Kompas.com - 02/05/2013, 16:56 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Janji Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo memperbaiki tanggul yang jebol di RW 07, Makasar, Jakarta Timur, saat Ibu Kota diterjang banjir bulan Januari 2013 lalu, ditepati. Namun, rupanya upaya tersebut tidak berpengaruh banyak. Sebanyak 300 kepala keluarga di wilayah tersebut tetap kebanjiran.

Hujan deras yang mengguyur DKI Jakarta dan sekitarnya, Rabu (1/5/2013) malam, membuat Kali Cipinang meluap. Air pun berangsur-angsur merendam permukiman warga serta menutup Jalan Pusdiklat Depnaker, akses penghubung antara Kecamatan Makasar dan Kecamatan Kramat Jati dengan ketinggian 10-50 cm.

Camat Makasar Makmum Gozali mengatakan, banjir yang terjadi kali ini bukan disebabkan oleh tanggul yang jebol, tetapi ketinggian kali yang lebih tinggi dari wilayah di sekitarnya. Alhasil, ketika intensitas air meningkat, melimpas ke wilayah yang ada di sekitarnya.

"Apalagi, Kali Cipinang itu kan meliuk-liuk, selain itu ada juga bagian kali yang lebar, ada juga yang sempit, sehingga itulah yang menyebabkan air menggenangi wilayah yang di bawahnya," ujarnya saat dihubungi Kompas.com, Kamis siang.

Di bagian Kali Cipinang lain yang bersebelahan dengan Jalan Pusdiklat Depnaker, lanjut Gozali, pihaknya telah mengantisipasi limpasan air jika intensitasnya meningkat, yakni dengan memasang puluhan karung berisi pasir. Meski cara ini juga masih kurang efektif mengantisipasi limpasan.

Gozali melanjutkan, ia mendapatkan informasi bahwa Kali Cipinang akan mendapat giliran dinormalisasi. Meski demikian, warga tampaknya harus lebih bersabar menunggu salah satu program yang bisa mengurangi banjir di Kecamatan Makasar itu. Pasalnya, anggaran normalisasi Kali Cipinang tak turun di 2013, melainkan 2014 mendatang.

"Belum ada anggaran. Kita menunggu prioritas Kali Sunter dulu, baru Kali Cipinang. Sampai saat itu, hanya menumpuk badan kali menggunakan pasir saja yang bisa kita lakukan," lanjut Gozali.

Sebelumnya diberitakan, hujan berintensitas lebat yang mengguyur DKI Jakarta Rabu malam, menyebabkan sejumlah kali meluap. Kali Cipinang, Makasar, Jakarta Timur, salah satunya. Bahkan, luapan air kali tersebut menyebabkan jalan yang menghubungkan antara Kecamatan Makasar dan Kecamatan Kramat Jati nyaris putus.

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X