"Keburukan" di Tanggal "Cantik" 11-11-11 dan "20-11-2011"

Kompas.com - 07/11/2011, 13:37 WIB
EditorLatief

Oleh Linda Kho

KOMPAS.com - Masyarakat pada umumnya menyukai dan memilih tanggal-tanggal yang bagus untuk menyelenggarakan peristiwa-peristiwa penting dalam hidupnya, seperti pernikahan, bertunangan, melahirkan, grand opening usaha baru, dan lain-lain. Meskipun tujuannya beragam, pada dasarnya mereka ingin momen spesial itu menjadi lebih istimewa karena terjadi pada tanggal yang spesial, langka, atau mudah diingat.

Memang, tidak ada yang salah dengan fenomena tersebut, karena setiap orang punya cara pandang atau persepsi berbeda tentang makna tanggal. Ada yang berpandangan, bahwa tanggal hanyalah sebuah waktu dan pemilihannya semata didasarkan pada bagus atau tidak secara numerik.

Ada juga pandangan lain, bahwa pemilihan tanggal karena pertimbangan kesempatan (bertepatan dengan hari libur, akhir pekan). Lainnya berpandangan, sebuah tanggal (waktu) mengandung energi tertentu dan berpengaruh pada peristiwa-peristiwa yang terjadi di muka bumi ini.

Perbedaan budaya, pendidikan, wawasan, nilai-nilai yang dianut menjadikan perbedaan pandangan tersebut merupakan suatu kewajaran. Oleh karenanya perlu dihargai, tidak perlu dipertentangkan.

Kali ini, saya hendak mengulas analisis tanggal bagus, khususnya tanggal 11 dan 20 November 2011 dari sudut pandang metafisika China (Chinese astrology). Tujuan ulasan di sini adalah untuk memberikan wawasan bagi para pembaca supaya dapat dimanfaatkan seperlunya. Dalam artikel ini juga akan diulas baik buruknya tanggal 11 dan 20 November 2011 tersebut dalam dua aspek/ peristiwa, yaitu sebagai tanggal lahir dan sebagai tanggal pernikahan.

Kriteria umum hari bagus

Dalam ilmu metafisika China dikenal ilmu membaca peta nasib atau akrab disebut dengan Ba Zi (baca: pa’ che’). Sebuah titik waktu (jam, hari, bulan, tahun) tertentu, dapat diformulakan menjadi delapan buah elemen. Dari ke delapan elemen atau unsur itu dapat dianalisis berbagai aspek kehidupan seseorang yang lahir pada satu titik waktu tersebut.

Hari bagus, menurut ilmu metafisika China tersebut, adalah hari yang memiliki elemen yang tanpa konflik (clash). Ini biasanya dijadikan kriteria untuk menentukan baik tidaknya sebuah hari untuk pernikahan.

Kriteria lain yang sebenarnya juga sejalan dengan kriteria tersebut adalah keselarasan atau keseimbangan. Ketidakselarasan atau ketidakseimbangan akan menjadikan masalah yang terkait dengan energi tidak selaras atau tak seimbang itu.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Ketua DPRD Minta Pemprov DKI Hentikan Penebangan Pohon di Trotoar

    Ketua DPRD Minta Pemprov DKI Hentikan Penebangan Pohon di Trotoar

    Megapolitan
    DKI Tak Bebaskan Tanah Tahun Ini, Normalisasi Ciliwung Tak Bisa Dikerjakan pada 2021

    DKI Tak Bebaskan Tanah Tahun Ini, Normalisasi Ciliwung Tak Bisa Dikerjakan pada 2021

    Megapolitan
    Cerita Penjaga Warung dan Ojol yang Selamat dari Ulah Geng Motor di Cilincing

    Cerita Penjaga Warung dan Ojol yang Selamat dari Ulah Geng Motor di Cilincing

    Megapolitan
    Sebelum Bunuh Satpam, Geng Motor Rampok Warung dan Bacok Ojol di Cilincing

    Sebelum Bunuh Satpam, Geng Motor Rampok Warung dan Bacok Ojol di Cilincing

    Megapolitan
    Riwayat Jalan Inspeksi yang Dijebol untuk Akses Umum dan Diprotes Warga PIK...

    Riwayat Jalan Inspeksi yang Dijebol untuk Akses Umum dan Diprotes Warga PIK...

    Megapolitan
    DKI Dinilai Tak Prioritaskan Penanggulangan Banjir, Anies Bilang Fokus Keruk Waduk dan Sungai

    DKI Dinilai Tak Prioritaskan Penanggulangan Banjir, Anies Bilang Fokus Keruk Waduk dan Sungai

    Megapolitan
    Ada Ancaman Ginjal Diambil, Kepsek SDN Bambu Apus 02 Perketat Keamanan Siswa

    Ada Ancaman Ginjal Diambil, Kepsek SDN Bambu Apus 02 Perketat Keamanan Siswa

    Megapolitan
    Petugas Sekuriti Tewas Dibacok Saat Kejar Geng Motor

    Petugas Sekuriti Tewas Dibacok Saat Kejar Geng Motor

    Megapolitan
    Dampak Pembangunan JPO, Sepanjang Jalan Tanjung Barat dan Lenteng Agung Macet

    Dampak Pembangunan JPO, Sepanjang Jalan Tanjung Barat dan Lenteng Agung Macet

    Megapolitan
    Soal Ayah Perkosa Anak Tiri, Kak Seto Akan Koordinasi dengan Wali Kota dan Kapolres Tangsel

    Soal Ayah Perkosa Anak Tiri, Kak Seto Akan Koordinasi dengan Wali Kota dan Kapolres Tangsel

    Megapolitan
    Gencar Bangun Trotoar, Anies Sebut Pejalan Kaki di Jakarta Paling Rendah Sedunia

    Gencar Bangun Trotoar, Anies Sebut Pejalan Kaki di Jakarta Paling Rendah Sedunia

    Megapolitan
    Pagar di Komplek PIK Dibongkar, Camat Minta Warga Tak Egois dan Bantu Pecah Kemacetan

    Pagar di Komplek PIK Dibongkar, Camat Minta Warga Tak Egois dan Bantu Pecah Kemacetan

    Megapolitan
    Pemprov DKI Dinilai Tak Prioritaskan Penanggulangan Banjir

    Pemprov DKI Dinilai Tak Prioritaskan Penanggulangan Banjir

    Megapolitan
    DPRD Minta Anggaran Rp 1,2 Triliun untuk Pembangunan Trotoar Dipangkas

    DPRD Minta Anggaran Rp 1,2 Triliun untuk Pembangunan Trotoar Dipangkas

    Megapolitan
    2 Warga Rumania Ditangkap Terkait Kasus Skimming ATM

    2 Warga Rumania Ditangkap Terkait Kasus Skimming ATM

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X