Penolakan Tempat Ibadah Bermunculan

Kompas.com - 21/09/2010, 18:33 WIB
EditorJimmy Hitipeuw

JAKARTA, KOMPAS.com — Selain penolakan jemaat HKBP Pondok Timur Indah untuk beribadah di rumah Jalan Puyuh Raya, penolakan juga dialami oleh empat gereja lainnya, yaitu Gereja Kristen Indonesia (GKI) Taman Yasmin Bogor, Gereja HKBP Pangkalan Jati Gandul Cinere Depok, Gereja HKBP Filadelfia Tambun Bekasi, dan Gereja Katolik Santa Maria Bukit Indah Purwakarta.

 

Penolakan dilakukan oleh sekelompok kecil orang yang mengaku dari warga sekitar. Kelompok ini menyatakan menolak keberadaan tempat ibadah. Padahal, warga sekitar tempat ibadah berdiri tidak mempermasalahkan hal ini. LBH Jakarta menilai alasan penolakan tempat ibadah ini tidak mendasar.

 

"Pemerintah seharusnya berkewajiban melindungi hak kebebasan beribadah. Demo penolakan tempat ibadah seperti di HKBP Pondok Timur Indah tidak memiliki alasan mendasar," kata Mayong, pengacara publik dari LBH Jakarta, kepada wartawan di kantor Setara Institute, Bendungan Hilir Jakarta, Selasa (21/9/2010).

 

Menurut Mayong, yang dialami jemaat gereja seperti ini adalah wujud intoleransi yang mengemuka di masyarakat. "Empat gereja ini sudah memenuhi aturan Peraturan Bersama Menteri (PBM). Bahkan dua dari empat gereja sudah berkeputusan hukum tetap. Namun, mereka tetap tak bisa mendirikan tempat ibadah karena disegel," kata Mayong.

 

Empat gereja tersebut terganjal proses perizinan tempat ibadah seperti halnya HKBP Pondok Timur Indah Bekasi. Dua di antaranya sudah berkekuatan hukum tetap, yaitu GKI Taman Yasmin Bogor dan Gereja HKBP Pangkalan Jati, Gandul, Cinere Depok.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 9 Juli: Bertambah 10 Kasus, Total 298 Kasus Positif di Kabupaten Bekasi

UPDATE 9 Juli: Bertambah 10 Kasus, Total 298 Kasus Positif di Kabupaten Bekasi

Megapolitan
Curi 46 Motor, Dua Residivis Ditangkap Lagi di Depok

Curi 46 Motor, Dua Residivis Ditangkap Lagi di Depok

Megapolitan
Penerbangan Meningkat, Lion Air Pekerjaan Kembali 2.600 Karyawan

Penerbangan Meningkat, Lion Air Pekerjaan Kembali 2.600 Karyawan

Megapolitan
UPDATE 8 Juli: Tambah 10 Kasus Covid-19 di Kota Bekasi, 16 Pasien Masih Dirawat

UPDATE 8 Juli: Tambah 10 Kasus Covid-19 di Kota Bekasi, 16 Pasien Masih Dirawat

Megapolitan
Gempa Lebak Tempo Hari dan Pelajaran buat Jakarta

Gempa Lebak Tempo Hari dan Pelajaran buat Jakarta

Megapolitan
Ojek Online Resmi Diizinkan Angkut Penumpang di Bekasi, Ini Protokol yang Wajib Dipatuhi

Ojek Online Resmi Diizinkan Angkut Penumpang di Bekasi, Ini Protokol yang Wajib Dipatuhi

Megapolitan
Bertambah 344 Kasus Covid-19 di Jakarta, Lonjakan Tertinggi Sejak Kasus Perdana

Bertambah 344 Kasus Covid-19 di Jakarta, Lonjakan Tertinggi Sejak Kasus Perdana

Megapolitan
5 Fakta Persidangan Kasus Pembobolan Rekening Ilham BIntang

5 Fakta Persidangan Kasus Pembobolan Rekening Ilham BIntang

Megapolitan
Lebih Aman dan Nyaman Jalani Masa Transisi dengan Protokol J3K dari Gojek

Lebih Aman dan Nyaman Jalani Masa Transisi dengan Protokol J3K dari Gojek

BrandzView
5 Fakta Aksi Perusakan dan Penganiayaan oleh Anggota PPSU, Berawal dari Karaoke

5 Fakta Aksi Perusakan dan Penganiayaan oleh Anggota PPSU, Berawal dari Karaoke

Megapolitan
Perempuan Lompat dari Lantai 13 Hotel, Polisi: Info Keluarga Tidak Ada Masalah

Perempuan Lompat dari Lantai 13 Hotel, Polisi: Info Keluarga Tidak Ada Masalah

Megapolitan
UPDATE Grafik 8 Juli Depok: 10 Kasus Baru Covid-19

UPDATE Grafik 8 Juli Depok: 10 Kasus Baru Covid-19

Megapolitan
Tak Lolos PPDB Jakarta, Pelajar Peraih Ratusan Penghargaan Akhirnya Putus Sekolah

Tak Lolos PPDB Jakarta, Pelajar Peraih Ratusan Penghargaan Akhirnya Putus Sekolah

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG Kamis: Hujan Guyur Bekasi Siang dan Sebagian Jakarta Malam Nanti

Prakiraan Cuaca BMKG Kamis: Hujan Guyur Bekasi Siang dan Sebagian Jakarta Malam Nanti

Megapolitan
Menyantap Bubur Ayam Barito untuk Kali Pertama di Masa Pandemi Covid-19

Menyantap Bubur Ayam Barito untuk Kali Pertama di Masa Pandemi Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X