Rusia Kirim Alat Pembaca Kotak Hitam

Kompas.com - 17/05/2012, 13:22 WIB
|
EditorNasru Alam Aziz

MOSKWA, KOMPAS.com — Rusia akan mengirim alat pembaca kotak hitam pesawat Sukhoi Superjet 100 ke Indonesia, Kamis (17/5/2012), untuk membantu proses penyelidikan kecelakaan pesawat tersebut, yang jatuh di kawasan Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat, pekan lalu. Keputusan tersebut disampaikan Kementerian Industri dan Perdagangan Rusia, Kamis pagi waktu Moskwa.

Alat pembaca data rekaman pembicaraan pilot atau voice cockpit recorder (VCR) itu akan langsung dikirim hari ini dan diharapkan bisa segera digunakan. VCR adalah satu dari dua kotak hitam pesawat yang merekam aktivitas pesawat sebelum terjadi kecelakaan.

VCR SSJ100 yang jatuh di Gunung Salak berhasil ditemukan tim SAR Komando Pasukan Khusus TNI AD (tim SAR Kopassus TNI AD), Selasa (15/5/2012). VCR tersebut ditemukan dalam keadaan hangus.

Menurut Deputi Menteri Industri dan Perdagangan Rusia, yang juga menjadi Ketua Tim Penyelidik Rusia, Yury Slyusar, VCR merekam pembicaraan di dalam kokpit selama dua jam terakhir. Satu kotak hitam lainnya, yakni perekam data penerbangan (FDR) hingga saat ini belum ditemukan.

FDR sangat penting dalam penyelidikan penyebab kecelakaan pesawat udara karena alat itu merekam data-data vital tentang mesin, sistem kendali, kecepatan, ketinggian, dan data-data teknis penerbangan lainnya saat kecelakaan terjadi.

Pengiriman alat pembaca VCR oleh Rusia itu menjawab berbagai spekulasi selama ini tentang lokasi pembukaan dan pembacaan kotak hitam. Dengan alat kiriman Rusia itu, para penyelidik Komisi Nasional Kecelakaan Transportasi Indonesia (KNKT Indonesia) bisa segera bekerja membaca VCR SSJ100.

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    [Update 26 Oktober]: Kasus Aktif Covid-19 di Depok Sebanyak 1.333 Orang

    [Update 26 Oktober]: Kasus Aktif Covid-19 di Depok Sebanyak 1.333 Orang

    Megapolitan
    BMKG: Sebagian Jakarta Diprediksi Hujan Siang Nanti

    BMKG: Sebagian Jakarta Diprediksi Hujan Siang Nanti

    Megapolitan
    Diterjang Angin Puting Beliung, Fasilitas Gedung Kesenian Kota Bekasi Rusak

    Diterjang Angin Puting Beliung, Fasilitas Gedung Kesenian Kota Bekasi Rusak

    Megapolitan
    Dirampok di JPO Cilandak Timur, Seorang Ibu Dipukul oleh Perampok

    Dirampok di JPO Cilandak Timur, Seorang Ibu Dipukul oleh Perampok

    Megapolitan
    Pelaku Mengaku Ingin Kuasai Uang PSK Rp 1,8 Juta, Polisi Anggap Alasannya Janggal

    Pelaku Mengaku Ingin Kuasai Uang PSK Rp 1,8 Juta, Polisi Anggap Alasannya Janggal

    Megapolitan
    Libur Panjang, Pemesanan Tiket untuk Keberangkatan di 3 Stasiun di Jakarta Naik 3 Kali Lipat

    Libur Panjang, Pemesanan Tiket untuk Keberangkatan di 3 Stasiun di Jakarta Naik 3 Kali Lipat

    Megapolitan
    Sebelum Foto Hamil, Rahayu Saraswati Pernah Merasa Dilecehkan Lewat Postingan Paha Mulus

    Sebelum Foto Hamil, Rahayu Saraswati Pernah Merasa Dilecehkan Lewat Postingan Paha Mulus

    Megapolitan
    Polisi Duga Kasus Pembunuhan PSK di Bekasi Sudah Terencana

    Polisi Duga Kasus Pembunuhan PSK di Bekasi Sudah Terencana

    Megapolitan
    Petugas PPSU Ciduk Perampok yang Kabur Setelah Jambret Seorang Ibu di JPO

    Petugas PPSU Ciduk Perampok yang Kabur Setelah Jambret Seorang Ibu di JPO

    Megapolitan
    Anggota Marinir Nyaris Jadi Korban Penjambretan Saat Bersepeda di Sekitar Monas

    Anggota Marinir Nyaris Jadi Korban Penjambretan Saat Bersepeda di Sekitar Monas

    Megapolitan
    Hujan dan Angin Kencang di Depok Senin Sore, 2 Pohon di Permukiman Warga Tumbang

    Hujan dan Angin Kencang di Depok Senin Sore, 2 Pohon di Permukiman Warga Tumbang

    Megapolitan
    Pemilik Panti Pijat Positif Covid-19 yang Kabur Tak Ditemukan di Rumahnya

    Pemilik Panti Pijat Positif Covid-19 yang Kabur Tak Ditemukan di Rumahnya

    Megapolitan
    Cegah Banjir, Pembuatan Bendungan Waduk di Cilincing Dikebut Satu Bulan

    Cegah Banjir, Pembuatan Bendungan Waduk di Cilincing Dikebut Satu Bulan

    Megapolitan
    Pemkot Bekasi Akan Bantu Perbaiki 186 Rumah yang Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

    Pemkot Bekasi Akan Bantu Perbaiki 186 Rumah yang Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

    Megapolitan
    UPDATE 26 Oktober: Bertambah 12, Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Jadi 2.070

    UPDATE 26 Oktober: Bertambah 12, Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Jadi 2.070

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X