Kompas.com - 19/02/2013, 18:37 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Sejak melahirkan bayi kembarnya Dera-Dara, Elisa Darawati belum pernah menyusui keduanya, bahkan saat Dera meninggal dunia pada Sabtu (16/2/2013) lalu.

Hal itulah yang menjadi salah satu pertimbangan Satgas Perlindungan Anak membawa Elisa ke RS Tarakan. Mereka ingin mempertemukannya dengan Dara, yang saat ini masih di inkubator.

"Dia, kan, dari awal belum melihat anaknya. Bahkan, susu aja harus menggunakan alat peras. Jadi, akhirnya kami langsung banting setir dan memutuskan untuk memberikan perawatan kepada Elisa ke RS Tarakan," kata Ilma Sovri Yanti, Koordinator Eksekutif Satgas PA di RS Tarakan, Selasa (19/2/2013).

Ilma mengungkapkan, sebelumnya Satgas PA ingin mengirimkan Elisa ke Rumah Sakit Pasar Rebo, Jakarta Timur. Pihak RS Pasar Rebo pun telah menyediakan ruangan perawatan untuk Elisa dan Dara yang rencananya akan dipindahkan.

Akan tetapi, sesaat setelah meninggalkan rumah untuk menuju RS Pasar Rebo, tim Satgas PA dihubungi oleh pihak RS yang mengatakan bayi Dara tidak bisa dipindahkan.

"Setelah antar-pimpinan RS berkoordinasi, ternyata bayi Dara tidak bisa keluar dari RS Tarakan karena kondisinya yang belum cukup kuat," ujar Ilma.

Mendengar penjelasan tersebut, kata Ilma, tim Satgas PA memutuskan agar ibunya yang dirawat di RS Tarakan. Elisa pun memang meminta agar dia disatukan dengan putri bungsunya.

"Dari melahirkan sampai sekarang, dia belum pernah ketemu dengan bayi kembarnya," ujarnya.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.