Kompas.com - 30/04/2013, 15:40 WIB
|
EditorHertanto Soebijoto

JAKARTA, KOMPAS.com — Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, bagi perusahaan yang tidak mampu membayar pegawainya sesuai dengan kebutuhan hidup layak dan upah minimum provinsi yang ditetapkan DKI, maka lebih baik perusahaan itu untuk relokasi ke luar Jakarta. Untuk diketahui, DKI telah menetapkan KHL sebesar Rp 1.978.789 dan UMP sebesar Rp 2,2 juta.

"Kalau perusahaan yang tidak sanggup membayar itu artinya mereka harus relokasi ke luar Jakarta," kata Basuki, di Balaikota Jakarta, Selasa (30/4/2013).

Dengan demikian, Jakarta akan difokuskan kepada perusahaan-perusahaan yang memberikan keuntungan besar. Menurut Basuki, Pemerintah Provinsi DKI tak berniat untuk dapat menguasai semua perusahaan itu. Namun, kata dia, lebih baik perusahaan-perusahaan yang memberi untung lebih sedikit harus ditempatkan di pinggir Ibu Kota.

"Ini realitas kota besar karena kami tidak mungkin izinkan perusahaan membayar gaji pegawai di bawah KHL. Karena upah hidup layak DKI hampir Rp 2 juta," kata mantan Bupati Belitung Timur itu.

Selain itu, terkait rencana aksi ribuan buruh yang akan turun pada Rabu (1/5/2013) atau saat May Day, dia mengimbau ribuan buruh melakukan aksi secara damai dan kondusif. Mengenai wacana pemberian hari libur saat May Day, menurut Basuki, merupakan kewenangan pusat. Namun, apabila kebijakan hari libur bagi para buruh itu dikeluarkan, dia menyambut baik karena May Day akan dijadikan sebagai momen buruh untuk dapat berkumpul bersama keluarga dan berlibur.

"Ya, memang sudah risikonya setiap tahun dengan tuntutan yang sama. Risiko juga Jakarta sebagai Ibu Kota dan pusat pemerintahan," kata Basuki.

Menurut rencana, saat May Day, ribuan buruh dan aktivis pekerja di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi akan berunjuk rasa di depan Istana Kepresidenan dan Gedung MPR/DPR serta enam kementerian. Enam kementerian itu adalah Kementerian Koordinator Kesejahteraan Rakyat, Kementerian Koordinator Perekonomian, Kementerian Keuangan, Kementerian BUMN, Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, serta Kementerian Kesehatan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berita terkait, baca :

GEBRAKAN JOKOWI-BASUKI

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.