Hari Ini Rasyid Rajasa Jalani Sidang Kedua

Kompas.com - 18/02/2013, 11:19 WIB
|
EditorHertanto Soebijoto

JAKARTA, KOMPAS.com — Terdakwa kasus kecelakaan maut di Tol Jagorawi Km 3+335 pada 1 Januari 2013, Rasyid Amirullah Rajasa, menjalani sidang kedua di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Senin (18/2/2013) pukul 10.00 WIB. Sidang kali ini mengagendakan keterangan saksi-saksi.

Pantauan Kompas.com, Rasyid masuk ke ruang sidang mengenakan baju kemeja lengan panjang berwarna abu-abu. Rasyid langsung menempati kursi terdakwa didampingi tim kuasa hukumnya yang diketuai oleh Riri Purbasari Dewi. Sidang yang dimulai tepat waktu tersebut pun turut dihadiri oleh ibunda Rasyid, Oktinawati, serta rekan-rekan Rasyid. Mereka duduk di bangku bagian kiri ruangan sidang utama.

Sementara awak media tampak memenuhi bagian depan dan bangku sebelah kanan ruang sidang. Rencananya, sidang yang diketuai langsung Ketua Pengadilan Ngeri Jakarta Timur Soeharjono ini akan menghadirkan beberapa saksi.

Hingga berita ini diturunkan pukul 11.23 WIB, saksi yang tengah diperiksa baru satu orang, yakni Frans Joner, sopir mobil Daihatsu Luxio, mobil yang ditabrak oleh BMW X5 yang dikemudikan Rasyid. Rasyid adalah tersangka kasus kecelakaan maut di Tol Jagorawi arah Bogor, Km 3+335, pada 1 Januari 2013 pagi.

Mobil BMW B 272 HR yang dikemudikan Rasyid menghantam angkutan umum jenis Daihatsu Luxio F 1622 CY hingga dua penumpangnya, Harun (60) dan Rehan (1,5), meninggal dunia dan tiga lainnya luka-luka. Polda Metro Jaya menerapkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) atas kecelakaan yang terjadi di ruas Tol Jagorawi Km 3+335. Pasal yang dikenakan yaitu Pasal 283 tentang Mengemudi dalam Kondisi Tertentu, Pasal 287 tentang Melanggar Rambu Lalu Lintas, dan Pasal 310 mengenai Kelalaian Mengemudi yang Menyebabkan Orang Lain Meninggal.

Berita terkait, baca:

Insiden BMW Maut di Jagorawi

Baca tentang


    Rekomendasi untuk anda
    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Keluhkan Kenaikan Harga Cabai Rawit Merah, Warga Kurangi Pembelian hingga Ganti Menu Makanan

    Keluhkan Kenaikan Harga Cabai Rawit Merah, Warga Kurangi Pembelian hingga Ganti Menu Makanan

    Megapolitan
    Kasus di Jakarta Masih Tinggi Setelah Setahun Covid-19, Epidemiolog: Anies Lebih Sibuk Berpolemik dengan Pusat

    Kasus di Jakarta Masih Tinggi Setelah Setahun Covid-19, Epidemiolog: Anies Lebih Sibuk Berpolemik dengan Pusat

    Megapolitan
    Begini Cara Perbaiki Akta hingga Ijazah Rusak Akibat Banjir

    Begini Cara Perbaiki Akta hingga Ijazah Rusak Akibat Banjir

    Megapolitan
    Petani Terdampak Banjir, Harga Cabai Rawit Merah di Jakbar Naik 2 Kali Lipat

    Petani Terdampak Banjir, Harga Cabai Rawit Merah di Jakbar Naik 2 Kali Lipat

    Megapolitan
    Perantau di Jabodetabek Tak Perlu Pulang Kampung untuk Urus SIM, Begini Caranya

    Perantau di Jabodetabek Tak Perlu Pulang Kampung untuk Urus SIM, Begini Caranya

    Megapolitan
    Anggota DPRD DKI dan Keluarganya Jalani Vaksinasi Covid-19

    Anggota DPRD DKI dan Keluarganya Jalani Vaksinasi Covid-19

    Megapolitan
    Pelayan Publik di Jakarta Barat Mulai Divaksinasi Covid-19 April

    Pelayan Publik di Jakarta Barat Mulai Divaksinasi Covid-19 April

    Megapolitan
    Antisipasi Penyebaran Mutasi Virus Corona B.1.1.7, Ini Langkah Bandara Soekarno-Hatta

    Antisipasi Penyebaran Mutasi Virus Corona B.1.1.7, Ini Langkah Bandara Soekarno-Hatta

    Megapolitan
    Kapolsek Menteng: Geng Motor yang Bacok Polisi Ingin Cari Lawan

    Kapolsek Menteng: Geng Motor yang Bacok Polisi Ingin Cari Lawan

    Megapolitan
    Bangunan Liar Ditertibkan, Lahan di Kebagusan Akan Dibangun Asrama Mahasiswa

    Bangunan Liar Ditertibkan, Lahan di Kebagusan Akan Dibangun Asrama Mahasiswa

    Megapolitan
    Tertibkan Bangunan di Kebagusan, Pemkot Jaksel: Tembok Kami Dirobohkan Mereka

    Tertibkan Bangunan di Kebagusan, Pemkot Jaksel: Tembok Kami Dirobohkan Mereka

    Megapolitan
    IDI Jakarta: Setahun Pandemi Covid-19 Harus Jadi Pelajaran bagi Kita Semua

    IDI Jakarta: Setahun Pandemi Covid-19 Harus Jadi Pelajaran bagi Kita Semua

    Megapolitan
    3 Tersangka Pencurian 49 Tabung Oksigen di Penjaringan Ditangkap

    3 Tersangka Pencurian 49 Tabung Oksigen di Penjaringan Ditangkap

    Megapolitan
    Setahun Pandemi: Munculnya Hobi Tanam Sayur Hidroponik dan Budidaya Lele di Tengah Berbagai Pembatasan

    Setahun Pandemi: Munculnya Hobi Tanam Sayur Hidroponik dan Budidaya Lele di Tengah Berbagai Pembatasan

    Megapolitan
    Damkar Bekasi Serahkan Buaya yang Diterima dari Warga ke Balai Konservasi

    Damkar Bekasi Serahkan Buaya yang Diterima dari Warga ke Balai Konservasi

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X