Proyek Fisik MRT Dimulai dari Stasiun Dukuh Atas

Kompas.com - 15/09/2011, 13:50 WIB
EditorInggried

JAKARTA, KOMPAS.com - Proses pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) akan dimulai dengan pengerjaan konstruksi fisik awal yang ditandai dengan  pembangunan Stasiun Dukuh Atas. Stasiun ini nantinya merupakan stasiun transit atau stasiun perpindahan antarmoda.

"Kami mulai dari stasiun itu (Dukuh Atas) pembangunannya, karena MRT akan terintegrasi dengan moda transportasi lain," kata Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo, seusai bertemu dengan Director General of Southeast Asia and Pacific Department JICA Koki Hirota, di Balai Kota, Jakarta, Kamis (15/9/2011).

MRT, diantaranya, akan terintegrasi dengan kereta rel listrik (KRL) jurusan Manggarai- Tanah Abang. Tidak hanya itu, moda transportasi ini nantinya juga akan diintegrasikan dengan Transjakarta.

"Semua itu akan terintegrasi di Stasiun Dukuh Atas," ujar Fauzi Bowo.

Sementara itu, berdasarkan hasil pemeriksaan dan evaluasi JICA untuk proyek pembangunan MRT, perkembangan pelaksanaan pembangunannya berjalan sangat baik dan masih sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Saat ini, PT MRT Jakarta sedang melakukan proses prakualifikasi tender fisik yang akan selesai pada akhir September ini. Kemudian, akan dilanjutkan dengan proses tender fisik. Lalu, pada Juli 2012 sudah bisa dimulai penggalian tanah untuk terowongan.

Director General of Southeast Asia and Pacific Department JICA Koki Hirota mengatakan, semuanya masih berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan bersama.

"Saat ini masih dalam tahap prakualifikasi. Saya yakin prakualifikasi tender MRT akan segera selesai sehingga bisa dilanjutkan dengan proses tender fisik. Dan pertengahan tahun 2012 sudah bisa dilakukan pembangunan fisiknya," ujar Hirota.

Pembangunan MRT ini akan dibagi menjadi paket fisik permukaan tanah dan bawah tanah. Rinciannya, akan ada tiga paket fisik permukaan tanah tersebut yang dimulai dari depo Lebak Bulus hingga Fatmawati. Paket kedua adalah dari Blok M hingga Al-Azhar. Kemudian, paket ketiga dari Patung Pemuda hingga Senayan.

Sementara, paket fisik bawah tanah, PT MRT Jakarta juga terdiri dari tiga paket yakni paket pertama dari Senayan sampai Istora. Paket kedua yaitu dari Setiabudi hingga Bendungan Hilir. Selanjutnya paket ketiga mulai dari Dukuh Atas hingga Bundaran HI.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jelang Pembukaan Gereja, KAJ Siapkan Protokol Kesehatan Umat

Jelang Pembukaan Gereja, KAJ Siapkan Protokol Kesehatan Umat

Megapolitan
Anies Sebut Ada Unsur Hilangnya Hajat Hidup Nelayan pada Reklamasi Sebelumnya

Anies Sebut Ada Unsur Hilangnya Hajat Hidup Nelayan pada Reklamasi Sebelumnya

Megapolitan
Viral Pengendara Motor Cekcok dengan Sopir Ambulans di Depok, Ini Penjelasan Polisi

Viral Pengendara Motor Cekcok dengan Sopir Ambulans di Depok, Ini Penjelasan Polisi

Megapolitan
Ini Alasan Anies Beri Izin Reklamasi Seluas 155 Hektar untuk Ancol?

Ini Alasan Anies Beri Izin Reklamasi Seluas 155 Hektar untuk Ancol?

Megapolitan
Polisi Tangkap Dua Kurir Sabu di Bintaro

Polisi Tangkap Dua Kurir Sabu di Bintaro

Megapolitan
Anies Bilang Izin Reklamasi Ancol Tak Langgar Janji Kampanye

Anies Bilang Izin Reklamasi Ancol Tak Langgar Janji Kampanye

Megapolitan
UPDATE 11 Juli: Tambah 359 Kasus, Jumlah Pasien Covid-19 di DKI Capai 13.957

UPDATE 11 Juli: Tambah 359 Kasus, Jumlah Pasien Covid-19 di DKI Capai 13.957

Megapolitan
Satu Pedagang Positif Covid-19, Pasar Pramuka Ditutup Selama Tiga Hari

Satu Pedagang Positif Covid-19, Pasar Pramuka Ditutup Selama Tiga Hari

Megapolitan
Anies Sebut Reklamasi Terdahulu Menghasilkan Banjir, sedangkan Reklamasi Ancol Mengendalikan Banjir

Anies Sebut Reklamasi Terdahulu Menghasilkan Banjir, sedangkan Reklamasi Ancol Mengendalikan Banjir

Megapolitan
Achmad Yurianto: Face Shield yang Dipakai Tanpa Masker Tak Maksimal Cegah Penularan Covid-19

Achmad Yurianto: Face Shield yang Dipakai Tanpa Masker Tak Maksimal Cegah Penularan Covid-19

Megapolitan
Polda Metro Jaya Bentuk Tim Khusus Usut Kematian Editor Metro TV

Polda Metro Jaya Bentuk Tim Khusus Usut Kematian Editor Metro TV

Megapolitan
Terprovokasi Ajakan Tawuran lewat Live Streaming, Dua Remaja Ditangkap

Terprovokasi Ajakan Tawuran lewat Live Streaming, Dua Remaja Ditangkap

Megapolitan
Anies Akui Secara Teknis Penambahan Lahan di Ancol adalah Reklamasi

Anies Akui Secara Teknis Penambahan Lahan di Ancol adalah Reklamasi

Megapolitan
Buka Suara soal Reklamasi Ancol, Anies: Ini untuk Melindungi Warga dari Banjir

Buka Suara soal Reklamasi Ancol, Anies: Ini untuk Melindungi Warga dari Banjir

Megapolitan
Lurah Grogol Selatan yang Dicopot Diduga Beri Pelayanan Langsung ke Djoko Tjandra Saat Bikin E-KTP

Lurah Grogol Selatan yang Dicopot Diduga Beri Pelayanan Langsung ke Djoko Tjandra Saat Bikin E-KTP

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X