Kompas.com - 25/04/2013, 18:53 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Rumah mewah milik seorang Pegawai Negri Sipil (PNS) di Jalan Kayu Manis Selatan V, Jakarta Timur, tertimpa pohon besar, Kamis (25/4/2013) sekitar pukul 14.00 WIB. Tak ada korban jiwa atas insiden itu.

Purwanto, Ketua RT setempat, mengatakan, ambruknya pohon tersebut bermula saat hujan disertai angin kencang di wilayah Pulogadung, Jakarta Timur, Kamis siang. Tiba-tiba, pohon jenis kapuk dengan tinggi sekitar delapan meter dan berdiameter dua meter tersebut, ambruk.

"Pertama memang hujan doang, terus anginnya kenceng banget, pohon-pohon di sini dari akar sampai banyak kecabut," ujarnya saat ditemui Kompas.com, di lokasi kejadian, Kamis sore.

Purwanto mengungkapkan, berdasarkan data yang ia miliki, rumah dengan dua lantai yang bergaya modern tersebut adalah milik seorang PNS Perpajakan atas nama Rinaldi. Namun, sejak beberapa tahun, pemilik beserta keluarganya diketahui tidak tinggal lagi di rumah tersebut.

"Untung enggak ada orangnya. Cuma ada yang jaga doang. Soalnya yang punya rumah sudah enggak tinggal di sini, jadi pas kosong," lanjutnya.

Sandra Narwita, Kepala Seksi Pertamanan Kecamatan Pulogadung, mengungkapkan, di wilayahnya, hanya rumah milik Rinaldi yang menjadi korban ambruknya pohon. Sementara itu, di beberapa titik, pohon ambruk lainnya hanya menutup jalan dan satu titik terkena mobil.

"Semua sudah kita koordinasikan kepada petugas kita serta Sudin Pemadam Kebakaran Jakarta Timur, sedang dipindahkan," ujarnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Percikan api

Pantauan Kompas.com, pohon kapuk tersebut menimpa kanopi hingga pagar di lantai dua rumah. Dari dua titik tersebut, kanopi depan rusak parah. Batang pohon kapuk itu hampir membelah kanopi menjadi dua. Sementara itu, pagar lantai dua mengalami ringsek.

Sekitar pukul 17.30 WIB di rumah milik Rinaldi belasan personel dari Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Jakarta Timur dibantu Petugas Suku Dinas Pertamanan dan Pemakaman Jakarta Timur tampak mengevakuasi batang pohon menggunakan alat pemotong otomatis.

Sempat terjadi percikan api saat petugas ingin memotong-motong batang pohon. Namun, Kepala Seksi Operasional Suku dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Jakarta Timur, Mulyanto, langsung melakukan komunikasi dengan PLN untuk memutus arus listrik di sana.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.