Jangan Sikapi Film Pelecehan Islam dengan Kekerasan

Kompas.com - 15/09/2012, 23:27 WIB
EditorJodhi Yudono

PADANG, KOMPAS.com--Ikatan Dai Indonesia (Ikadi) Sumatra Barat mengharapkan umat Islam di Tanah Air  tidak menyikapi film berjudul Innocence of Muslim yang berisi hal  melecehkan Islam dengan kekerasan.

Umat Islam diharapkan tidak terpancing dan melakukan tindakan kekerasan menyikapi film tersebut  dan sebaiknya meminta pihak yang berwenang menutup akses terhadap film itu, kata Ketua Ikadi Sumbar Erizal Ilyas di Padang, Sabtu.

Ia menyampaikan hal itu pada acara silaturahmi dan konsolidasi pengurus Ikadi se-Sumatra Barat yang dibuka langsung oleh Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno di Aula BKKBN.

Menurut dia, Islam adalah agama yang bersifat rahmat bagi seluruh alam, karena itu yang harus dipahami adalah jika ada hal-hal menyimpang harus diluruskan dengan cara yang benar.

Belajar dari Nabi Muhammad SAW, belau tidak pernah meluruskan sesuatu yang menyimpang dengan kekerasan, namun juga tidak membiarkan kemungkaran terjadi, kata dia. "Namun, tentu saja yang sesat harus diluruskan dan yang salah harus dibenarkan," katanya.

Ia memahami, ada umat yang terpancing emosinya menyaksikan film tersebut.

Namun tentunya  harus disikapi  dengan tenang dan tidak menimbulkan kekerasan agar tidak menimbulkan citra yang tidak baik terhadap Islam.

Kepada umat lain, Erizal mengimbau untuk tidak menghina Islam karena siapa pun juga yang keyakinannya direndahkan pasti tidak akan mau menerima dan bereaksi.

Baca tentang


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Kekhawatiran DKI jika Bus AKAP Tetap Beroperasi Angkut Warga ke Luar Jakarta

    Kekhawatiran DKI jika Bus AKAP Tetap Beroperasi Angkut Warga ke Luar Jakarta

    Megapolitan
    Tewas Ditabrak Mobil saat Sedang Jogging di Karawaci, Andre Sempat Selamatkan Anaknya

    Tewas Ditabrak Mobil saat Sedang Jogging di Karawaci, Andre Sempat Selamatkan Anaknya

    Megapolitan
    Cegah Covid-19, Puluhan Titik Jalan di Jakarta Timur Disemprotkan Disinfektan

    Cegah Covid-19, Puluhan Titik Jalan di Jakarta Timur Disemprotkan Disinfektan

    Megapolitan
    Pandemi Covid-19, Bawaslu Tangsel Tunda Tahapan Pilkada 2020

    Pandemi Covid-19, Bawaslu Tangsel Tunda Tahapan Pilkada 2020

    Megapolitan
    Perempuan yang Tabrak Pria Paruh Baya di Karawaci Konsumsi Soju Sebelum Kejadian

    Perempuan yang Tabrak Pria Paruh Baya di Karawaci Konsumsi Soju Sebelum Kejadian

    Megapolitan
    Kualitas Udara Jakarta Tak Membaik Selama Masa Social Distancing

    Kualitas Udara Jakarta Tak Membaik Selama Masa Social Distancing

    Megapolitan
    Keluarga Korban Tabrakan di Karawaci: Setelah Tabrak, Pelaku Aniaya Istri Korban

    Keluarga Korban Tabrakan di Karawaci: Setelah Tabrak, Pelaku Aniaya Istri Korban

    Megapolitan
    Karena Covid-19, Taman Margasatwa Ragunan Revisi Target Pengunjung Tahun 2020

    Karena Covid-19, Taman Margasatwa Ragunan Revisi Target Pengunjung Tahun 2020

    Megapolitan
    Wacana Karantina Wilayah di Jakarta, Warga Minta Ada Bantuan Pemerintah karena Mata Pencaharian Hilang

    Wacana Karantina Wilayah di Jakarta, Warga Minta Ada Bantuan Pemerintah karena Mata Pencaharian Hilang

    Megapolitan
    Kualitas Udara di Jakarta Disebut Akan Semakin Membaik jika Karantina Wilayah Diterapkan

    Kualitas Udara di Jakarta Disebut Akan Semakin Membaik jika Karantina Wilayah Diterapkan

    Megapolitan
    Pemkot Bekasi Perpanjang Penutupan Tempat Hiburan, Bioskop, hingga Apartemen Harian

    Pemkot Bekasi Perpanjang Penutupan Tempat Hiburan, Bioskop, hingga Apartemen Harian

    Megapolitan
    Cegah Penyebaran Covid-19, Warga Jati Pulo dan Kota Bambu Utara Pasang Pagar Besi di Perbatasan Wilayah

    Cegah Penyebaran Covid-19, Warga Jati Pulo dan Kota Bambu Utara Pasang Pagar Besi di Perbatasan Wilayah

    Megapolitan
    Cegah Corona, PT MRT Jakarta Bagikan Paket Masker dan Hand Sanitizer ke Penumpang

    Cegah Corona, PT MRT Jakarta Bagikan Paket Masker dan Hand Sanitizer ke Penumpang

    Megapolitan
    UPDATE RSD Wisma Atlet 31 Maret: 413 Pasien Dirawat, 1 PDP Meningal

    UPDATE RSD Wisma Atlet 31 Maret: 413 Pasien Dirawat, 1 PDP Meningal

    Megapolitan
    Warga Berjemur di TPU Prumpung demi Tingkatkan Daya Tahan Tubuh

    Warga Berjemur di TPU Prumpung demi Tingkatkan Daya Tahan Tubuh

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X