Kondisi Danau di Depok Mencemaskan - Kompas.com

Kondisi Danau di Depok Mencemaskan

Kompas.com - 04/01/2013, 21:38 WIB

 

DEPOK,KOMPAS.com-Aktor senior Deddy Mizwar mengaku prihatin melihat kondisi setu (danau) karena kurang diperhatikan pemeliharaannya. Bahkan, di wilayah Kota Depok, Jawa Barat sebanyak enam setu kini telah hilang dan berubah menjadi ladang atau pemukiman. Depok pernah memiliki 31 setu, kini tinggal 25 setu.

"Jangan sampai setu di Depok semuanya lenyap karena tidak dijaga kelestariannya," ujar Deddy yang juga Calon Wakil Gubernur Jawa Barat saat bersilaturahmi dengan warga Tapos, Depok, Jumat (4/1/2013).

Sementara setu yang masih ada sekarang, Setu Cilodong misalnya, juga luasnya sudah banyak berkurang. Dari semula 13 hektar, sudah berubah menjadi daratan sekitar 6,5 hektar. Di perairan yang tersisa pun, di Situ Cilodong, sudah mulai terjadi pendangkalan. Kondisi serupa juga terjadi di setu-setu yang lain, terutama yang ada di daerah Depok.

Deddy Mizwar mengaku sudah membicarakan masalah pelestarian dan pemeliharaan setu dengan Gubernur Jabar Ahmad Heryawan mengingat setu merupakan tanggung jawab Pemerintah Provinsi, bukan Pemerintah Kota atau Kabupaten. "Saya mengusulkan, agar pada masa mendatang Pemda Jawa Barat mengalokasikan anggaran untuk pemeliharaan setu," ujarnya.

Anggaran itu nantinya, bisa digunakan untuk kepentingan terkait dengan pelestarian situ. Misalnya, untuk memelihara, mengeruk tanah yang membuat situ menjadi dangkal, atau bahkan mengembalikan luasan areal situ seperti sedia kala.

Kerusakan setu, atau bahkan berubahnya setu menjadi lahan usaha pertanian atau perumahan, salah satu penyebabnya karena kurangnya pengawasan, baik dari pemerintah maupun masyarakat. Sepertinya tidak ada yang peduli terhadap pentingnya keberadaan setu, membuat pihak-pihak yang melanggar hukum, mengalih-fungsikan situ menjadi pemukiman.

Karena itu ia mengajak semua pihak untuk menjaga kelestarian setu atau danau. Sebab setu memiliki fungsi penting terhadap keseimbangan lingkungan, serta bermanfaat bagi masyarakat.

"Setu bermanfaat untuk menampung air sehingga bisa mengurangi kemungkinan terjadinya banjir saat hujan atau kekurangan air ketika kemarau," ujarnya.

Manfaat lainnya yaitu menjadi sumber ekonomi masyarakat karena bisa digunakan untuk memelihara ikan. Juga, sebagai sarana rekreasi masyarakat yang murah.

Untuk itu Deddy mengajak masyarakat ikut memiliki kepedulian dan merasa memiliki terhadap setu. Sehingga mereka bisa mencegah sejak dini jika ada pihak-pihak yang sengaja memanfaatkan situ di luar yang seharusnya. "Hukum harus ditegakkan, siapa pun pelakunya," tegasnya.

Keterlibatkan masyarakat sangat penting, karena usaha yang dilakukan pemerintah tidak akan berhasil jika masyarakat tidak terlibat, atau tidak peduli. Setiap hasil pembangunan sebenarnya adalah milik masyarakat. Manfaat maupun dampak kerusakan situ, yang pertama kali merasakan juga masyarakat.

 


EditorTjahja Gunawan Diredja

Terkini Lainnya


Close Ads X