Kompas.com - 13/09/2012, 16:54 WIB
|
EditorMarcus Suprihadi

PONTIANAK, KOMPAS.com- Jajaran Kepolisian Daerah Kalimantan Barat menyiagakan 542 personil untuk mengamankan debat publik calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar di Hotel Aston Pontianak, Kamis (13/9/2012) malam. Pasukan disiagakan di tiga ring.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Ajun Komisaris Besar Mukson Munandar mengatakan, Kamis sore ini, ruangan untuk debat publik sudah steril.

"Selain pengamanan di tempat debat publik, polisi juga akan mengawal para calon dari kediaman masing-masing menuju Hotel Aston, juga pengamanan di jalur yang akan mereka lalui," ujar Mukson.

Debat publik yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum Kalbar itu adalah rangkaian kampanye yang berlangsung mulai 3 September dan berakhir pada 16 September.

Ada empat pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang akan dipilih pada 20 September mendatang yakni Cornelis/Christiandy Sanjaya (petahana), Armyn Ali Anyang/Fathan A Rasyid, Morkes Effendi/Burhanuddin A Rasyid, dan Abang Tambul Husin/Barnabas Simin.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.