Koordinat Pesawat di Sekitar Kawah Ratu

Kompas.com - 10/05/2012, 08:10 WIB
Penulis Antony Lee
|
EditorMarcus Suprihadi

SUKABUMI, KOMPAS.com — Titik koordinat terakhir pesawat Sukhoi Superjet100 yang diduga hilang di Gunung Salak, Rabu kemarin, berada di 06.43.08 LS, 106.43.15 BT, diperkirakan masuk Kawasan Kawah Ratu, Balai Taman Nasional Gunung Halimun Salak.

Kepala Resor Pengelolaan Kawasan Kawah Ratu, Balai Taman Nasional Gunung Halimun Salak, Uga Gursala yang ditemui di Cidahu, Kabupaten Sukabumi, Rabu malam, mengatakan bahwa Kawah Ratu berada di ketinggian sekitar 1.300 meter dari permukaan laut, dengan kawah yang masih aktif mengeluarkan gas.

"Menuju ke sana lebih dekat dari Cidahu karena sekitar enam kilometer. Kalau dari Pamijahan (Bogor) sekitar 8 kilometer. Konturnya juga lebih baik dari sini ketimbang dari sana," kata Ugur.

Kawasan Resor Kawah Ratu memiliki luas sekitar 3.100 hektar atau sekitar 2,9 persen dari total luas areal Balai Taman Nasional Gunung Halimun Salak yang mencapai 106.411,7 hektar.


Baca tentang


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Polisi Tangkap 2 Penjambret Tas Merek Gobelini di Tanjung Priok

    Polisi Tangkap 2 Penjambret Tas Merek Gobelini di Tanjung Priok

    Megapolitan
    Korban Dugaan Pelecehan Seksual Dewan BPJS TK Tiba-tiba Meminta Maaf

    Korban Dugaan Pelecehan Seksual Dewan BPJS TK Tiba-tiba Meminta Maaf

    Megapolitan
    Dihadiri 11 Anggota, DPRD Komisi A Sahkan Rancangan Anggaran Dinas Gulkarmat Rp 1,2 Triliun

    Dihadiri 11 Anggota, DPRD Komisi A Sahkan Rancangan Anggaran Dinas Gulkarmat Rp 1,2 Triliun

    Megapolitan
    Empat Rancangan Anggaran Fantastis Gulkarmat Akhirnya Disahkan dengan Diwarnai Perdebatan

    Empat Rancangan Anggaran Fantastis Gulkarmat Akhirnya Disahkan dengan Diwarnai Perdebatan

    Megapolitan
    Fraksi PSI Minta Empat Anggaran Fantastis Dinas Gulkarmat DKI Jakarta Ditangguhkan

    Fraksi PSI Minta Empat Anggaran Fantastis Dinas Gulkarmat DKI Jakarta Ditangguhkan

    Megapolitan
    Peringati Hari Ibu, Iriana Jokowi Hadiri Acara Jalan Sehat bersama Penyandang Disabilitas

    Peringati Hari Ibu, Iriana Jokowi Hadiri Acara Jalan Sehat bersama Penyandang Disabilitas

    Megapolitan
    Bukan Hanya Nama Jalan, MH Thamrin Juga Pernah Dijadikan Nama Proyek Pembangunan

    Bukan Hanya Nama Jalan, MH Thamrin Juga Pernah Dijadikan Nama Proyek Pembangunan

    Megapolitan
    Polisi Tunggu Hasil Labfor untuk Ungkap Penyebab Kebakaran Mal Lokasari Square

    Polisi Tunggu Hasil Labfor untuk Ungkap Penyebab Kebakaran Mal Lokasari Square

    Megapolitan
    Tercatat 96 Kali Gempa Tektonik di Wilayah Banten pada November 2019

    Tercatat 96 Kali Gempa Tektonik di Wilayah Banten pada November 2019

    Megapolitan
    Begini Cara Petugas PJL Atur Pelintasan KA Tanpa Palang di Stasiun Ancol

    Begini Cara Petugas PJL Atur Pelintasan KA Tanpa Palang di Stasiun Ancol

    Megapolitan
    Berjaga 24 Jam, Mendengar Aktivitas Alam yang Kian Sulit Dipahami

    Berjaga 24 Jam, Mendengar Aktivitas Alam yang Kian Sulit Dipahami

    Megapolitan
    DPRD DKI Soroti Usulan Anggaran Sistem Informasi Potensi Bencana Senilai Rp 8 Miliar

    DPRD DKI Soroti Usulan Anggaran Sistem Informasi Potensi Bencana Senilai Rp 8 Miliar

    Megapolitan
    Sempat Dicoret, Pembangunan SMK 74 Akhirnya Disahkan DPRD DKI sebagai Boarding School

    Sempat Dicoret, Pembangunan SMK 74 Akhirnya Disahkan DPRD DKI sebagai Boarding School

    Megapolitan
    Ketika Komisi E DPRD DKI Terbelah soal Boarding School SMKN 74...

    Ketika Komisi E DPRD DKI Terbelah soal Boarding School SMKN 74...

    Megapolitan
    BPBD DKI Usulkan Anggaran Simulator Bencana Berteknologi Canggih Senilai Rp 12 Miliar

    BPBD DKI Usulkan Anggaran Simulator Bencana Berteknologi Canggih Senilai Rp 12 Miliar

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X