Kompas.com - 21/12/2012, 19:31 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Haji Kamah berdiri menghadap Kamar Jenazah Rumah Sakit Polri Bhayangkara, Kramat Jati, Jakarta Timur. Hujan Jumat sore menemani tatapan kosongnya.

41 Jam sudah sejak Kamis (20/12/2012) dini hari lalu, pria renta itu menunggu kabar sang puteri, Sarini Bin Kaman Dasma (32). Jenazah Sarini lebih tepatnya.

Ditemui Kompas.com, Jumat (21/12/2012) sore, pria asal Desa Rancadaka, Kecamatan Sukaratu, Subang, Jawa Barat, itu menceritakan kisah anak keenam dari delapan bersaudara yang kini terbaring kaku di dinginnya kamar jenazah. Meski terbata akibat keterbatasan bahasa Indonesia, Kamah tetap berusaha bercerita.

Sarini pergi dari kampungnya April 2010 silam. Bekerja di luar negeri adalah cita-citanya kala itu. Meningkatkan taraf ekonomi keluarga yang hanya bertumpu pada kerja sebagai buruh tani. Ia pun meninggalkan keluarga, suami dan anak yang masih berusia enam tahun di kampung halaman.

"Katanya mau pergi kerja di luar negeri bawa uang lima puluh juta ke keluarga," ujar Kamah.

Dua bulan sejak Sarini pergi ke penampungan TKI bertempat di bilangan Jakarta Timur, pihak keluarga tak kunjung mendapat kabar hingga Juli 2012, keluarga akhirnya mendapat kabar baik. Sarini menelepon dari negeri seberang, Oman.

Dua bulan sejak sang anak menelpon, keluarga sempat mendapatkan uang hasil jerih payahnya di negeri seberang. Uang sejumlah Rp 4 juta dikirimkan setiap bulan untuk sanak keluarga di tanah kelahiran.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, Oktober 2010 transfer berhenti mendadak. Sarini mulai sulit dihubungi.

"16 September (2012) ada orang PT telpon ke kampung. Anak saya mati. Saya disuruh datang ke Jakarta, suaminya yang ke sini," tuturnya.

Berbekal perasaan kalut, Karnata, sang suami, bertolak ke Ibu Kota untuk mencek kebenaran kabar duka tersebut. Ternyata benar, satu lagi anak bangsa tewas mengenaskan di negeri orang. Sarini dikabarkan tewas 21 Agustus 2012.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.