Jokowi Laporkan Bas dari Metallica ke KPK

Kompas.com - 06/05/2013, 14:40 WIB
Penulis Icha Rastika
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) melaporkan bas yang diterimanya dari personel Metallica Robert Trujillo ke Komisi Pemberantasan Korupsi. Bas bermerek Ibanez tersebut diantarkan Kepala Biro Daerah dan Kerja Sama Luar Negeri DKI Heru Budi Hartono ke Gedung KPK, Kuningan, Jakarta sekitar pukul 14.00 WIB.

"Saya mau melaporkan gratifikasi," kata Heru, Senin (6/5/2013).

Dia mengatakan, Jokowi sedang bertugas, sehingga tidak dapat mengantarkan langsung bas tersebut ke Gedung KPK. "Saya sebagai stafnya bisa diwakilkan, penyerahan kan boleh diwakilkan," cetus Heru.

Menurut Heru, Jokowi memang berinisiatif melaporkan bas tersebut kepada KPK, tetapi baru sempat diantar ke Gedung KPK hari ini.

Direktur Gratifikasi KPK Giri Supradiyono sebelumnya mengatakan, sesuai dengan Pasal 16 Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi dan Pasal 12B Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi, setiap pejabat atau penyelenggara negara wajib melaporkan pemberian yang diterimanya. Pemberian itu wajib dilaporkan ke KPK paling lambat 30 hari setelah penerimaan.

"Boleh menerima, tetapi dilaporkan ke KPK karena pemberian tersebut diduga terkait jabatannya sebagai Gubernur DKI. Kita butuh verifikasi dan informasi dari pihak-pihak apakah ada konflik kepentingan atau tidak," kata Giri.

Nantinya, KPK akan meneliti lebih jauh apakah barang itu berhak diterima atau tidak. Jika ditemukan potensi konflik kepentingan, barang tersebut akan disita negara. Namun jika tidak, barang yang dilaporkan itu akan dikembalikan.

Seperti diberitakan, Jokowi menerima bas berwarna coklat itu melalui promotor Jonathan Liu. Liu menemui Jokowi di Balaikota Jakarta beberapa waktu lalu, setelah ia bertemu dengan Trujillo di AS.

Selaku promotor, Liu berencana menggelar konser Metallica di Jakarta. Rencana konser Metallica ini disambut baik Jokowi.

Mantan Wali Kota Surakarta itu lantas menawarkan tiga alternatif lokasi untuk dijadikan tempat konser Metallica jika konser di Jakarta, yakni di sekitar Monumen Nasional (Monas), kawasan sekitar Museum Fatahillah, atau Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

Baca tentang


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Pembobol ATM di Pondok Aren Klaim Gunakan Uang Curian untuk Santunan

    Pembobol ATM di Pondok Aren Klaim Gunakan Uang Curian untuk Santunan

    Megapolitan
    Polisi: Komplotan Pembobol ATM Telah Beraksi di 7 Minimarket Wilayah Tangsel

    Polisi: Komplotan Pembobol ATM Telah Beraksi di 7 Minimarket Wilayah Tangsel

    Megapolitan
    Jakarta Banjir, Ini Daftar Area Hijau yang Kini Berubah Jadi Mal hingga Gedung

    Jakarta Banjir, Ini Daftar Area Hijau yang Kini Berubah Jadi Mal hingga Gedung

    Megapolitan
    Sempat Kabur, Komplotan Pembobol ATM Minimarket di Pondok Aren Akhirnya Ditangkap

    Sempat Kabur, Komplotan Pembobol ATM Minimarket di Pondok Aren Akhirnya Ditangkap

    Megapolitan
    Begini Cerita Terbentuknya Komplotan Miras Impor Palsu di Jakarta Utara

    Begini Cerita Terbentuknya Komplotan Miras Impor Palsu di Jakarta Utara

    Megapolitan
    Jelang Imlek, Patung-patung Dewa di Wihara Dharma Bakti Dibersihkan

    Jelang Imlek, Patung-patung Dewa di Wihara Dharma Bakti Dibersihkan

    Megapolitan
    Dipaksa Akui Lempar Batu, Lutfi Si Pembawa Bendera Mengaku Disetrum dan Dipukul

    Dipaksa Akui Lempar Batu, Lutfi Si Pembawa Bendera Mengaku Disetrum dan Dipukul

    Megapolitan
    Pesan Anies ke Cawagub DKI, Janji Kampanyenya Diikuti

    Pesan Anies ke Cawagub DKI, Janji Kampanyenya Diikuti

    Megapolitan
    Warga Sebut Semen Cor di Flyover Gaplek Sudah Dua Kali Rembes

    Warga Sebut Semen Cor di Flyover Gaplek Sudah Dua Kali Rembes

    Megapolitan
    Pemalsu Miras Impor di Jakarta Utara Jual Produknya Seharga Rp 200.000

    Pemalsu Miras Impor di Jakarta Utara Jual Produknya Seharga Rp 200.000

    Megapolitan
    Mengapa Tak Ada Politisi PKS yang Hadiri Pengumuman Cawagub DKI Bersama Gerindra?

    Mengapa Tak Ada Politisi PKS yang Hadiri Pengumuman Cawagub DKI Bersama Gerindra?

    Megapolitan
    Polisi Amankan 1 Kendaraan Roda Empat dalam Bentrok Ormas di Bogor

    Polisi Amankan 1 Kendaraan Roda Empat dalam Bentrok Ormas di Bogor

    Megapolitan
    Ada Barongsai Air dan Darat di Seaworld Saat Perayaan Imlek 2020

    Ada Barongsai Air dan Darat di Seaworld Saat Perayaan Imlek 2020

    Megapolitan
    Semen Cor Proyek Flyover Rembes, Jalan Gaplek Macet Panjang

    Semen Cor Proyek Flyover Rembes, Jalan Gaplek Macet Panjang

    Megapolitan
    Nama Cawagub DKI Diganti, Anies Yakin Gerindra-PKS Punya Pertimbangan Matang

    Nama Cawagub DKI Diganti, Anies Yakin Gerindra-PKS Punya Pertimbangan Matang

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X