Daftar ke KPU, Jokowi-Ahok Tumpangi Kopaja

Kompas.com - 19/03/2012, 17:31 WIB
Penulis Imanuel More
|
EditorTri Wahono

JAKARTA, KOMPAS.com — Tim PDI-P dan Gerindra bersama 24 partai koalisi telah mulai mengarak pasangan calon gubernur dan wakil gubernur menuju tempat pendaftaran di Kantor KPU DKI Jakarta.

Kedua pasangan calon, Joko Widodo (Jokowi) dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memilih menumpang kendaraan umum pilihan kebanyakan warga Jakarta menuju tempat pendaftaran.

Saat keluar dari Kantor DPD PDI-P DKI Jakarta, Senin (19/3/2012) sekitar pukul 16.30 WIB, Jokowi dan Ahok memilih tidak menggunakan kendaraan yang digunakan keduanya saat datang.

Keduanya tiba-tiba memilih menaiki sebuah Kopaja yang telah dipenuhi kader PDI-P.

Pilihan itu langsung mendapat sambutan meriah para pendukung yang hadir di sekitar lokasi. Mereka terlihat lebih bersemangat berkat kehadiran Jokowi dan Ahok di antara mereka.

Saat Kopaja 612 jurusan Kampung Melayu-Ragunan bernomor polisi B 7216 EL itu beranjak, beberapa pengurus teras DPP PDI-P lainnya ikut memasuki Kopaja 612 lain yang berada di belakangnya.

Mereka antara lain, Boy Sadikin dan Ribka Tjiptaning. Menurut rencana, arak-arakan itu akan melintasi Pasar Rumput menuju Kantor KPU DKI Jakarta di Jakarta Pusat.

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    APBD-P DKI Diproyeksikan Defisit 31,04 Persen akibat Covid-19

    APBD-P DKI Diproyeksikan Defisit 31,04 Persen akibat Covid-19

    Megapolitan
    Wali Kota Tangsel: 69 Kasus Covid-19 yang Baru Tercatat merupakan Kasus Lama karena Pasien Tes Mandiri

    Wali Kota Tangsel: 69 Kasus Covid-19 yang Baru Tercatat merupakan Kasus Lama karena Pasien Tes Mandiri

    Megapolitan
    Tak Terima Dirawat di Ruang Perawatan Covid-19, Keluarga Pasien Kerahkan Massa ke RSUD Cengkareng

    Tak Terima Dirawat di Ruang Perawatan Covid-19, Keluarga Pasien Kerahkan Massa ke RSUD Cengkareng

    Megapolitan
    Pesepeda Dijambret di Sekitar Bundaran HI

    Pesepeda Dijambret di Sekitar Bundaran HI

    Megapolitan
    Sekelompok Remaja Bersenjata Tajam Serang Permukiman Warga di Bogor

    Sekelompok Remaja Bersenjata Tajam Serang Permukiman Warga di Bogor

    Megapolitan
    800 Orang Lebih Hadiri Rapat Anggaran DKI di Puncak

    800 Orang Lebih Hadiri Rapat Anggaran DKI di Puncak

    Megapolitan
    Cegah Penularan Rabies, 145 Hewan Divaksinasi di Johar Baru

    Cegah Penularan Rabies, 145 Hewan Divaksinasi di Johar Baru

    Megapolitan
    Dua Kali Kejadian Begal Sepeda, Polsek Menteng Analisa Lokasi dan Waktu Kejadian

    Dua Kali Kejadian Begal Sepeda, Polsek Menteng Analisa Lokasi dan Waktu Kejadian

    Megapolitan
    Pengendara Mobil yang Terekam Video Buang Sampah di Kalimalang Dicari Polisi

    Pengendara Mobil yang Terekam Video Buang Sampah di Kalimalang Dicari Polisi

    Megapolitan
    Demo Buruh di Bogor, Bima Arya Ikut Berorasi dan Sampaikan Keberatan Kepada Jokowi

    Demo Buruh di Bogor, Bima Arya Ikut Berorasi dan Sampaikan Keberatan Kepada Jokowi

    Megapolitan
    Bioskop di Jakarta Dibuka, Warga Minta Pengelola Disiplin Terapkan Protokol Kesehatan

    Bioskop di Jakarta Dibuka, Warga Minta Pengelola Disiplin Terapkan Protokol Kesehatan

    Megapolitan
    Lubang untuk Aliran Air Dibuat di Jalanan Jaksel, Paling Banyak di Jalan Fatmawati

    Lubang untuk Aliran Air Dibuat di Jalanan Jaksel, Paling Banyak di Jalan Fatmawati

    Megapolitan
    Wali Kota Tangsel: PSBB Diperpanjang karena Kasus Covid-19 Meningkat

    Wali Kota Tangsel: PSBB Diperpanjang karena Kasus Covid-19 Meningkat

    Megapolitan
    Bawaslu Catatkan 23 Pelanggaran pada Pilkada Tangsel 2020, Kasus Netralitas ASN Mendominasi

    Bawaslu Catatkan 23 Pelanggaran pada Pilkada Tangsel 2020, Kasus Netralitas ASN Mendominasi

    Megapolitan
    Dinkes Klaim Klaster Keluarga Covid-19 Kota Bekasi Telah Terkendali

    Dinkes Klaim Klaster Keluarga Covid-19 Kota Bekasi Telah Terkendali

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X