Kompas.com - 14/01/2013, 01:32 WIB
|
EditorBenny N Joewono

JAKARTA, KOMPAS.com - Suasana duka menyelimuti Rumah Duka RSUP Fatmawati, Cilandak, Jakarta Selatan saat keluarga ketiga korban tewas tiba untuk melihat kerabat mereka yang menjadi korban kecelakaan patahnya Crane proyek pembangunan apartemen Green Lake View, Jalan Dewi Sartika RT 02 RW 09, Ciputat, Tangerang Selatan, pada Minggu (13/1/2013), sekitar pukul 15.30 WIB.

Pantauan Kompas.com, baru di depan pintu ruang Jenazah, beberapa kerabat yang terdiri dari wanita nampak histeris menyaksikan anggota keluarga mereka yang telah meninggal dunia. Beberapa saling menguatkan dengan berangkulan.

Sementara anggota keluarga lain mencoba menenangkan kerabatnya yang tak kuasa menahan tangis. Jalil (45), Leman (50), dan Yoto (30), adalah korban tewas dalam kecelakaan kerja pada proyek pengerjaan apartemen itu. Satu korban luka yakni Wanto (25), saat ini masih menjalani perawatan di RS Sari Asih.

Samsi (35), adik almarhum Jalil menuturkan, jenazah kakaknya akan disemayamkan di kampung halaman. "Saya belum tahu pasti, masih tunggu keluarga (lainnya). Tapi rencananya mau bawa ke Jawa Tengah, di Purwokerto," kata Samsi, saat ditemui di Rumah Duka RSUP Fatmawati, Jakarta Selatan, Minggu (13/1/2013) malam.

Hingga pukul 23.30 WIB, baik rekan ataupun keluarga korban masih berkumpul di rumah duka. Suasana haru nampak dari masing-masing pihak keluarga yang ditinggal pergi anggota keluarga mereka.

Petugas gabungan sempat kesulitan mengevakuasi para korban tewas. Medan yang berat menjadi salah satu penghambat. Besi-besi tajam dan kayu, serta hujan yang terus turun sempat membuat evakuasi berlangsung hingga malam.

Petugas juga mesti waspada terhadap kondisi crane yang dalam posisi melengkung serta masih membahayakan apabila berada di dekat lokasi. Atas kasus insiden tersebut, pihak Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan kemudian mengambil alih menangani peristiwa itu.

Polisi juga rencananya akan melakukan penyelidikan terkait penyebab kecelakaan maut itu. Sejumlah saksi dari peristiwa itu sudah berada Polres Metro Jakarta Selatan untuk dimintai keterangan. Kasus ini sendiri sudah dilimpahkan dari Polsek Metro Ciputat ke Polres Metro Jakarta Selatan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.