Masjid Al Fauz, Namanya Mirip Fauzi Bowo

Kompas.com - 01/02/2011, 13:37 WIB
EditorHertanto Soebijoto

KOMPAS.com - Wali Kota Madya Jakarta Pusat telah memiliki masjid. Tempat ibadah yang baru selesai dibangun itu diberi nama Masjid Al Fauz. Gubernur DKI Fauzi Bowo sendiri yang meresmikan masjid yang diberi nama mirip-mirip dengan namanya, Minggu (30/1/2011) pukul 10.00.

Peresmian itu diiringi dengan penggunaan masjid pertama kali dengan acara dzikir yang diikuti sebanyak 2.500 jemaah. Selain itu ada acara lain dalam peresmian, yaitu penanaman sejumlah pohon qurma, santunan terhadap anak yatim piatu, dan pemukulan beduk oleh Fauzi Bowo.

Pada kesempatan itu, Fauzi Bowo yang akrab disapa Foke berharap keberadaan masjid itu dapat lebih meningkatkan kekhusukan para karyawan maupun masyarakat setempat untuk beribadah.

"Keberadaan masjid ini juga diharapkan dapat membawa suasana kehidupan perkantoran yang penuh dengan keimanan dan keaggmaan, yang berdampak pada pelayanan yang lebih baik dan bersih", kata Foke.

Masjid yang berada di samping lapangan kantor Wali Kota Madya Jakarta Pusat, kata Foke, sebagai cermin komitmen dalam pelayanan yang selalu dilandasi semasa-mata bertujuan karena ibadah, sehingga bermanfaat bagi masyarakat. Karenanya, masjid itu akan digunakan oleh karyawan dan masyarakat setempat.

Menyinggung pemberian nama masjid yang mirip dengan nama depannya yang bermakna keberuntungan, Foke menyatakan dirinya tidak keberatan. Tapi dia meminta agar nama tersebut tak menjadi langkah yang mengarah pada pengkultusan dan pemberian nama masjid itu bisa didudukkan secara proporsional serta memberi keberuntungan terhadap jemaahnya.

Masjid itu melengkapi tren penamaan masjid dengan nama penguasa wilayah masing-masing. Misalnya AzZahara di Kantor Wali Kota Jakarta Barat (semasa Wali Kota Jakarta Barat Sarimun Hadisaputra) dan Nur Abu Wizar di Markas Polrestro Jakarta Selatan (semasa Kapolrestro Jakarta Selatan Kombes Wiliardi Wizar).

Wali Kota Jakarta Pusat, Saefullah, menjelaskan, masjid yang didirikan di atas tanah seluas 2.174 meter persegi itu akan mampu menampung sekitar 2.000 orang. Masjid juga dilengkapi dengan parkir di bagian basement masjid dan mampu memuat 50 mobil yang akan parkir.

Masjid berlantai dua itu dibangun dengan menggunakan dana anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) 2010 sebesar Rp 27 miliar. Nantinya tempat ibadah ini tak sekadar dijadikan hanya sebagai tempat shalat, tapi juga akan diisi dengan berbagai kegiatan keagamaan.

"Mudah-mudahan masjid ini membawa keberkahan bagi karyawan maupun masyarakat," kata Saefullah. (Sigit Nugroho)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.