Rute KRL Diefektifkan

Kompas.com - 26/10/2011, 04:23 WIB
Editor

Jakarta, Kompas - Untuk meningkatkan kapasitas angkut kereta rel listrik Jabodetabek, PT Kereta Api Indonesia dan PT KAI Commuter Jabodetabek berencana mengubah rute perjalanan kereta mulai Desember 2011. Dengan perubahan rute KRL, hanya tersisa enam rute dari 37 rute KRL yang ada saat ini.

Saat ini, perjalanan kereta rel listrik (KRL) banyak yang tumpang tindih. Setelah penataan rute, hanya akan ada persinggungan rute KRL. Di stasiun-stasiun persinggungan itu, penumpang KRL bisa berganti kereta untuk mencapai stasiun tujuan.

Enam rute KRL yang akan dijalankan adalah lintas Bogor (dua rute), Bekasi, Parung Panjang, Tangerang, dan Tanjung Priok. Sama seperti perjalanan saat ini, KRL masih tetap berhenti di setiap stasiun yang dilewati.

Satu rute KRL lintas Bogor akan memulai perjalanan dari Stasiun Bogor, Depok, Manggarai, Tanah Abang, Duri, Kampung Bandan, dan berakhir di Jatinegara. Ada juga KRL dari Bogor yang melewati Manggarai, Gambir, dan Jakarta Kota.

Sekretaris Perusahaan PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) Makmur Syaheran, Selasa (25/10), mengatakan, perubahan pola operasi pada akhir tahun ini memang belum sempurna. Idealnya, KRL lintas Bogor hanya ada satu rute.

”Karena kapasitas penumpang di lintas Bogor tertinggi, saat ini ada dua rute KRL lintas Bogor. Kalau semua KRL Bogor memutar sampai ke Stasiun Jatinegara, dikhawatirkan ada penumpang tujuan Stasiun Jakarta Kota yang tidak terangkut oleh KRL Bekasi,” katanya.

Sementara itu, KRL lintas Bekasi mulai bergerak dari Stasiun Bekasi, Jatinegara, Manggarai, Gambir, sampai Jakarta Kota. KRL lintas Serpong mulai berjalan dari Stasiun Parung Panjang, Serpong, hingga Tanah Abang.

Untuk lintas Tangerang, KRL dari Stasiun Tangerang akan mengakhiri perjalanan di Stasiun Duri. Sementara KRL dari Stasiun Tanjung Priok akan melewati Kampung Bandan dan Jakarta Kota.

Dengan perubahan rute KRL, akan ada lima stasiun di Jakarta yang menjadi stasiun transit, yakni Jatinegara, Manggarai, Tanah Abang, Duri, dan Kampung Bandan. Di stasiun transit ini, penumpang KRL bisa berganti kereta ke stasiun yang terdekat dengan tempat tujuan.

Penambahan penumpang

Perubahan pola perjalanan KRL ini dilakukan untuk mendongkrak daya angkut. Makmur mengatakan, dengan pola perjalanan baru, jarak tempuh sebagian besar KRL akan semakin pendek sehingga perjalanan di lintas itu bisa bertambah.

Tahun 2010, penumpang KRL tercatat 124,287 juta orang. Apabila dirata-rata, daya angkut KRL dalam sehari hanya 340.000 orang.

PT KAI selaku induk perusahaan PT KCJ menargetkan daya angkut KRL tahun 2012 rata-rata 465.000 orang per hari. Langkah ini merupakan tahapan untuk mencapai pertumbuhan penumpang KRL 1,2 juta orang per hari pada 2019.

Secara terpisah, Direktur Utama PT KAI Ignasius Jonan mengatakan, pihaknya juga berencana menambah lima stasiun baru di dalam Jakarta. Kelima stasiun itu adalah Mampangbaru, Roxy, Matraman, Tomang, dan Bandengan.

Selain itu, sejumlah peron stasiun juga akan diperpanjang untuk meningkatkan daya tampung penumpang yang menunggu kereta. Rencana pembangunan stasiun baru dan peningkatan kapasitas stasiun ini dilakukan secara bertahap hingga 2019.

Sejumlah stasiun juga telah didesain agar bisa terintegrasi dengan moda angkutan lain seperti busway. (ART)



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anggota FKMD yang Paksa Pemilik Warung Layani Dia Makan di Tempat Akhirnya Mengundurkan Diri

Anggota FKMD yang Paksa Pemilik Warung Layani Dia Makan di Tempat Akhirnya Mengundurkan Diri

Megapolitan
DPRD DKI Akan Usulkan Penyusunan Perda PSBB

DPRD DKI Akan Usulkan Penyusunan Perda PSBB

Megapolitan
KPU Tangsel Gandeng RS Swasta untuk Swab Seluruh Pegawai

KPU Tangsel Gandeng RS Swasta untuk Swab Seluruh Pegawai

Megapolitan
Orang Dalam Video Viral yang Paksa Pemilik Warung Layani Dia Makan merupakan Anggota Ormas

Orang Dalam Video Viral yang Paksa Pemilik Warung Layani Dia Makan merupakan Anggota Ormas

Megapolitan
Sembuh, 16 Pasien di Rumah Lawan Covid-19 Dipulangkan

Sembuh, 16 Pasien di Rumah Lawan Covid-19 Dipulangkan

Megapolitan
Wali Kota Jaksel Tegur Oknum FKDM yang Paksa agar Dilayani Makan di Warung

Wali Kota Jaksel Tegur Oknum FKDM yang Paksa agar Dilayani Makan di Warung

Megapolitan
Seorang Wanita Mengaku Alami Pelecehan Seksual Saat Rapid Test di Soekarno-Hatta

Seorang Wanita Mengaku Alami Pelecehan Seksual Saat Rapid Test di Soekarno-Hatta

Megapolitan
Dilecehkan di Bandara Soetta Setelah Rapid Test, Korban Mengaku Trauma Mendalam

Dilecehkan di Bandara Soetta Setelah Rapid Test, Korban Mengaku Trauma Mendalam

Megapolitan
Viral, Oknum Petugas Ngotot Ingin Makan di Tempat di Kramat Pela

Viral, Oknum Petugas Ngotot Ingin Makan di Tempat di Kramat Pela

Megapolitan
Cuitan Pelecehan Seksual di Bandara Soetta, Polres Bandara Belum Terima Laporan

Cuitan Pelecehan Seksual di Bandara Soetta, Polres Bandara Belum Terima Laporan

Megapolitan
Tawuran di Pulogadung Tewaskan Seorang Pelajar, Satu Pelaku Ditangkap

Tawuran di Pulogadung Tewaskan Seorang Pelajar, Satu Pelaku Ditangkap

Megapolitan
Tanggapi Kritik soal Jenazah Saefullah Dibawa ke Balai Kota, Ketua DPRD: Semua Taat Protokol

Tanggapi Kritik soal Jenazah Saefullah Dibawa ke Balai Kota, Ketua DPRD: Semua Taat Protokol

Megapolitan
UPDATE 18 September: Bertambah 41 Kasus Positif dan 15 Pasien Covid-19 Sembuh di Tangsel

UPDATE 18 September: Bertambah 41 Kasus Positif dan 15 Pasien Covid-19 Sembuh di Tangsel

Megapolitan
Jalur Pedestrian di Seputar Istana Bogor Ditutup pada Akhir Pekan untuk Hindari Keramaian

Jalur Pedestrian di Seputar Istana Bogor Ditutup pada Akhir Pekan untuk Hindari Keramaian

Megapolitan
Ojol di Kota Tangerang Didenda Rp 100.000 jika Langgar Protokol Kesehatan

Ojol di Kota Tangerang Didenda Rp 100.000 jika Langgar Protokol Kesehatan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X