Istiqlal dan Katedral Berbagi Parkiran

Kompas.com - 25/04/2011, 10:15 WIB
EditorHertanto Soebijoto

JAKARTA, KOMPAS.com — Simbol keharmonisan antarumat beragama di Indonesia secara kasatmata telah lama hadir di jantung Ibu Kota Jakarta. Dua tempat ibadah penting, Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral, terletak berdampingan sejak 22 Februari 1978 saat masjid Istiqlal diresmikan oleh Presiden RI saat itu, Soeharto.

Tidak hanya berdampingan secara simbolis, antara Masjid Istiqlal dan Katedral Jakarta telah terwujud kerja sama untuk saling menopang kegiatan keagamaan masing-masing. Fakta riilnya terlihat saat perayaan Paskah pada Minggu (24/4/2011). Kendaraan umat Katolik yang merayakan Peringatan Kebangkitan Kristus diperkenankan menggunakan lahan parkir Masjid Istiqlal.

"Sebenarnya praktik ini sudah berlangsung lama. Umat Katolik memang diizinkan untuk parkir di areal ini saat merayakan hari-hari besarnya," kata Kompol JR Sitinjak, Kepala Kepolisian Sektor Sawah Besar, Jakarta Pusat, Minggu.

Ditemui di Posko Pengamanan Perayaan Paskah yang terletak di areal Masjid Istiqlal, Sitinjak menuturkan, selain telah memperoleh izin dari pengelola masjid, pihaknya juga melihat pengamanan akan lebih mudah jika dipakai satu perparkiran terpusat.

"Dan parkir ideal itu ada di Masjid Istiqlal. Apalagi, lahannya sangat luas, jadi tidak akan mengganggu kegiatan agama umat Muslim," paparnya.

Sitinjak mencontohkan apa yang terjadi pada hari Jumat (22/4/2011). Saat umat Muslim mengadakan shalat Jumat di salah satu masjid terbesar di Asia Tenggara itu, umat Katolik juga memperingati Hari Kematian Isa Almasih pada pukul 12.00 di Gereja Katedral.

"Ternyata lahan parkir di Masjid Istiqlal masih mencukupi. Umat Muslim dapat tetap melakukan shalat Jumat tanpa terganggu. Padahal, kami (kepolisian) sudah menyiapkan Lapangan Banteng Timur sebagai tempat parkir cadangan," ujar Kapolsek yang telah menggondol gelar master ilmu hukum ini.

Dengan luas areal mencapai 9,5 hektar, lahan Masjid Istiqlal memang terbilang luas.

Menurut petugas parkir Gerbang Al Fatah, pintu masuk yang berseberangan langsung dengan Gereja Katedral, sejak dia mulai bertugas pada pukul 09.00 hingga pukul 10.30, kendaraan yang terpakir sudah mencapai 376. Jumlah mobil lebih besar, 325 kendaraan, sementara jumlah sepeda motor 51 buah.

Menurutnya, jumlah kendaraan tidak sebanyak perayaan malam Paskah, Sabtu (23/4/2011). Dari pengalamannya sebagai petugas parkir, jumlah kendaraan umat Katolik setiap hari raya tetap bisa tertampung seluruhnya di areal parkir Masjid Istiqlal.

Praktik kerja sama tersebut terasa lebih bermakna pada peringatan Paskah tahun ini. Pasalnya, tema yang dipilih untuk hari raya terbesar umat Kristen tahun 2011 adalah "Mari Berbagi". Contah saling berbagi secara riil ternyata telah dipraktikan pengelola Masjid Istiqlal dengan menyediakan areal parkirnya untuk kepentingan kegiatan keagamaan umat Katolik. Praktik ini secara tidak langsung menjadi arahan bagi umat Kristen untuk hidup berbagi tanpa membeda-bedakan latar belakang sesamanya.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Demokrat dan PKS Bentuk Koalisi Hadapi Pilkada Tangsel 2020

Demokrat dan PKS Bentuk Koalisi Hadapi Pilkada Tangsel 2020

Megapolitan
Pak Ogah di Cilincing Bisa Dapat Rp 80.000 Dalam Dua Jam

Pak Ogah di Cilincing Bisa Dapat Rp 80.000 Dalam Dua Jam

Megapolitan
Setelah 16 Jam, Truk Overload yang Terguling di Tol Jakarta-Cikampek Berhasil Dipindahkan

Setelah 16 Jam, Truk Overload yang Terguling di Tol Jakarta-Cikampek Berhasil Dipindahkan

Megapolitan
Pembahasan Anggaran DKI 2020 Dikebut Sebulan

Pembahasan Anggaran DKI 2020 Dikebut Sebulan

Megapolitan
Kantor Wali Kota Jakbar Baru Pasang Foto Jokowi dan Ma'aruf Amin pada Awal November

Kantor Wali Kota Jakbar Baru Pasang Foto Jokowi dan Ma'aruf Amin pada Awal November

Megapolitan
PPP Galang Partai Non-parlemen untuk Bersaing di Pilkada Tangsel 2020

PPP Galang Partai Non-parlemen untuk Bersaing di Pilkada Tangsel 2020

Megapolitan
Kadishub Tangsel Diintervensi Saat Tindak Sopir Truk, Benyamin: Sudah Risiko

Kadishub Tangsel Diintervensi Saat Tindak Sopir Truk, Benyamin: Sudah Risiko

Megapolitan
PKS: Syaikhu Siap Tinggalkan DPR Setelah Ditetapkan Jadi Cawagub DKI

PKS: Syaikhu Siap Tinggalkan DPR Setelah Ditetapkan Jadi Cawagub DKI

Megapolitan
Pemasangan Foto Presiden dan Wakil Presiden di Kelurahan dan Kecamatan Jakarta Pusat Rampung Pekan Ini

Pemasangan Foto Presiden dan Wakil Presiden di Kelurahan dan Kecamatan Jakarta Pusat Rampung Pekan Ini

Megapolitan
Warga Keluhkan Suhu Udara Jakarta hingga 37 Derajat Celcius

Warga Keluhkan Suhu Udara Jakarta hingga 37 Derajat Celcius

Megapolitan
Belum Pasang Foto Jokowi-Ma'ruf, Pemkot Jakarta Timur Tunggu Instruksi Pusat

Belum Pasang Foto Jokowi-Ma'ruf, Pemkot Jakarta Timur Tunggu Instruksi Pusat

Megapolitan
Wakil Walkot Jakpus Akui Ada Kelurahan yang Belum Pasang Foto Presiden dan Wapres

Wakil Walkot Jakpus Akui Ada Kelurahan yang Belum Pasang Foto Presiden dan Wapres

Megapolitan
Setelah PDI-P dan PKB, Benyamin Davnie Juga Daftar Bakal Calon Walkot Tangsel ke PPP

Setelah PDI-P dan PKB, Benyamin Davnie Juga Daftar Bakal Calon Walkot Tangsel ke PPP

Megapolitan
Polda Metro Jaya Tegaskan Kasus Ninoy Karundeng Bukan Rekayasa

Polda Metro Jaya Tegaskan Kasus Ninoy Karundeng Bukan Rekayasa

Megapolitan
Satpol PP Razia Indekost di Kalideres

Satpol PP Razia Indekost di Kalideres

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X