Akhirnya Jokowi Pakai Baju Dinasnya

Kompas.com - 24/10/2012, 10:48 WIB
|
EditorHertanto Soebijoto

JAKARTA, KOMPAS.com — Pada hari kesembilan setelah pelantikannya sebagai Gubernur DKI, Joko Widodo akhirnya mengenakan baju dinas. Setelah kemarin hanya menggunakan setelan kemeja polos berwarna putih atau menggunakan jas hitam, hari ini, dalam tinjauannya ke Puskesmas Paseban, Puskesmas Sentiong, dan Pasar Senen Blok III dan Blok VI, Jokowi memakai baju dinasnya.

Saat ditanyakan kepada Jokowi, mengapa ia sekarang sudah memakai baju dinas, Jokowi pun tertawa dan mengatakan kalau seragam dinasnya sudah kering. "Seragamnya sudah kering sekarang. Seneng toh kamu sekarang," kata Jokowi, di Puskesmas Sentiong, Jakarta, Rabu, (24/10/2012).

Jokowi juga pernah mengatakan kalau ia belum mengenakan seragam dinasnya karena masih kekecilan. Saat ini, ia mengaku seragam dinasnya sudah dijahit. "Kemarin nyiprit, sekarang ya masih nyiprit sedikit," kata Jokowi.

Saat dia mengunjungi Puskesmas Sentiong, Jokowi ikut mengantre bersama pasien lainnya. Selanjutnya, dia langsung menuju ke lantai dua ke klinik dokter gigi. Saat dia membuka ruangan, sudah tampak pasien-pasien yang juga sudah ditangani oleh dokter. Jokowi pun mengapresiasi kinerja pelayanan di Puskesmas Sentiong.

"Sudah bagus-bagus, semuanya bagus. Jam delapan sudah siap semua, sudah pada mengantre, bagus, baguslah," kata Jokowi.

Setelah mengunjungi Puskesmas Sentiong, Jokowi pun mengunjungi Pasar Senen Blok III dan Blok VI, Jakarta Pusat.

Berita terkait dapat diikuti di topik :

100 HARI JOKOWI-BASUKI

Baca tentang
    Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
    Ikut


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Anak-anak Korban Pencabulan di Gereja di Depok Diduga Dikondisikan agar Tak Merasa Dicabuli

    Anak-anak Korban Pencabulan di Gereja di Depok Diduga Dikondisikan agar Tak Merasa Dicabuli

    Megapolitan
    Pengemudi Grab Wajib Foto Selfie Pakai Masker Sebelum Antar Jemput Penumpang

    Pengemudi Grab Wajib Foto Selfie Pakai Masker Sebelum Antar Jemput Penumpang

    Megapolitan
    Pembeli Tidak Dikenakan Sanksi jika Langgar Aturan Penggunaan Kantong Plastik di Jakarta

    Pembeli Tidak Dikenakan Sanksi jika Langgar Aturan Penggunaan Kantong Plastik di Jakarta

    Megapolitan
    Sepekan Ini, Kasus Positif Covid-19 di Jakarta Naik meski Tes Berkurang

    Sepekan Ini, Kasus Positif Covid-19 di Jakarta Naik meski Tes Berkurang

    Megapolitan
    Epidemiolog: Jangan Mimpi Pandemi Covid-19 Akan Selesai Tahun Ini

    Epidemiolog: Jangan Mimpi Pandemi Covid-19 Akan Selesai Tahun Ini

    Megapolitan
    Polisi Hentikan Penyelidikan Kasus Dugaan Korupsi Pejabat UNJ

    Polisi Hentikan Penyelidikan Kasus Dugaan Korupsi Pejabat UNJ

    Megapolitan
    Pemutaran Film di Bioskop Diizinkan tetapi Penonton Harus Selalu Gunakan Masker

    Pemutaran Film di Bioskop Diizinkan tetapi Penonton Harus Selalu Gunakan Masker

    Megapolitan
    Cegah Kongko-kongko, Live Music di Kafe Dilarang Beroperasi Selama PSBB Transisi

    Cegah Kongko-kongko, Live Music di Kafe Dilarang Beroperasi Selama PSBB Transisi

    Megapolitan
    Kronologi Munculnya Klaster Covid-19 di Ponpes Kota Tangerang, Berawal Pengajar Pulang Mudik

    Kronologi Munculnya Klaster Covid-19 di Ponpes Kota Tangerang, Berawal Pengajar Pulang Mudik

    Megapolitan
    Edarkan Narkoba, 24 Orang Ditangkap Polisi di Bogor

    Edarkan Narkoba, 24 Orang Ditangkap Polisi di Bogor

    Megapolitan
    Petugas Kebersihan Stasiun Temukan Uang Rp 500 Juta di Plastik, Dikembalikan ke Pemiliknya

    Petugas Kebersihan Stasiun Temukan Uang Rp 500 Juta di Plastik, Dikembalikan ke Pemiliknya

    Megapolitan
    Diizinkan Angkut Penumpang, Grab di Bekasi Pasang Partisi Plastik di Setiap Armada

    Diizinkan Angkut Penumpang, Grab di Bekasi Pasang Partisi Plastik di Setiap Armada

    Megapolitan
    MRT Jakarta Bantah Tanah Galian Proyeknya untuk Reklamasi Ancol

    MRT Jakarta Bantah Tanah Galian Proyeknya untuk Reklamasi Ancol

    Megapolitan
    Pemkot Tangsel Belum Izinkan Bioskop Beroperasi Kembali 29 Juli 2020

    Pemkot Tangsel Belum Izinkan Bioskop Beroperasi Kembali 29 Juli 2020

    Megapolitan
    Polisi Dalami Upaya Penculikan Anak di Depok, Modusnya Bekap Pakai Tisu

    Polisi Dalami Upaya Penculikan Anak di Depok, Modusnya Bekap Pakai Tisu

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X