

Pengguna Skuter Listrik Ditabrak Mobil, Pemerintah dan Operator Diminta Segera Rumuskan Kebijakan

Megapolitan
Beda dengan Klaim Polisi, Korban Kecelakaan Grabwheels Sebut Pelaku Langsung Kabur

Beda dengan Klaim Polisi, Korban Kecelakaan Grabwheels Sebut Pelaku Langsung Kabur

Megapolitan
Pemkot Tangerang: Pengosongan Ruko Permata Cimone Saran dari Kepolisian

Pemkot Tangerang: Pengosongan Ruko Permata Cimone Saran dari Kepolisian

Megapolitan
Pengacara Warga: Pengosongan Ruko Permata Cimone Cacat Prosedur

Pengacara Warga: Pengosongan Ruko Permata Cimone Cacat Prosedur

Megapolitan
Usai Kecelakaan GrabWheels, Pemprov DKI Kaji Aturan Jam Penyewaan Skuter Listrik

Usai Kecelakaan GrabWheels, Pemprov DKI Kaji Aturan Jam Penyewaan Skuter Listrik

Megapolitan
YLKI Minta Grab Hentikan Sementara Penyewaan GrabWheels

YLKI Minta Grab Hentikan Sementara Penyewaan GrabWheels

Megapolitan
Ruko Permata Cimone Dikosongkan, Penghuni Ambil Langkah Hukum

Ruko Permata Cimone Dikosongkan, Penghuni Ambil Langkah Hukum

Megapolitan
Satu Sisi JPO di Pinggir Rel Kereta Kawasan Kalianyar Berdiri Tanpa Pagar Pembatas

Satu Sisi JPO di Pinggir Rel Kereta Kawasan Kalianyar Berdiri Tanpa Pagar Pembatas

Megapolitan
Takut Dilaporkan ke Polisi, Ayah Ingin Nikahi Anak Tiri yang Diperkosanya hingga Hamil

Takut Dilaporkan ke Polisi, Ayah Ingin Nikahi Anak Tiri yang Diperkosanya hingga Hamil

Megapolitan
Ditetapkan Tersangka, Pengemudi Mobil yang Tabrak Pengguna Skuter Listrik Tak Ditahan

Ditetapkan Tersangka, Pengemudi Mobil yang Tabrak Pengguna Skuter Listrik Tak Ditahan

Megapolitan
Kualitas Udara Jakarta dan Depok Pagi Ini Tidak Sehat, Bekasi Lebih Buruk

Kualitas Udara Jakarta dan Depok Pagi Ini Tidak Sehat, Bekasi Lebih Buruk

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X