Jokowi Pertanyakan Pembagian Jamkesda Fauzi Bowo

Kompas.com - 13/09/2012, 17:00 WIB

SOLO, KOMPAS.COM - Joko Widodo angkat bicara terkait pembagian kartu Jamkesda (Jaminana Kesehatan Daerah) kepada warga nelayan di Jakarta Utara oleh Fauzi Bowo. Menurut Jokowi, seharusnya pembagian tersebut dilakukan lima tahun yang lalu, bukan menjelang pilkada.

"Kalau pembagian kartu tersebut lima tahun yang lalu dengan sistem yang baik, ya kan, maka masyarakat akan merasakan manfaatnya. Namun apabila dibagikan seminggu sebelum Pilkada, kan membuat masyarakat berpikir ada apa?" kata Jokowi di Balaikota Solo, Kamis (13/9/2012).

Jokowi pun hanya tersenyum saat disinggung program tersebut mirip dengan program kampanyenya yang berupa Kartu Pintar dan Kartu Sehat.

Pembagian Jamkesda ini sebelumnya juga mendapat sorotan dari Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta HE Syahrial. Menurutnya, proses penerbitan Jamkesda yang seharusnya diperoleh oleh warga Jakarta yang kurang mampu justru dijadikan alat politik yang mengarahkan untuk memilih cagub-cawagub tertentu.


Sementara anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta yang juga anggota Fraksi PDIP Dwi Rio Sambodo mengatakan, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta yang bertanggung jawab terhadap Jamkesda ini terkesan menyembunyikan proses-proses terkait Jamkesda ini.

Ia menjelaskan bahwa anggaran yang dialokasikan untuk program JPK Jamkesda sebesar Rp 677.125 miliar saat penetapan APBD 2012 dan bertambah menjadi Rp 716 miliar saat APBD Perubahan 2012. Anggaran ini dikelola oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Kesehatan DKI Jakarta. Namun pengelolaannya, menurut dia, terkesan sembunyi-sembunyi.

Seperti diberitakan sebelumnya, pada 11 September lalu, Fauzi Bowo membagikan kartu Jamkesda kepada ribuan warga yang berkumpul di Gelanggang Remaja Cilincing, Jakarta Utara. Selain kartu Jamkesda, Fauzi Bowo juga membagikan sembako.

 

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorAna Shofiana Syatiri
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

    Terkini Lainnya

    Penghuni Rusun Jatinegara Barat Menunggak Sewa hingga Rp 20 Juta

    Penghuni Rusun Jatinegara Barat Menunggak Sewa hingga Rp 20 Juta

    Megapolitan
    Anies Berharap Pemilihan Wagub DKI Tak Sampai Tahun Depan

    Anies Berharap Pemilihan Wagub DKI Tak Sampai Tahun Depan

    Megapolitan
    Polisi Sita Ribuan Ekstasi dari Jaringan Pengedar Internasional

    Polisi Sita Ribuan Ekstasi dari Jaringan Pengedar Internasional

    Megapolitan
    Pemprov DKI Akan Bagikan Tanaman Lidah Mertua untuk Tekan Polusi Udara

    Pemprov DKI Akan Bagikan Tanaman Lidah Mertua untuk Tekan Polusi Udara

    Megapolitan
    Berkaca pada Kasus Nunung, Tahu Kerabat Konsumsi Narkoba tapi Tak Melapor Ada Akibatnya…

    Berkaca pada Kasus Nunung, Tahu Kerabat Konsumsi Narkoba tapi Tak Melapor Ada Akibatnya…

    Megapolitan
    Sidang Praperadilan, Kivlan Zen Minta Penetapan Tersangka Dibatalkan

    Sidang Praperadilan, Kivlan Zen Minta Penetapan Tersangka Dibatalkan

    Megapolitan
    Melihat Wajah Jakarta Melalui Ilusi Hologram

    Melihat Wajah Jakarta Melalui Ilusi Hologram

    Megapolitan
    Anies Bilang Tak Punya Kewenangan untuk Desak Pemilihan Wagub

    Anies Bilang Tak Punya Kewenangan untuk Desak Pemilihan Wagub

    Megapolitan
    Petugas UNHCR Mengecek Tempat Penampuan Pencari Suaka di Kalideres

    Petugas UNHCR Mengecek Tempat Penampuan Pencari Suaka di Kalideres

    Megapolitan
    Putra Nunung Tak Tahu Ibunya Konsumsi Narkoba Jenis Sabu

    Putra Nunung Tak Tahu Ibunya Konsumsi Narkoba Jenis Sabu

    Megapolitan
    Kivlan Zen Layangkan Surat Permohonan Penangguhan Penahanan ke Ryamizard Ryacudu

    Kivlan Zen Layangkan Surat Permohonan Penangguhan Penahanan ke Ryamizard Ryacudu

    Megapolitan
    Situasi di Penampungan Imigran Kondusif Setelah Warga Afghanisatan dan Somalia Ribut

    Situasi di Penampungan Imigran Kondusif Setelah Warga Afghanisatan dan Somalia Ribut

    Megapolitan
    Suami Pernah Ingatkan Nunung Berobat agar Berhenti Konsumsi Narkoba

    Suami Pernah Ingatkan Nunung Berobat agar Berhenti Konsumsi Narkoba

    Megapolitan
    Sidang Praperadilan Empat Pengamen Cipulir Salah Tangkap Ditunda hingga Esok

    Sidang Praperadilan Empat Pengamen Cipulir Salah Tangkap Ditunda hingga Esok

    Megapolitan
    Pimpinan DPRD DKI Sibuk Jadi Alasan Rapat Paripurna untuk Pilih Wagub Ditunda

    Pimpinan DPRD DKI Sibuk Jadi Alasan Rapat Paripurna untuk Pilih Wagub Ditunda

    Megapolitan
    Close Ads X