Kompas.com - 10/05/2013, 08:45 WIB
Penulis Khaerudin
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

Membantah lokasi

Kuasa hukum Luthfi, Zainuddin Paru, membantah mobil mewah yang hendak disita KPK sebelumnya disimpan di kediaman Luthfi. ”Mobil-mobil itu ada di DPP PKS. Pak Luthfi waktu dijemput KPK dari DPP PKS, kan, datang ke kantor DPP PKS pakai Mazda CX9,” katanya.

Zainuddin membenarkan bahwa mobil-mobil tersebut memang diatasnamakan kader, salah satunya Ali yang tercatat sebagai pemilik VW Caravelle. Di antara mobil yang disegel KPK, hanya Mazda CX9 dan Mitsubishi Pajero yang atas nama Luthfi.

Menurut Zainuddin, Ali ada di Divisi Kepanduan PKS dan memang ditugaskan menjadi ajudan Luthfi. Untuk Toyota Fortuner, Zainuddin membantah mobil itu diatasnamakan Ahmad. ”Saya lupa atas nama siapa. Yang jelas, Ahmad juga kader PKS. Semua mobil partai memang atas nama kader. Ini untuk memudahkan jual-beli. Leasing mobil juga mensyaratkan kepemilikan atas nama orang tertentu,” kata Zainuddin.

Senin malam itu, penyidik tentu tak asal menyita mobil- mobil mewah terkait TPPU Luthfi yang diparkir di kantor DPP PKS. Surat perintah penyitaan dibawa serta. Berita acara penyitaan yang sempat dipertanyakan pada Senin malam itu belum dibuat karena malam itu penyidik memang tengah mencari siapa yang berkuasa atas mobil-mobil tersebut.

Hal berbeda dikatakan Zainuddin. Menurut dia, petugas keamanan di DPP PKS sempat menanyakan kepada penyidik surat perintah penugasan untuk menyita. ”Karena enggak ada, ya, petugas keamanan tak mengizinkan. Ini, kan, soal tanggung jawab mereka menjaga inventaris barang-barang di kantor DPP PKS,” ucapnya.

Selasa siang, penyidik juga membawa surat perintah penyitaan ketika datang ke kantor DPP PKS. Namun, upaya itu kembali terhadang oleh beberapa orang. Dengan pertimbangan menghindari terjadi bentrokan, penyidik memilih menunda penyitaan. Apalagi, mobil-mobil yang hendak disita telah disegel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

KPK tetap akan menyita mobil-mobil mewah yang telah disegel tersebut, dihalangi atau tidak. (KHAERUDIN)

Baca juga:
Soal Mobil yang Akan Disita KPK, Luthfi Bilang Enggak 'Nonton' TV
Ada 'Daging' untuk Pak Luthfi...
Ditanya Mobil-mobil Mewahnya, Luthfi Cuma Senyum
Sederet Mobil Mewah Terkait Luthfi Hasan Ishaaq

Ikuti berita terkait kasus ini dalam topik:
Skandal Suap Impor Daging Sapi

 

Halaman:
Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Komnas HAM: Praktik Penyiksaan di Indonesia Sangat Mengkhawatirkan

    Komnas HAM: Praktik Penyiksaan di Indonesia Sangat Mengkhawatirkan

    Nasional
    KPK Periksa Gitaris The Changcuters Sebagai Saksi Terkait Kasus Aa Umbara

    KPK Periksa Gitaris The Changcuters Sebagai Saksi Terkait Kasus Aa Umbara

    Nasional
    Menkes: Stok Oksigen di Rumah Sakit Rujukan Covid-19 Cukup

    Menkes: Stok Oksigen di Rumah Sakit Rujukan Covid-19 Cukup

    Nasional
    Menkes Buka Opsi Gunakan Vaksin Sinovac dan Pfizer untuk Vaksinasi Anak

    Menkes Buka Opsi Gunakan Vaksin Sinovac dan Pfizer untuk Vaksinasi Anak

    Nasional
    Industri Pertahanan Hadapi Tiga Tantangan dalam Membangun Alutsista

    Industri Pertahanan Hadapi Tiga Tantangan dalam Membangun Alutsista

    Nasional
    Periksa Saksi, KPK Dalami Pengurusan Jatah Kuota Rokok Terkait Dugaan Korupsi Pengaturan Barang Kena Cukai

    Periksa Saksi, KPK Dalami Pengurusan Jatah Kuota Rokok Terkait Dugaan Korupsi Pengaturan Barang Kena Cukai

    Nasional
    Data Pemerintah Ungkap 12,6 Persen Anak Indonesia Positif Covid-19

    Data Pemerintah Ungkap 12,6 Persen Anak Indonesia Positif Covid-19

    Nasional
    Nakes Pertama di Wisma Atlet Gugur akibat Covid-19, Ketua DPR: Indonesia Kehilangan Insan Terbaik

    Nakes Pertama di Wisma Atlet Gugur akibat Covid-19, Ketua DPR: Indonesia Kehilangan Insan Terbaik

    Nasional
    Kemenkes Diskusi dengan ITAGI Soal Vaksinasi Covid-19 pada Anak

    Kemenkes Diskusi dengan ITAGI Soal Vaksinasi Covid-19 pada Anak

    Nasional
    154 Orang di Lingkungan DPR Terpapar Covid-19, 19 di Antaranya Anggota Dewan

    154 Orang di Lingkungan DPR Terpapar Covid-19, 19 di Antaranya Anggota Dewan

    Nasional
    Pemerintah Dapat Opini WTP dari BPK, Jokowi: Capaian Baik di Tahun Berat

    Pemerintah Dapat Opini WTP dari BPK, Jokowi: Capaian Baik di Tahun Berat

    Nasional
    Menlu Sebut Pengembangan Vaksin PT Kalbe Farma dan Genexine Uji Coba Bulan Juli di Indonesia

    Menlu Sebut Pengembangan Vaksin PT Kalbe Farma dan Genexine Uji Coba Bulan Juli di Indonesia

    Nasional
    11 dari 16 Mobil Sitaan Kasus Asabri Terjual Rp 17,23 Miliar

    11 dari 16 Mobil Sitaan Kasus Asabri Terjual Rp 17,23 Miliar

    Nasional
    Upaya Pemerintah Tambah Kapasitas RS akibat Lonjakan Covid-19 , Gunakan Asrama Haji hingga RSJ

    Upaya Pemerintah Tambah Kapasitas RS akibat Lonjakan Covid-19 , Gunakan Asrama Haji hingga RSJ

    Nasional
    Pemerintah-DPR Diminta Beri Jaminan Bahas RKUHP, Tidak Langsung Mengesahkan

    Pemerintah-DPR Diminta Beri Jaminan Bahas RKUHP, Tidak Langsung Mengesahkan

    Nasional

    Video Rekomendasi

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X