Kompas.com - 18/01/2013, 22:42 WIB
Penulis Imanuel More
|
EditorHertanto Soebijoto

JAKARTA, KOMPAS.com - Banjir Kali Ciliwung yang merendam permukiman warga di RT 15 RW 13 Rawajati, Pancoran, Jakarta Selatan lantaran lokasinya yang terletak jauh dari permukiman padat penduduk lainnya, wilayah ini luput dari liputan media.

"Tapi, alhamdulillah bantuan ke sini lancar. Ada saja yang datang membawa bantuan," ujar Matnur, warga setempat, saat ditemui Kompas.com, Jumat (18/1/2013) sore.

Matnur menjelaskan, ada 60 kepala keluarga (KK) yang tinggal di lokasi tersebut. Posisi permukiman tersebut terletak di bantaran Ciliwung, di belakang kompleks Perumahan Kalibata Indah. Dikelilingi cluster dengan pengamanan ketat menjadikan kondisi mereka tidak banyak diketahui masyarakat umum lainnya. Namun, kondisi itu menjadikan warga di situ mendapat berbagai jenis bantuan.

"Banyaknya dari warga perumahan sini," kata Matnur.

Ia juga membenarkan bila kemungkinan bantuan-bantuan lain datang dari kenalan atau jaringan yang dimiliki warga perumahan. Di lokasi pengungsian terdapat tumpukan bantuan bagi para pengungsi yang masih dalam kondisi terbungkus terpal. Selain itu, ada beberapa bantuan yang sudah dibuka untuk segera dibagikan ke warga berdasarkan KK. Warga setempat umumnya mengungsi ke lapangan tenis Kompleks Kalibata Indah yang dilindungi atap pada pelatarannya.

"Mengungsi sejak hari Selasa (15/1/2013). Air mulai naik jam 12 siang. Sempat surut sebentar. Air naik lagi dan enggak pernah benar-benar surut sampai sekarang," kata Joko.

Joko membenarkan, mereka termasuk korban yang banyak mendapat bantuan. Salah satu bantuan yang datang hari ini berasal dari Persatuan Istri Anggota (PIA) DPR RI Fraksi Partai Demokrat. Mereka dipimpin oleh Illa Mustopa, istri Ketua Fraksi Demokrat Saan Mustopa.

"Ini hanya langkah awal kami untuk memberikan bantuan. Kami juga sedang mengivetarisasi segala kebutuhan para korban di lokasi lain," ujar Illah.

Menurut Ketua PIA FPD, kegiatan yang dilakukan murni bersifat sosial, tak ada kaitan dengan misi politik tertentu. Selain di Rawajati, mereka juga membantu warga Bukit Duri Tanjakan yang mengungsi ke Wisma Ciliwung. "Ini murni kegiatan sosial. Kalau pun ada imbas pada Pemilu 2014, ya Alhamdulillah. Tapi ini murni sosial, setiap ada bencana kami memang berupaya untuk turun langsung," kata Illa.

Berita terkait, baca :

BANJIR RENDAM JAKARTA

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.