Polisi: Itu Bukan Hipnotis

Kompas.com - 25/08/2010, 20:36 WIB
EditorMarcus Suprihadi

BANDAR LAMPUNG, KOMPAS.com- Kepolisian Sektor Sukabumi tengah menyelidiki kasus pencurian yang diduga menggunakan modus hipnotis, dan telah terjadi dua kali berturut-turut di Lampung.

Namun, pihak kepolisian menampik jika kasus ini adalah bermodus hipnotis. " Korban lebih seperti gubag (terperdaya) karena disibukkan oleh banyaknya pelaku. Tidak seperti yang terhipnotis," ungkap Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Sukabumi Ipda I ketut Sutika.

Dihubungi terpisah, Direk tur Reserse Kriminal Polda Lampung Kombes Joko Hartanto belum mau berkomentar mengenai kasus ini dengan alasan dirinya akan melakukan koordinasi terlebih dahulu dengan Kapolda.

 

 

 

 

Baca tentang


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    7 Fakta Kelihaian Azura Luna, Mengaku Sosialita Indonesia dan Menipu di Hong Kong

    7 Fakta Kelihaian Azura Luna, Mengaku Sosialita Indonesia dan Menipu di Hong Kong

    Megapolitan
    Mengenal Bilik Pintar, Tempat Belajar di Antara Gunungan Sampah

    Mengenal Bilik Pintar, Tempat Belajar di Antara Gunungan Sampah

    Megapolitan
    Penjualan Sepatu Compass di Grand Indonesia Dibatalkan, Pembeli Kecewa

    Penjualan Sepatu Compass di Grand Indonesia Dibatalkan, Pembeli Kecewa

    Megapolitan
    Calon Pembeli Sepatu Compass, Rela Antre dari Malam hingga Sisihkan Uang Jajan...

    Calon Pembeli Sepatu Compass, Rela Antre dari Malam hingga Sisihkan Uang Jajan...

    Megapolitan
    Geliat Komplotan Jambret Sasar Turis di Kota Tua

    Geliat Komplotan Jambret Sasar Turis di Kota Tua

    Megapolitan
    Mal Belum Buka, Antrean Sepatu Compass 'Darahku Biru' Mengular di Depan Grand Indonesia

    Mal Belum Buka, Antrean Sepatu Compass "Darahku Biru" Mengular di Depan Grand Indonesia

    Megapolitan
    Polemik DWP, Ditolak tetapi Berjalan Mulus

    Polemik DWP, Ditolak tetapi Berjalan Mulus

    Megapolitan
    Ret Ginting, Setia dengan Kamera Analog sejak 1970-an

    Ret Ginting, Setia dengan Kamera Analog sejak 1970-an

    Megapolitan
    Kerja Sama dengan BKSP, Bima Arya Tunggu Bantuan Dana dari Pemprov DKI

    Kerja Sama dengan BKSP, Bima Arya Tunggu Bantuan Dana dari Pemprov DKI

    Megapolitan
    Terperosok ke Dalam Sungai, Kakak Beradik di Bogor Terluka

    Terperosok ke Dalam Sungai, Kakak Beradik di Bogor Terluka

    Megapolitan
    Polisi Buru 4 Penjambret HP di Kawasan Kota Tua yang Masih Buron

    Polisi Buru 4 Penjambret HP di Kawasan Kota Tua yang Masih Buron

    Megapolitan
    Dana Bantuan Parpol Naik, Fraksi Nasdem Dituntut Lebih Eksis di DPRD DKI

    Dana Bantuan Parpol Naik, Fraksi Nasdem Dituntut Lebih Eksis di DPRD DKI

    Megapolitan
    Bikin Rute LRT Pulogadung-Kebayoran Lama, Anies Belum Minta Persetujuan Menhub

    Bikin Rute LRT Pulogadung-Kebayoran Lama, Anies Belum Minta Persetujuan Menhub

    Megapolitan
    Puskesmas dan RSUD Menyerah, Damkar Kembangan Turun Tangan Lepaskan Cincin di Jari Nunung

    Puskesmas dan RSUD Menyerah, Damkar Kembangan Turun Tangan Lepaskan Cincin di Jari Nunung

    Megapolitan
    Penjambret HP di Kota Tua Tenggak Miras dan Pakai Sabu Sebelum Beraksi

    Penjambret HP di Kota Tua Tenggak Miras dan Pakai Sabu Sebelum Beraksi

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X