Dua Kelompok yang Bertikai Sepakat Damai

Kompas.com - 20/03/2012, 17:33 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Keributan yang terjadi di Perumahan Titian Indah, Kelurahan Kalibaru Timur, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi membuat dua orang tewas dan dua orang lainnya luka. Sejumlah aparat kepolisian masih berjaga-jaga di sekitar lokasi kejadian. Sementara, pejabat dari unsur Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) Kota Bekasi langsung terjun ke lokasi kejadian untuk meredam situasi.

Mereka datang untuk mengawal proses kesepakatan damai antara dua kubu yang bertikai yakni warga Rawabambu dan kelompok Kei, Maluku yang menghuni di perumahan Titian Indah Bekasi.

"Saat ini pejabat Pemda dan unsur Muspida sedang galang kesepakatan damai dengan masyarakat supaya tidak berkembang lagi. Sehingga dibuat perjanjian perdamaian yang ditandatangani kedua belah pihak," ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Rikwanto, Selasa (20/3/2012), di Mapolda Metro Jaya.

Tito Refra, adik pimpinan kelompok Kei, mengakui adanya perjanjian damai itu. Namun, dia enggan menjelaskan lebih lanjut soal latar belakang bentrokan tersebut.

"Saya tidak bisa bicara. Sebab, intinya kami sudah damai dengan warga. Kesepakatan damai dihadiri tokoh pemuda setempat di Titian Indah dan difasilitasi muspida seperti Wali Kota, Wakapolres, serta Dan Ramil," ujarnya saat dihubungi wartawan.

Sebelumnya, keributan pecah antarwarga di Perumahan Titian Indah, Kalibaru pada Senin (19/3/2012) sekitar pukul 23.00. Keributan ini diawali pada Minggu (18/3/2012) malam. Saat itu salah seorang warga membeli ninuman keras di sebuah warung, lalu membuat onar di Kampung Rawabambu.

Diduga karena kesal, seorang warga lalu memukul pria yang membeli minuman keras itu dengan botol saos, hingga korban luka-luka di kepalanya. Melihat temannya luka, sejumlah teman lainnya melakukan sweeping, pada saat itu. Salah seorang warga setempat, Septian Yahya Saputra (19), kena bacok di punggung, kepala, dan tangan kirinya. Pemuda tanggung itu kini masih dalam perawatan di RS Ananda, Kota Bekasi.

Melihat warganya semaput, sekitar 200 warga dari Kampung Rawabambu melakukan serangan balik ke kelompok pria penganiaya yang tinggal di Perumahan Titian Indah pada Senin tengah malam. Keributan berlanjut sampai Selasa (20/3/2012) pagi. Satu motor dan satu mobil dibakar massa, yang diduga salah sasaran. Sementara itu, dua orang tewas dan dua lainnya mengalami luka dan menjalani perawatan intensif di RSUD Bekasi.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorHertanto Soebijoto

    Close Ads X