UMP Jakarta 2010 Naik 4,5 Persen

Kompas.com - 13/11/2009, 18:49 WIB
Editormade

JAKARTA, KOMPAS.com — Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta pada tahun 2010 naik 4,5 persen menjadi Rp 1.118.009. UMP ini berlaku mulai 1 Januari 2010. Ada 5 hal yang menjadi pertimbangan kenaikan tersebut.

Pertama, menurut Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi DKI Jakarta Deded Sukardar, angka kebutuhan hidup layak (KHL) tahun 2009 sebesar Rp 1.317.710. Kedua, tahun 2010 diperkirakan pertumbuhan ekonomi Jakarta sebesar 4,5 persen. Ketiga, asumsi inflasi Januari-Desember 2009 sebesar 2,75 persen. Keempat, tingkat capaian KHL tahun 2010 sebesar 84,84 persen. Terakhir, asumsi angkatan kerja tahun 2010 sebesar 2 persen menjadi 4.852.668 orang. “Dan perkiraan tingkat pengangguran terbuka tahun 2010 sebesar 12,6 persen atau setara dengan 609.712 orang,” kata Deded di Jakarta, Jumat (13/11).

Kenaikan UMP ini, menurut Deded, memberi dampak pada para pelaku dunia usaha. Berdasarkan UU No 13/2003 Pasal 90 Ayat (1), pengusaha dilarang membayar upah lebih rendah dari upah minimum. Namun, pengusaha dimungkinkan untuk mengajukan permohonan penangguhan pemberlakuan UMP karena tidak mampu.

Melihat Peraturan Gubernur No 42/2007 tentang tata cara penangguhan pelaksanaan UMP, salah satu syarat penangguhan adalah pengusaha mengajukan permohonan secara tertulis kepada gubernur melalui kepala dinas paling lambat 10 hari sebelum tanggal berlakunya upah minimum. “Pada tahun 2009 ada 6 perusahaan yang mengajukan penangguhan, di mana 3 perusahaan diizinkan untuk melakukan penangguhan dan 3 perusahaan lainnya ditolak,” ujar Deded.

Bagi yang tidak mengindahkan ketetapan ini ada sanksi yang mengikat. Sanksi bisa berupa pidana penjara paling singkat 1 tahun dan paling lama 4 tahun dan/atau denda paling sedikit Rp 100 juta dan paling banyak Rp 400 juta. “Tindak pidana tersebut merupakan tindak pidana kejahatan,” katanya.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bima Arya Akan Minta Kepastian Penyelesaian TPST Nambo ke Ridwan Kamil

Bima Arya Akan Minta Kepastian Penyelesaian TPST Nambo ke Ridwan Kamil

Megapolitan
Pemprov DKI Dorong GrabWheel Beroperasi di Kawasan Tertentu seperti GBK atau Ancol

Pemprov DKI Dorong GrabWheel Beroperasi di Kawasan Tertentu seperti GBK atau Ancol

Megapolitan
Pengusaha Akan Sampaikan Keberatan ke Gubernur Terkait UMK Bekasi 2020

Pengusaha Akan Sampaikan Keberatan ke Gubernur Terkait UMK Bekasi 2020

Megapolitan
Pemprov DKI Dinilai Lemah dalam Mengawasi Pengoperasian Skuter Listrik

Pemprov DKI Dinilai Lemah dalam Mengawasi Pengoperasian Skuter Listrik

Megapolitan
Pemerintah Dinilai Lalai, Apindo Kota Bekasi Tak Setuju UMK 2020

Pemerintah Dinilai Lalai, Apindo Kota Bekasi Tak Setuju UMK 2020

Megapolitan
Proses Perizinan Panjang, Bus Listrik Transjakarta Belum Bisa Angkut Penumpang

Proses Perizinan Panjang, Bus Listrik Transjakarta Belum Bisa Angkut Penumpang

Megapolitan
Penetapan UMK Bekasi 2020 Alot karena Pengusaha Tak Ingin Ada UMK

Penetapan UMK Bekasi 2020 Alot karena Pengusaha Tak Ingin Ada UMK

Megapolitan
Serikat Buruh dan Pemkot Bekasi Sepakat UMK 2020 Sebesar Rp 4,589 Juta

Serikat Buruh dan Pemkot Bekasi Sepakat UMK 2020 Sebesar Rp 4,589 Juta

Megapolitan
Pembangunan Skatepark di Kolong Flyover Pasar Rebo Hampir Kelar

Pembangunan Skatepark di Kolong Flyover Pasar Rebo Hampir Kelar

Megapolitan
Tas Mencurigakan di Depok, Isinya Ternyata Jas Hujan

Tas Mencurigakan di Depok, Isinya Ternyata Jas Hujan

Megapolitan
Polisi Selidiki Kasus Penyiraman Air Keras di Jakbar yang Terjadi Dua Kali dalam Seminggu

Polisi Selidiki Kasus Penyiraman Air Keras di Jakbar yang Terjadi Dua Kali dalam Seminggu

Megapolitan
Sirkus hingga Cosplay Bakal Meriahkan Jakarta Akhir Pekan Ini

Sirkus hingga Cosplay Bakal Meriahkan Jakarta Akhir Pekan Ini

Megapolitan
Iuran BPJS Naik, DKI Usul Anggaran Rp 2,5 T untuk Subsidi 5,1 Juta Warga

Iuran BPJS Naik, DKI Usul Anggaran Rp 2,5 T untuk Subsidi 5,1 Juta Warga

Megapolitan
Flyover Tanjung Barat di Depan IISIP Akan Selesai Akhir 2020

Flyover Tanjung Barat di Depan IISIP Akan Selesai Akhir 2020

Megapolitan
Mengulik Cikal Bakal Keberadaan Bangunan Belanda di Pinggir Jalan TB Simatupang

Mengulik Cikal Bakal Keberadaan Bangunan Belanda di Pinggir Jalan TB Simatupang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X