Jika MRT Beroperasi, Jokowi Tak Mau Listrik Jakarta Byarpet

Kompas.com - 08/05/2013, 11:17 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menyadari sejumlah program yang akan dijalankan membutuhkan infrastruktur yang memadai. Salah satunya adalah daya listrik yang mampu menunjang operasional sejumlah program pembangunan.

Seusai melakukan pertemuan dengan beberapa petinggi PLN, Jokowi mengaku berinisiatif meminta PLN menambah daya maksimal listrik di DKI Jakarta dari 6.400 megawatt menjadi 10.000 megawatt per hari.

"Kita butuh sangat besar untuk mengantisipasi investasi yang masuk ke DKI, juga sarana dan prasarana yang sekarang kita kerjakan. MRT, monorel, kawasan ekonomi khusus Marunda," ujar Jokowi di Gedung Balaikota, Jakarta, Rabu (8/5/2013) pagi.

Jokowi mengatakan, untuk membangun Jakarta Baru seperti slogannya ketika kampanye dahulu, harus mengonsolidasikan semua aspek serta institusi seperti yang sekarang dilakukannya. Hal tersebut dibutuhkan agar program yang telah dijalankan saling mendukung satu dengan lainnya.

"Jangan nanti semua siap, MRT, monorel siap, propertinya tumbuh bagus, kawasan ekonomi khususnya ada, eh... listriknya enggak siap. Memang perlu konsolidasi total," lanjut Jokowi.

Dihubungi terpisah, Manajer Perusahaan Listrik Negara (PLN) Jakarta-Tangerang, Paranai Suhasfan, mengaku, pihaknya siap menyambut permintaan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta asalkan pihaknya mendapat izin dari Pemprov DKI untuk membangun gardu trafo listrik di DKI.

"Memang setiap tahun, beban daya listrik di DKI semakin meningkat. Apalagi dengan program gubernur, asal pemda ada izin kita bangun trafo di wilayah itu, bisa saja dipenuhi," ujarnya.

Baca tentang
    Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Maling Motor di Ciputat Tewas Setelah Dikeroyok Warga

    Maling Motor di Ciputat Tewas Setelah Dikeroyok Warga

    Megapolitan
    Ombudsman Buka Kemungkinan Periksa Anies dan Pratikno soal Dugaan Maladministrasi Formula E di Monas

    Ombudsman Buka Kemungkinan Periksa Anies dan Pratikno soal Dugaan Maladministrasi Formula E di Monas

    Megapolitan
    Dipergoki Saat Beraksi, Maling Motor di Ciputat Babak Belur Dihakimi Warga

    Dipergoki Saat Beraksi, Maling Motor di Ciputat Babak Belur Dihakimi Warga

    Megapolitan
    Pengelola Incar Guru Non-PNS untuk Isi Rusun DP Rp 0 Klapa Village

    Pengelola Incar Guru Non-PNS untuk Isi Rusun DP Rp 0 Klapa Village

    Megapolitan
    Dari 780, Baru 90 Unit di Rusun DP Rp 0 Klapa Village yang Sudah Dihuni

    Dari 780, Baru 90 Unit di Rusun DP Rp 0 Klapa Village yang Sudah Dihuni

    Megapolitan
    Buntut Larangan Arab Saudi, Kerugian Penyelenggara Umrah Diperkirakan Capai Rp 2,5 Triliun

    Buntut Larangan Arab Saudi, Kerugian Penyelenggara Umrah Diperkirakan Capai Rp 2,5 Triliun

    Megapolitan
    Pemkot Bekasi Butuh 500 Pompa untuk Tangani Banjir

    Pemkot Bekasi Butuh 500 Pompa untuk Tangani Banjir

    Megapolitan
    Anies Minta Dinkes DKI Sediakan Alat Lengkap untuk Hadapi Corona

    Anies Minta Dinkes DKI Sediakan Alat Lengkap untuk Hadapi Corona

    Megapolitan
    Keluarkan Instruksi, Anies Minta Sosialisasi Corona Disebar ke Sekolah hingga Tempat Wisata

    Keluarkan Instruksi, Anies Minta Sosialisasi Corona Disebar ke Sekolah hingga Tempat Wisata

    Megapolitan
    Anies Keluarkan Ingub Waspada Corona untuk Jajaran Pemprov dan Masyarakat

    Anies Keluarkan Ingub Waspada Corona untuk Jajaran Pemprov dan Masyarakat

    Megapolitan
    Akibat Banjir, 495 Jalan di Jakarta Rusan dan 3.290 Titik Berlubang

    Akibat Banjir, 495 Jalan di Jakarta Rusan dan 3.290 Titik Berlubang

    Megapolitan
    Viral Penumpang Tag Kursi KRL, PT KCI Ingatkan Pentingnya Etika dan Toleransi di Kereta

    Viral Penumpang Tag Kursi KRL, PT KCI Ingatkan Pentingnya Etika dan Toleransi di Kereta

    Megapolitan
    Mahasiswi UI Dilecehkan di Lingkungan Kampus, Ini Respons Rektor Ari Kuncoro

    Mahasiswi UI Dilecehkan di Lingkungan Kampus, Ini Respons Rektor Ari Kuncoro

    Megapolitan
    Jasad Bayi yang Ditemukan di Kali Tambora Diduga Korban Tenggelam

    Jasad Bayi yang Ditemukan di Kali Tambora Diduga Korban Tenggelam

    Megapolitan
    Cegah Banjir Lagi, Mesin Pompa di Underpass Tol JORR Kalimalang Akan Ditambah

    Cegah Banjir Lagi, Mesin Pompa di Underpass Tol JORR Kalimalang Akan Ditambah

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X