Tepati Janji, Malam-malam Jokowi ke Kampung Pulo

Kompas.com - 06/05/2013, 21:22 WIB
|
EditorLaksono Hari W

JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menepati janjinya untuk blusukan ke lokasi kebakaran di Kampung Pulo, Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (6/5/2013) malam. Seperti biasa, kedatangan Gubernur disambut meriah warga.

Dari pantauan Kompas.com, mantan Wali Kota Solo tersebut datang ke lokasi kebakaran sekitar pukul 19.20 WIB. Dengan mengenakan kemeja putih berlengan panjang serta celana berwarna hitam, Jokowi bersama rombongan masuk ke lokasi kebakaran melalui Gang I Kampung Pulo. Warga Kampung Pulo, yang tengah beraktivitas seperti biasa, pun terkejut melihat kedatangan sang Gubernur yang mendadak tersebut. Ada warga yang berhamburan menghampiri Jokowi untuk bersalaman, ada juga yang menunggu sang Gubernur lewat depan rumah juga untuk bersalaman.

"Bagus, Pak Jokowi, baru ini Gubernur Jakarta yang baik. Kemarin kebakaran, sekarang datang ke lokasinya," ujar salah seorang warga ibu-ibu.

Ketika ditanya mengapa memilih malam hari untuk mengunjungi lokasi kebakaran, Jokowi menjawab simpel. "Ya, memang ada waktunya sekarang, mau gimana lagi," ujarnya sambil diiringi tawa.

Jokowi berkunjung selama lebih kurang 20 menit di lokasi kebakaran. Ia datang dengan didampingi Camat Jatinegara Soyfian dan Lurah Kampung Melayu Bambang Pangestu. Jokowi juga menyempatkan diri melihat sekeliling lokasi yang dilanda si jago merah. Sesekali Jokowi melakukan dialog singkat tentang kronologi musibah kebakaran tersebut kepada warga yang menjadi korban. Seusai melakukan dialog singkat dengan warga, Jokowi bersama rombongan pun kembali pulang.

Kebakaran melanda lima RT di dua RW di area permukiman bantaran Sungai Ciliwung tepatnya di Kampung Pulo, Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu (5/5/2013) siang. Lima RT itu adalah RT 014, 015, dan 016 di RW 003 serta RT 011 dan 013 di RW 002.

Senin pagi, Jokowi menyampaikan kepada wartawan untuk mengunjungi lokasi kebakaran di Kampung Pulo. Namun, tak ada yang mengetahui pasti kapan ia akan melakukan aksi blusukan-nya. Rupanya, Senin malamlah waktu yang dipilih sang Gubernur.

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    KPAI: Faktor Ibu Kurang Teredukasi dan Kesulitan Ekonomi Berperan pada Kasus Bayi Meninggal Saat Dibawa Mengemis

    KPAI: Faktor Ibu Kurang Teredukasi dan Kesulitan Ekonomi Berperan pada Kasus Bayi Meninggal Saat Dibawa Mengemis

    Megapolitan
    Fasilitasi Kerumunan Rizieq Shihab,  Wali Kota Jakpus Dicopot Anies, Kini Jadi Anggota TGUPP

    Fasilitasi Kerumunan Rizieq Shihab, Wali Kota Jakpus Dicopot Anies, Kini Jadi Anggota TGUPP

    Megapolitan
    UPDATE 28 November: Tambah 38, Total Kasus Covid-19 di Kota Tangerang 2.836

    UPDATE 28 November: Tambah 38, Total Kasus Covid-19 di Kota Tangerang 2.836

    Megapolitan
    Stadion Persija Ditargetkan Rampung pada 2021

    Stadion Persija Ditargetkan Rampung pada 2021

    Megapolitan
    KPAI Sebut Ibu yang Ajak Anak Mengemis hingga Meninggal Berpotensi Dipidana

    KPAI Sebut Ibu yang Ajak Anak Mengemis hingga Meninggal Berpotensi Dipidana

    Megapolitan
    Gubernur Anies Copot Wali Kota Jakpus dan Kadis Lingkungan Hidup Terkait Kerumunan Rizieq Shihab

    Gubernur Anies Copot Wali Kota Jakpus dan Kadis Lingkungan Hidup Terkait Kerumunan Rizieq Shihab

    Megapolitan
    Balita Meninggal Saat Diajak Mengemis, KPAI Minta Polisi Perjelas Status Sang Ibu

    Balita Meninggal Saat Diajak Mengemis, KPAI Minta Polisi Perjelas Status Sang Ibu

    Megapolitan
    UPDATE 28 November: Total Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Tangsel Kini 2.624

    UPDATE 28 November: Total Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Tangsel Kini 2.624

    Megapolitan
    Pemprov DKI Raih Dua Penghargaan Bhumandala Award 2020

    Pemprov DKI Raih Dua Penghargaan Bhumandala Award 2020

    Megapolitan
    Cengkareng Timur Jadi Pilot Project Kampung Tangguh Covid-19

    Cengkareng Timur Jadi Pilot Project Kampung Tangguh Covid-19

    Megapolitan
    Fraksi PAN: Jangan Cabut Perda PPIJ

    Fraksi PAN: Jangan Cabut Perda PPIJ

    Megapolitan
    Rahayu Saraswati Tak Terima Dikaitkan dengan Kasus Edhy Prabowo

    Rahayu Saraswati Tak Terima Dikaitkan dengan Kasus Edhy Prabowo

    Megapolitan
    Pelintasan KA Sebidang di Palmerah Akan Ditutup, Ini Rekayasa Lalu Lintasnya

    Pelintasan KA Sebidang di Palmerah Akan Ditutup, Ini Rekayasa Lalu Lintasnya

    Megapolitan
    Fakta Prostitusi Online Artis, Pemain Film dan Selebgram Dibayar Rp 110 Juta untuk Threesome

    Fakta Prostitusi Online Artis, Pemain Film dan Selebgram Dibayar Rp 110 Juta untuk Threesome

    Megapolitan
    Ini Beberapa Isu yang Jadi Sorotan Fraksi di Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta

    Ini Beberapa Isu yang Jadi Sorotan Fraksi di Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X