Awas, Ranjau Paku di Jalan Hasyim Ashari

Kompas.com - 10/05/2011, 11:52 WIB
EditorPepih Nugraha

JAKARTA, KOMPAS.com — Pengguna kendaraan yang melintas di Jalan Hasyim Ashari, Jakarta Pusat, diimbau untuk waspada. Sebab, di ruas jalan tersebut banyak bertebaran paku yang bisa mengancam keselamatan pengguna jalan.

Beberapa titik yang patut diwaspadai adalah di depan ITC Roxy Mas sampai SPBU Shell arah Harmoni.

Untuk meminimalisasi ranjau paku, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya telah melakukan penyisiran di sejumlah jalan protokol di Ibu Kota. Penyisiran biasanya dilakukan setiap hari pada pukul 07.00-09.00.

Petugas TMC Polda Metro Jaya, Brigadir Erwan Kusbiantoro, mengaku telah berkoordinasi dengan petugas untuk memeriksa keadaan di depan Roxy Mas.

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    UPDATE 21 Oktober di Tangsel: Bertambah 25 Kasus Positif, 160 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

    UPDATE 21 Oktober di Tangsel: Bertambah 25 Kasus Positif, 160 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

    Megapolitan
    Upaya Bioskop Bangkit Lagi meski Dibatasi Aturan-aturan Menonton Saat Pandemi

    Upaya Bioskop Bangkit Lagi meski Dibatasi Aturan-aturan Menonton Saat Pandemi

    Megapolitan
    Pemprov DKI Kejar Target Tingkatkan Tes Covid-19 hingga 10.000 Orang Per Hari

    Pemprov DKI Kejar Target Tingkatkan Tes Covid-19 hingga 10.000 Orang Per Hari

    Megapolitan
    Waspada Begal yang Mulai Mengincar Pesepeda di Jalan-jalan Protokol Jakarta...

    Waspada Begal yang Mulai Mengincar Pesepeda di Jalan-jalan Protokol Jakarta...

    Megapolitan
    Bawaslu Catat Pelanggaran Protokol Kesehatan Saat Kampanye Pilkada Depok, Ini Kata Tim Pradi-Afifah

    Bawaslu Catat Pelanggaran Protokol Kesehatan Saat Kampanye Pilkada Depok, Ini Kata Tim Pradi-Afifah

    Megapolitan
    Kasus Covid-19 di Tangsel Sempat Melonjak, Wali Kota Airin: Itu Kasus Lama yang Baru Ter-input

    Kasus Covid-19 di Tangsel Sempat Melonjak, Wali Kota Airin: Itu Kasus Lama yang Baru Ter-input

    Megapolitan
    10 Hari PSBB Transisi, Bagaimana Perbandingannya dengan Kasus Covid-19 Saat PSBB Ketat?

    10 Hari PSBB Transisi, Bagaimana Perbandingannya dengan Kasus Covid-19 Saat PSBB Ketat?

    Megapolitan
    Pjs Wali Kota Sebut Depok Dapat Jatah 392.000 Vaksin Covid-19 pada Tahap Pertama

    Pjs Wali Kota Sebut Depok Dapat Jatah 392.000 Vaksin Covid-19 pada Tahap Pertama

    Megapolitan
    [POPULER JABODETABEK] Pasien Positif Covid-19 Loncat dari Ambulans dan Berbaur dengan Demonstran | UMP DKI Jakarta 2021 Kemungkinan Tak Naik

    [POPULER JABODETABEK] Pasien Positif Covid-19 Loncat dari Ambulans dan Berbaur dengan Demonstran | UMP DKI Jakarta 2021 Kemungkinan Tak Naik

    Megapolitan
    Kesulitan RS Swasta di Bekasi Biayai Penanganan Covid-19 hingga Pinjam Uang ke Bank...

    Kesulitan RS Swasta di Bekasi Biayai Penanganan Covid-19 hingga Pinjam Uang ke Bank...

    Megapolitan
    Universitas Indonesia Lantik 3 Wakil Rektor Baru Kemarin

    Universitas Indonesia Lantik 3 Wakil Rektor Baru Kemarin

    Megapolitan
    Bioskop di Jakarta Dibuka, Warga Soroti Ketersediaan Film yang Diputar

    Bioskop di Jakarta Dibuka, Warga Soroti Ketersediaan Film yang Diputar

    Megapolitan
    [UPDATE] Grafik Covid-19 21 Oktober: Depok Catat Total 6.456 Kasus sejak Maret

    [UPDATE] Grafik Covid-19 21 Oktober: Depok Catat Total 6.456 Kasus sejak Maret

    Megapolitan
    Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jakarta, Bogor, dan Depok Hujan Nanti Siang

    Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jakarta, Bogor, dan Depok Hujan Nanti Siang

    Megapolitan
    APBD-P DKI Diproyeksikan Defisit 31,04 Persen akibat Covid-19

    APBD-P DKI Diproyeksikan Defisit 31,04 Persen akibat Covid-19

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X