Polisi Cermati Rekaman CCTV

Kompas.com - 25/08/2010, 20:41 WIB
EditorMarcus Suprihadi

BANDAR LAMPUNG, KOMPAS.com- Direk tur Reserse Kriminal Kepolisian Daerah  Lampung Kombes Joko Hartanto mengatakan, polisi akan mengusut kasus penipuan dengan dugaan modus hipnotis yang terajdi di Lampung.

Polisi telah mendapatkan isi rekaman CCTV dari kedua minimarket dan akan menindaklanjuti kasus ini dengan penyelidikan. Ia meminta masyarakat tetap waspada berulangnya aksi komplotan ini.

"Masyarakat kan sudah melihat rekaman CCTV dan ciri-ciri pelakunya di tv. Jadi, semestinya ada antisipasi," ujarnya.

Sejauh ini, polisi masih belum mendapatkan info mengenai pelaku, asal, maupun keberadaannya saat ini.

 

 

 

 

 

Baca tentang


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Kasatpol PP Jakbar Benarkan Ada Anak Buahnya Diduga Bobol Dana Bank DKI

    Kasatpol PP Jakbar Benarkan Ada Anak Buahnya Diduga Bobol Dana Bank DKI

    Megapolitan
    Tak ingin Terburu-buru, DPRD DKI Belum Jadwalkan Rapat Anggaran

    Tak ingin Terburu-buru, DPRD DKI Belum Jadwalkan Rapat Anggaran

    Megapolitan
    Warga Korban Penggusuran di Sunter Mengaku Tidak Pernah Ditawari Rusun

    Warga Korban Penggusuran di Sunter Mengaku Tidak Pernah Ditawari Rusun

    Megapolitan
    Perjalanan Kereta Ditambah Mulai Desember 2019, Selang Waktu Tiba KRL Bekasi pada Jam Sibuk 11 Menit

    Perjalanan Kereta Ditambah Mulai Desember 2019, Selang Waktu Tiba KRL Bekasi pada Jam Sibuk 11 Menit

    Megapolitan
    Per Desember 2019, KCI Tambah 112 Perjalanan KRL secara Bertahap

    Per Desember 2019, KCI Tambah 112 Perjalanan KRL secara Bertahap

    Megapolitan
    Punya Anak Berkebutuhan Khusus, Keluarga Korban Kebakaran di Tangsel Sempat Sulit Cari Kontrakan

    Punya Anak Berkebutuhan Khusus, Keluarga Korban Kebakaran di Tangsel Sempat Sulit Cari Kontrakan

    Megapolitan
    Kadishub DKI: Semua Ruas Jalan Protokol di Jakarta Layak Diterapkan ERP

    Kadishub DKI: Semua Ruas Jalan Protokol di Jakarta Layak Diterapkan ERP

    Megapolitan
    Pelaku Penyiraman Air Keras Diduga Sasar Perempuan karena Kurang Perhatian sang Kakak

    Pelaku Penyiraman Air Keras Diduga Sasar Perempuan karena Kurang Perhatian sang Kakak

    Megapolitan
    Polresta Tangerang Bentuk Satgas untuk Cegah Judi Pilkades

    Polresta Tangerang Bentuk Satgas untuk Cegah Judi Pilkades

    Megapolitan
    Anggota Fraksi PDI-P Sebut Penggusuran di Sunter Tak Sesuai Janji Kampanye Anies

    Anggota Fraksi PDI-P Sebut Penggusuran di Sunter Tak Sesuai Janji Kampanye Anies

    Megapolitan
    Pembongkaran di Sunter Agung Terus Berlangsung, Warga dan Satpol PP Terlibat Cekcok

    Pembongkaran di Sunter Agung Terus Berlangsung, Warga dan Satpol PP Terlibat Cekcok

    Megapolitan
    Iuran BPJS Kesehatan Naik Tahun 2020, Ini Syarat dan Cara Pindah Kelas

    Iuran BPJS Kesehatan Naik Tahun 2020, Ini Syarat dan Cara Pindah Kelas

    Megapolitan
    Pemkot Tangerang Alokasikan 25 Persen APBD di Sektor Pendidikan

    Pemkot Tangerang Alokasikan 25 Persen APBD di Sektor Pendidikan

    Megapolitan
    Kepala Bapenda Bekasi Irit Bicara Usai Dipanggil DPRD soal Kisruh Ormas Kelola Parkir

    Kepala Bapenda Bekasi Irit Bicara Usai Dipanggil DPRD soal Kisruh Ormas Kelola Parkir

    Megapolitan
    Sebelum Bakar Diri, Pria di Cipayung Pernah Mencoba Bunuh Diri

    Sebelum Bakar Diri, Pria di Cipayung Pernah Mencoba Bunuh Diri

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X