Kompas.com - 01/05/2013, 17:12 WIB
|
EditorLaksono Hari W

JAKARTA, KOMPAS.com — Rencana rehabilitasi gedung Sasana Krida Karang Taruna (SKKT) di sembilan kecamatan di Jakarta Timur tertunda karena tidak menjadi prioritas dalam program pembangunan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tahun ini. Proses rehabilitasi ditunda hingga waktu yang tidak tentu.

Para pemuda di daerah itu menilai prioritas program Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo tidak dapat mengakomodasi kebutuhan perbaikan gedung-gedung SKKT tersebut. SKKT Kelurahan Pinang Ranti di Jalan SMA 48, RT 14 RW 01, Pinang Ranti, Makasar, Jakarta Timur, misalnya, menjadi korban keterlambatan penanganan pemerintah.

Ketua Karang Taruna Pinang Ranti Muhammad Dinah mengatakan, pada tahun 2012, ia telah mengajukan permohonan rehabilitasi berat untuk gedung tersebut ke Suku Dinas Sosial Jakarta Timur. Namun, hingga tahun 2013, perbaikan gedung Karang Taruna di sana tak kunjung dilakukan. Atap bangunan gedung tersebut roboh pada Senin (22/4/2013) malam. Alih-alih segera diperbaiki, puing bangunan yang roboh itu justru dicuri.

"Pas sudah masuk 2013, ternyata ditunda sama Gubernur Jokowi. Soalnya dananya lagi digunakan buat program-program lainnya," ujar pria yang akrab disapa Demang saat ditemui di kantor Kelurahan Pinang Ranti, Rabu (1/5/2013).

Menurut Demang, bangunan satu lantai seluas 15 x 8 meter persegi tersebut telah berdiri sejak 20 tahun silam. Sejak saat itu pula, bangunan itu belum pernah tersentuh rehabilitasi pemerintah. Demang sangat menyayangkan kondisi tersebut karena bangunan itu memiliki banyak kegunaan bagi pemuda-pemudi di Kelurahan Pinang Ranti.

"Hasilnya bagus buat anak muda. Kita juara II Karang Taruna berprestasi tahun 2012. Ada lomba karate, pemuda masjid, futsal. Penilaian secara umum, cukup bangga kita," katanya.

Sayang, Senin 22 April 2013 malam, bangunan yang rangka atapnya telah reot itu ambruk. Kini aktivitas tari tradisional, olahraga pingpong, dan lainnya, yang biasa dilakukan di gedung itu, sementara dialihkan ke Kantor Kelurahan Pinang Ranti yang berada sekitar 20 meter dari SKKT.

Hanya Jokowi yang tahu

Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Timur Aji Antoko membenarkan bahwa pada tahun 2012, ada 11 SKKT di sembilan kecamatan di Jakarta Timur mengajukan perbaikan, mulai dari perbaikan ringan sampai rehabilitasi berat. Namun, ia masih belum mendapat kepastian dari Dinas Sosial Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengenai waktu perbaikan atas 11 SKKT tersebut.

"Saya juga tidak tahu mengapa bisa demikian. Memang dari dinas tidak ada untuk rehabilitasi SKKT," ujarnya saat dikonfirmasi secara terpisah.

Karena 11 SKKT tersebut aktif dilakukan kegiatan oleh Karang Taruna masing-masing, Aji mengatakan akan kembali mengajukan rehabilitasi 11 SKKT itu pada tahun 2014. Ia berharap kaum muda di Jakarta dapat mengembangkan diri dengan fasilitas yang diupayakan pemerintahannya.

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X