Sederhananya Iriana Jokowi dan Veronica Basuki

Kompas.com - 29/11/2012, 11:55 WIB
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Menjadi istri orang nomor satu dan nomor dua di DKI Jakarta ternyata tidak mengubah kesederhanaan Iriana Jokowi dan Veronica Basuki. Mereka tampil apa adanya, bahkan saat menemui warga.

Hal ini terlihat saat keduanya menghadiri Gebyar Posyandu di Pluit, Jakarta Utara, pada Selasa 27 November 2012. Penampilan keduanya sangat sederhana, tanpa rambut disasak atau make up berlebih. Tidak terlihat penampilan mencolok seperti istri pejabat kebanyakan.

Veronica Tan, istri Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, tampil dengan rambut dikuncir, gaun hitam selutut yang dibalut baju batik hitam putih. Iriana, istri Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, juga tampil tak jauh berbeda, gaun selutut dibalut batik coklat muda.

Saat tiba di posyandu, Veronica Tan yang tiba lebih dulu menyaksikan langsung kegiatan ibu-ibu di posyandu. Bahkan, dia terlihat natural ketika menggendong bayi perempuan, sambil menepuk-nepuk pantatnya. Si bayi terlihat nyaman dalam gendongannya.

Senyum tak pernah lepas dari bibirnya. Dia juga terlihat mengobrol akrab dengan ibu-ibu berjilbab hijau tua yang mengajaknya bicara. Saat Iriana Jokowi tiba, Veronica ikut menyambutnya bersama ibu-ibu pengurus posyandu.

Sementara, saat tiba dengan menumpang mobil sedan silver, Iriana Jokowi langsung dikerubuti warga yang ingin bersalaman. Tentu saja warga memanfaatkan kamera di handphone-nya untuk mengabadikan kehadiran Iriana.

Tidak terlihat kecanggungan dari Iriana maupun Veronica saat berbaur dengan ibu-ibu yang membawa bayinya ke posyandu. Bahkan, keduanya ikut menimbang bayi dan memberikan vaksin polio.

Pada hari itu, Iriana dan Veronica mengunjungi tiga posyandu di kawasan Pluit. Di setiap posyandu, keduanya ikut merasakan menimbang bayi dan meneteskan vaksin polio ke mulut bayi-bayi tersebut.

"Alhamdulillah kader semangat, warga semangat untuk penimbangan ini. Semoga anak-anak gizinya bisa terpenuhi dengan adanya posyandu ini," ujar Iriana.

Selain ke posyandu, Iriana dan Veronica juga berkunjung ke BKB PAUD Cinta Kasih 2 di kawasan Penjaringan. Iriana mengecek langsung mainan anak-anak seperti perosotan yang menurutnya terlihat ringkih. Namun, menurut Ibu Wakil Camat Penjaringan, mainan tersebut aman untuk anak lima tahun. Iriana juga sempat mengobrol dengan anak-anak yang melihatnya dari jendela.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Selisih hingga 659, Data Kasus Aktif Covid-19 Pemkot Bekasi Tak Sinkron dengan Pemprov Jabar

Selisih hingga 659, Data Kasus Aktif Covid-19 Pemkot Bekasi Tak Sinkron dengan Pemprov Jabar

Megapolitan
Walhi Jakarta Sebut Larangan Kantong Plastik Belum Berjalan Maksimal

Walhi Jakarta Sebut Larangan Kantong Plastik Belum Berjalan Maksimal

Megapolitan
Pro Kontra Ganjil Genap di Tengah Pandemi Covid-19, Driver Ojol Untung tapi Pengguna Mobil Bingung

Pro Kontra Ganjil Genap di Tengah Pandemi Covid-19, Driver Ojol Untung tapi Pengguna Mobil Bingung

Megapolitan
Kuasa Hukum Sebut Bos PS Store Putra Siregar Jadi Korban Pembunuhan Karakter

Kuasa Hukum Sebut Bos PS Store Putra Siregar Jadi Korban Pembunuhan Karakter

Megapolitan
Polisi Dalami Motif Penembakan di Tangsel, Tersangka Klaim untuk Bubarkan Balap Liar

Polisi Dalami Motif Penembakan di Tangsel, Tersangka Klaim untuk Bubarkan Balap Liar

Megapolitan
Kuasa Hukum Sebut Jimmy Paling Tahu Kepabeanan Ponsel Putra Siregar, Siapa Dia?

Kuasa Hukum Sebut Jimmy Paling Tahu Kepabeanan Ponsel Putra Siregar, Siapa Dia?

Megapolitan
Patungan Rp 5.000 Tiap Rumah, Jadilah Pos Wifi Gratis untuk Siswa di Pondok Kopi

Patungan Rp 5.000 Tiap Rumah, Jadilah Pos Wifi Gratis untuk Siswa di Pondok Kopi

Megapolitan
Polisi Ungkap Peran 3 Tersangka Pelaku Penembakan yang Incar Pengendara di Tangsel

Polisi Ungkap Peran 3 Tersangka Pelaku Penembakan yang Incar Pengendara di Tangsel

Megapolitan
Tenaga Kesehatan di 5 Puskesmas Kota Bogor Positif Covid-19

Tenaga Kesehatan di 5 Puskesmas Kota Bogor Positif Covid-19

Megapolitan
Kuasa Hukum Sebut Putra Siregar Tidak Tahu Ponsel yang Dijualnya Ilegal

Kuasa Hukum Sebut Putra Siregar Tidak Tahu Ponsel yang Dijualnya Ilegal

Megapolitan
Jumlah Penumpang KRL Malah Turun Selama Penerapan Ganjil Genap Jakarta

Jumlah Penumpang KRL Malah Turun Selama Penerapan Ganjil Genap Jakarta

Megapolitan
Disebut Punya Kasus Aktif Covid-19 Tertinggi di Jabar, Walkot Bekasi: Wajar karena Dekat Jakarta

Disebut Punya Kasus Aktif Covid-19 Tertinggi di Jabar, Walkot Bekasi: Wajar karena Dekat Jakarta

Megapolitan
3 Lagi Pegawai PN Jakarta Barat Terpapar Covid-19

3 Lagi Pegawai PN Jakarta Barat Terpapar Covid-19

Megapolitan
Jelang Pilkada Depok, PSI: Prioritas Kami Mengakhiri Rezim PKS

Jelang Pilkada Depok, PSI: Prioritas Kami Mengakhiri Rezim PKS

Megapolitan
3 Pelaku Penembakan secara Acak di Tangsel Beraksi 7 Kali, 8 Pengendara Jadi Korban

3 Pelaku Penembakan secara Acak di Tangsel Beraksi 7 Kali, 8 Pengendara Jadi Korban

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X