Dinas Tenaga Kerja Tangerang Ikut Selidiki Perbudakan Buruh

Kompas.com - 08/05/2013, 10:47 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang yang kecolongan adanya buruh kuali yang diperbudak oleh bosnya ikut menyelidiki kasus tersebut. Mereka bekerja sama dengan Polresta Tangerang dan Kemnakertrans.

"Terhadap tindak pidana ketenagakerjaan yang terjadi dari rangkaian peristiwa di tempat usaha Yuki Irawan, maka akan dilakukan penyidikannya oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Dinas Tenaga Kerja," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Tangerang Komisaris (Pol) Shinto Silitonga, dalam keterangannya kepada Kompas.com, Rabu (8/5/2013).

Shinto mengatakan, hal itu berdasarkan ketentuan awal antara kepolisian, Kemnakertrans, dan Dinas Tenaga Kerja Pemkab Tangerang. Pihaknya mendorong Penyidik Pegawai Negeri Sipil atau PPNS Dinas Tenaga Kerja untuk bekerja secara pararel terkait perkara tersebut.

"Sehingga pada bagian akhir terdapat 2 berkas perkara yang akan dikirimkan ke pihak Kejaksaan Negeri Tigaraksa," ujar Shinto.

Sebelumnya, Yuki dan anak buahnya terancam jerat pasal berlapis. Enam pasal menanti para tersangka sesuai perbuatan mereka.

Dengan ditambahnya penyelidikan dari PPNS Dinas Tenaga Kerja Pemkab Tangerang dan juga penyelidikan dari kepolisian, pada akhirnya diharapkan bisa ada dua berkas perkara yang akan dikirimkan ke pihak Kejaksaan Negeri Tigaraksa pada bagian akhir.

Baca tentang
    Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
    Ikut


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Sopir Transjakarta Akui Keluar Jalur Saat Kecelakaan yang Tewaskan Penumpang Bajaj

    Sopir Transjakarta Akui Keluar Jalur Saat Kecelakaan yang Tewaskan Penumpang Bajaj

    Megapolitan
    Anies Sebut 25 Juta Warga Berusaha Turunkan Penularan Covid-19, Berharap Tak Sia-sia

    Anies Sebut 25 Juta Warga Berusaha Turunkan Penularan Covid-19, Berharap Tak Sia-sia

    Megapolitan
    Kualitas Udara Jakarta Saat Lebaran 2020 Jadi yang Terbaik sejak 5 Tahun Terakhir

    Kualitas Udara Jakarta Saat Lebaran 2020 Jadi yang Terbaik sejak 5 Tahun Terakhir

    Megapolitan
    Anies: Hampir 60 Persen Warga Jakarta Tak Berpergian Selama PSBB

    Anies: Hampir 60 Persen Warga Jakarta Tak Berpergian Selama PSBB

    Megapolitan
    Warga Masuk Jakarta Harus Kantongi Izin, Anies: Antisipasi Gelombang Kedua Covid-19

    Warga Masuk Jakarta Harus Kantongi Izin, Anies: Antisipasi Gelombang Kedua Covid-19

    Megapolitan
    Anies: Mereka yang Tak Punya SIKM Tak Diizinkan Masuk Jakarta

    Anies: Mereka yang Tak Punya SIKM Tak Diizinkan Masuk Jakarta

    Megapolitan
    Anies: Jakarta Hadapi Gelombang Kedua Covid-19 bila Kita Mulai Bebas Bepergian

    Anies: Jakarta Hadapi Gelombang Kedua Covid-19 bila Kita Mulai Bebas Bepergian

    Megapolitan
    37.642 Pengendara Tercatat Mencoba Keluar Jadetabek Selama PSBB

    37.642 Pengendara Tercatat Mencoba Keluar Jadetabek Selama PSBB

    Megapolitan
    Sudah Dua Hari Satpol PP Halau PKL yang Berdagang di Kota Tua

    Sudah Dua Hari Satpol PP Halau PKL yang Berdagang di Kota Tua

    Megapolitan
    53 Persen Penghuni Rutan di Depok Dapat Remisi Idul Fitri

    53 Persen Penghuni Rutan di Depok Dapat Remisi Idul Fitri

    Megapolitan
    Rem Blong, Bajaj Tabrak Bus Transjakarta, 1 Penumpang Tewas

    Rem Blong, Bajaj Tabrak Bus Transjakarta, 1 Penumpang Tewas

    Megapolitan
    PSBB Bogor, Depok, Bekasi untuk Sementara Diperpanjang sampai 29 Mei, Sesuai PSBB Jabar

    PSBB Bogor, Depok, Bekasi untuk Sementara Diperpanjang sampai 29 Mei, Sesuai PSBB Jabar

    Megapolitan
    275 Pengendara Tercatat Langgar PSBB pada Hari Lebaran

    275 Pengendara Tercatat Langgar PSBB pada Hari Lebaran

    Megapolitan
    PSBB Depok Diperpanjang 3 Hari

    PSBB Depok Diperpanjang 3 Hari

    Megapolitan
    Hari Pertama Lebaran, 2.727 Kendaraan Mencoba Keluar Jadetabek

    Hari Pertama Lebaran, 2.727 Kendaraan Mencoba Keluar Jadetabek

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X