Haruskah ODHA Buka Status Mereka?

Kompas.com - 21/06/2012, 17:18 WIB
EditorAsep Candra

JAKARTA, KOMPAS.com - Orang dengan HIV AIDS (ODHA) sebaiknya berani membuka status HIV mereka kepada orang terdekat atau masyarakat. Meskipun ini menjadi sebuah keputusan yang sulit, tetapi sesungguhnya akan membuat ODHA menjadi lebih baik.

"ODHA yang membuka statusnya, masalah kesehatan mentalnya jauh lebih baik ketimbang ODHA yang tidak membuka statusnya," ujar Prof. Irwanto, Ph.D, dari Pusat Penelitian HIV/AIDS Unika Atma Jaya, saat acara peluncuran Pedoman dan Modul Pencegahan Positif, Kamis, (21/6/2012), di Jakarta.

Irwanto mengatakan, keterbukaan merupakan suatu kebutuhan mendasar dari setiap ODHA, walaupun keputusan itu pada akhirnya akan membuat mereka terpapar stigma di masyarakat. Namun stigma itu sendiri sesungguhnya dapat diatasi bila ODHA tahu bagaimana menjelaskan kondisi mereka kepada masyarakat.

"Diskriminasi tidak bisa dicegah. Yang terpenting adalah ODHA dibekali pengetahuan dan keterampilan untuk mengatasi diskriminasi," katanya.

Irwanto mengatakan, ODHA cenderung akan memiliki rasa takut yang besar apabila penyakitnya diketahui orang lain, disamping juga ketakutan mendapat perlakuan tidak adil. Jadi, apabila ini terus disembunyikan, maka akan menjadi tekanan batin yang besar bagi ODHA itu sendiri dan memperburuk kondisi kesehatan mereka.

"Rasa takut dan stigma terkadang diciptakan sendiri. Hal inilah yang harus dibongkar," katanya.

Isu seputar membuka status bervariasi bagi berbagai kalangan. Bagi kelompok seperti misalnya, pekerja seks, gay, waria dan laki-laki seks dengan laki-laki hal ini dapat menimbulkan stigma ganda. Mereka tidak hanya harus membuka status akan tetapi juga harus menghadapi pertanyaan tentang seksualitas atau perilaku mereka.

Membuka status, terang Irwanto, dapat membantu orang lain untuk mulai menerima HIV sebagai bagian dari kehidupan komunitas. Membuka status dapat membantu ODHA untuk mencapai harga diri yang lebih tinggi, kehidupan seksual yang lebih bahagia dan sehat. "Hal terpenting yang saat ini harus dilakukan ODHA adalah mengurangi beban sebanyak mungkin dari dirinya sendiri," terangnya.

Membuka status HIV adalah hak orang yang terinfeksi dan harus dihargai. Walaupun seorang dengan HIV/AIDS memutuskan untuk tidak membuka statusnya, sangatlah penting dia hidup dengan cara yang bisa melindungi kesehatan dan pasangannya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.