Kompas.com - 15/01/2013, 19:19 WIB
|
EditorNasru Alam Aziz

AMBON, KOMPAS.com -- Status siaga darurat masih berlaku di Negeri Lima, Maluku Tengah, Maluku. Pasalnya potensi jebolnya bendungan alam Wai Ela masih ada, sehingga bisa memicu terjadinya bencana banjir bandang pada Negeri Lima, yang penduduknya berjumlah 4.787 jiwa.

"Status siaga darurat yang diberlakukan pasca bendungan alam Wai Ela terbentuk, masih berlaku. Artinya potensi bencana banjir bandang akibat jebolnya bendungan masih ada," kata perwakilan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana J Tambunan yang hadir saat sosialisasi rencana simulasi tanggap darurat Negeri Lima, di Ambon, Selasa (15/1/2013).

Pejabat Pembuat Komitmen Pengelolaan Sumber Daya Air Konservasi, Balai Sungai Maluku, Leonard Elwarin mengatakan, pihaknya sudah melakukan sejumlah upaya untuk menekan potensi jebolnya tanggul. Meski begitu, upaya-upaya itu belum bisa menghilangkan potensi tanggul jebol.

"Kami masih khawatir struktur tanggul tidak akan kuat menahan dorongan air yang terbendung. Terus bertambahnya titik rembesan air memperlihatkan hal ini. Sekarang ini jumlah titik rembesan air sudah 42 titik," tutur Leonard.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.