Kompas.com - 07/03/2013, 16:57 WIB
Penulis Sandro Gatra
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Jaksa penuntut umum dinilai bersikap tidak adil dalam memberikan tuntutan delapan bulan dengan masa percobaan satu tahun dan denda Rp 12 juta subsider kurungan 6 bulan terhadap terdakwa M Rasyid Amrullah Rajasa. Tuntutan itu dinilai terlalu ringan.

"Jaksa menunjukkan tidak profesional, tidak imparsial, tidak independen," kata anggota Komisi III DPR dari Fraksi PDI Perjuangan Eva Kusuma Sundari di Gedung Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (7/3/2013).

Eva mengatakan, jaksa seharusnya menuntut berdasarkan tindakan pidana yang dilakukan Rasyid, bukan respon pascaperistiwa yang dilakukan keluarga Hatta Rajasa. Selain itu, jaksa seharusnya melihat fakta yang terungkap di persidangan untuk mencari kebenaran.

"Jadi, tuntutan 8 bulan masa percobaan 1 tahun sangat tidak adil karena dipengaruhi penilaian-penilaian yang bukan otoritas jaksa," kata Eva.

Ketua Komisi III DPR I Gede Pasek Suardika mengatakan, seluruh penegak hukum harus menegakkan hukum dengan menempatkan semua orang sama di mata hukum. Jika tidak mampu, kata dia, pasti akan melukai rasa keadilan masyarakat, khususnya yang mengalami kasus serupa tapi mendapat perlakuan berbeda.

"Yang kecewa mereka yang melihat perbedaan itu," kata politisi Partai Demokrat itu.

Seperti diberitakan, Rasyid terjerat kasus kecelakaan maut di Tol Jagorawi arah Bogor, KM 3 +335 , pada pada 1 Januari 2013 pagi. Mobil BMW bernomor polisi B 272 HR yang dikemudikan Rasyid menghantam angkutan umum jenis Daihatsu Luxio F 1622 CY hingga dua penumpangnya, Harun (60) dan Raihan (1,5) meninggal dunia dan tiga lainnya luka-luka.

Sejak ditetapkan tersangka, Kepolisian tak menahan putera Menteri Koordinator bidang Perekonomian itu. Akhirnya, Rasyid dapat berpergian keluar kota seperti menghadiri acara pagelaran seni anak di Candi Borobudur, Jawa Tengah. Rasyid pun sempat terlihat bermain futsal di daerah Fatmawati, Jakarta Selatan.

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X