Pedagang Pun Manfaatkan Car Free Day

Kompas.com - 28/11/2010, 08:49 WIB
EditorA. Wisnubrata

JAKARTA, KOMPAS.com — Car Free Day atau Hari Tanpa Kendaraan Bermotor yang diberlakukan di sepanjang jalan Sudirman-Thamrin, Jakarta, Minggu (28/11/2010), tampaknya tidak hanya mengundang warga yang hendak berolahraga. Ibarat pepatah ada gula ada semut, para pedagang juga memanfaatkan momen Car Free Day tersebut dengan menawarkan dagangannya di tengah kerumunan warga.

Mulai dari pedagang asongan, pedagang makanan-minuman dengan gerobak keliling, pedagang yang menggelar dagangannya di jalan, hingga sales resmi produk bermerk. Barang dagangan yang ditawarkan pada Car Free Day pun terbilang beragam. Tidak hanya makanan, produk alat rumah tangga juga ditawarkan, seperti pengiris bawang atau pisau, masker serbaguna, hingga kosmetik.

Seorang pedagang kue tradisional leker, Rahmat (31), mengaku rutin berdagang saat Car Free Day di sekitar Bundaran Hotel Indonesia. Sekali berjualan saat Car Free Day, Rahmat mendapat keuntungan yang lumayan. Sekitar Rp 100.000 bisa dia kumpulkan dengan berdagang pada pukul 06.00-10.30. Padahal, harga kue leker yang dijual Rahmat hanya Rp 1.000 per buah. "Enggak saya naikin harganya, sama kaya dagang di sekolah," katanya.

Hal senada dikatakan Roni (25), pedagang makanan tradisional tahu gejrot. Keuntungan berdagang Roni saat Car Free Day bertambah dua kali lipat dari hari biasa. Sekali berdagang pada pukul 06.00-11.00, Roni bisa memperoleh keuntungan bersih Rp 200.000. "Iya menguntungkan ya buat pedagang. Biasa saya jualan di Bidakara, Pancoran," katanya. Menurut Roni, tidak ada yang melarang para pedagang berjualan di Car Free Day. Namun, jika hari mulai siang, sekitar pukul 08.30, para pedagang mulai ditertibkan. Mereka tidak boleh memarkir gerobak di jalur transjakarta.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wakapolri Ancam Copot Kapolsek hingga Kapolda yang Tak Serius Tangani Covid-19

Wakapolri Ancam Copot Kapolsek hingga Kapolda yang Tak Serius Tangani Covid-19

Megapolitan
Nilai Rapor Jadi Pertimbangan Lulus Ujian SIMAK UI

Nilai Rapor Jadi Pertimbangan Lulus Ujian SIMAK UI

Megapolitan
Pilkada Depok, PSI Manfaatkan Kesempatan untuk Perkuat Mesin Partai

Pilkada Depok, PSI Manfaatkan Kesempatan untuk Perkuat Mesin Partai

Megapolitan
[HOAKS] Data BIN Tetapkan Jakarta Zona Hitam Covid-19

[HOAKS] Data BIN Tetapkan Jakarta Zona Hitam Covid-19

Megapolitan
Ditjen Perkeretapian Hentikan Pembongkaran Struktur Bata Kuno di Proyek DDT Stasiun Bekasi

Ditjen Perkeretapian Hentikan Pembongkaran Struktur Bata Kuno di Proyek DDT Stasiun Bekasi

Megapolitan
Warga Jakarta Bisa Gelar Lomba dan Kegiatan 17 Agustus, asalkan...

Warga Jakarta Bisa Gelar Lomba dan Kegiatan 17 Agustus, asalkan...

Megapolitan
Polisi Buru Tetangga yang Diduga Bawa Kabur Remaja Asal Cengkareng

Polisi Buru Tetangga yang Diduga Bawa Kabur Remaja Asal Cengkareng

Megapolitan
Seorang Ibu Laporkan Tetangga, Diduga Bawa Kabur Anaknya Berusia 14 Tahun

Seorang Ibu Laporkan Tetangga, Diduga Bawa Kabur Anaknya Berusia 14 Tahun

Megapolitan
Bandara Soekarno-Hatta Operasikan Heliport Komersial Mulai 23 Agustus

Bandara Soekarno-Hatta Operasikan Heliport Komersial Mulai 23 Agustus

Megapolitan
PSI Nilai Koalisi Gerindra dan PDI-P Tak Serius Menang di Pilkada Depok 2020

PSI Nilai Koalisi Gerindra dan PDI-P Tak Serius Menang di Pilkada Depok 2020

Megapolitan
Ledakan Covid-19 Kota Bogor, PNS Hingga Puluhan Pegawai Puskesmas Positif Corona

Ledakan Covid-19 Kota Bogor, PNS Hingga Puluhan Pegawai Puskesmas Positif Corona

Megapolitan
Saat 867 Pohon Harus Diganti dan Direlokasi karena Imbas Proyek MRT Fase 2A

Saat 867 Pohon Harus Diganti dan Direlokasi karena Imbas Proyek MRT Fase 2A

Megapolitan
Penumpang KRL Tak Tertib hingga Rusak Pagar Stasiun Tanah Abang, Personel TNI-Polri Dikerahkan

Penumpang KRL Tak Tertib hingga Rusak Pagar Stasiun Tanah Abang, Personel TNI-Polri Dikerahkan

Megapolitan
UPDATE 11 Agustus: Covid-19 di Kota Bekasi Capai 626 Kasus Positif

UPDATE 11 Agustus: Covid-19 di Kota Bekasi Capai 626 Kasus Positif

Megapolitan
Akhir Rentetan Penembakan Misterius yang Incar Pengedara di Tangsel

Akhir Rentetan Penembakan Misterius yang Incar Pengedara di Tangsel

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X