DPRD DKI Janji Lagi, Segera Serahkan Rekomendasi ke Jokowi

Kompas.com - 10/05/2013, 14:52 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua DPRD DKI Triwisaksana kembali menjanjikan akan menyerahkan rekomendasi nama calon Wali Kota Jakarta Barat dan Wali Kota Jakarta Selatan pada bulan ini. Padahal, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo sudah berkali-kali menyurati DPRD DKI mengenai hal tersebut.

Politisi asal PKS ini mengaku saat ini pihaknya masih mengumpulkan masukan dari warga setempat agar mengetahui kompetensi calon. "Insya Allah dalam bulan ini serahkan rekomendasi," kata pria yang akrab disapa Sani itu, di DPRD DKI Jakarta, Jumat (10/5/2013).

Menurut dia, proses pelaksanaan seleksi dan promosi terbuka atau lelang jabatan Lurah Camat saja menghabiskan banyak waktu, mengapa pemilihan Wali Kota justru terus dikejar-kejar publik? Oleh karena itu, melalui masukan dan saran warga, dapat menemukan nama calon yang berkualitas.

Kendati demikian, Sani tak menampik kalau sudah ada dua nama yang diusulkan untuk menempati posisi tersebut, yakni Fatahillah, Wakil Wali Kota Jakarta Pusat yang akan diposisikan menjadi Wali Kota Jakarta Barat dan Syamsuddin Noor, Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Jakarta Selatan yang diusulkan menjabat sebagai Wali Kota Jakarta Selatan sepeninggalan Anas Effendi yang telah dimutasi menjadi Kepala Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah (BPAD) DKI.

"Iya, memang Fatahillah sama Syamsuddin Noor. Tapi, saya enggak enak untuk mengungkapkan bagaimana pemasukannya, yang jelas ada plus minusnya," kata Sani.

Selama ini, kata dia, untuk memberikan rekomendasi nama wali kota itu tidak ada polemik antara Pemprov DKI dengan pimpinan DPRD DKI. Karena, pada prinsipnya Gubernur DKI hanya bertugas melantik kedua Wali Kota tersebut. Namun, tetap harus mendapat masukan dari masyarakat.

"Kan Gubernur bilang enggak ada masalah. Lagian Camat dan Lurah juga lama kan prosesnya," tandasnya.

Baca tentang


    Rekomendasi untuk anda
    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Polisi Mediasi Ormas yang Terlibat Penganiayaan di Bekasi, tapi Proses Hukum Tetap Berjalan

    Polisi Mediasi Ormas yang Terlibat Penganiayaan di Bekasi, tapi Proses Hukum Tetap Berjalan

    Megapolitan
    Tertinggi, 2.121 Jenazah di Jakarta Dimakamkan dengan Protap Covid-19 Sepanjang Januari

    Tertinggi, 2.121 Jenazah di Jakarta Dimakamkan dengan Protap Covid-19 Sepanjang Januari

    Megapolitan
    Pemprov DKI Sebut 100 Jenazah Dimakamkan dengan Protap Covid-19 dalam Sehari

    Pemprov DKI Sebut 100 Jenazah Dimakamkan dengan Protap Covid-19 dalam Sehari

    Megapolitan
    Jalan Falatehan Kebayoran Baru Tergenang Air hingga 50 Sentimeter, Lalu Lintas Sempat Macet

    Jalan Falatehan Kebayoran Baru Tergenang Air hingga 50 Sentimeter, Lalu Lintas Sempat Macet

    Megapolitan
    Ketika Grafik Kasus Positif Covid-19 Harian di DKI Jakarta Melonjak Selama PPKM Jilid Pertama

    Ketika Grafik Kasus Positif Covid-19 Harian di DKI Jakarta Melonjak Selama PPKM Jilid Pertama

    Megapolitan
    Asosiasi RS Swasta: Pemerintah Belum Bayar Uang Perawatan Pasien Covid-19 Puluhan Miliar Rupiah

    Asosiasi RS Swasta: Pemerintah Belum Bayar Uang Perawatan Pasien Covid-19 Puluhan Miliar Rupiah

    Megapolitan
    KPU Tangsel Nyatakan Siap Hadapi Sidang Sengketa Hasil Pilkada 2020

    KPU Tangsel Nyatakan Siap Hadapi Sidang Sengketa Hasil Pilkada 2020

    Megapolitan
    Pemprov DKI Akan Tambah 1.941 Tempat Tidur Isolasi Pasien Covid-19

    Pemprov DKI Akan Tambah 1.941 Tempat Tidur Isolasi Pasien Covid-19

    Megapolitan
    Polisi: Beberapa Pembuat Surat PCR Palsu adalah Pegawai Lab dan Klinik

    Polisi: Beberapa Pembuat Surat PCR Palsu adalah Pegawai Lab dan Klinik

    Megapolitan
    Perempuan Mesum di Halte Senen Tertangkap, Pelaku Pria Masih Diburu

    Perempuan Mesum di Halte Senen Tertangkap, Pelaku Pria Masih Diburu

    Megapolitan
    Dua Anggota Ormas Dianiaya karena Sering Memalak di Kafe Bekasi, Seorang Tewas

    Dua Anggota Ormas Dianiaya karena Sering Memalak di Kafe Bekasi, Seorang Tewas

    Megapolitan
    Tabrak Sepatbor Mobil Boks, Pengendara Motor Jatuh dan Tewas di Tempat

    Tabrak Sepatbor Mobil Boks, Pengendara Motor Jatuh dan Tewas di Tempat

    Megapolitan
    Polisi Pastikan Perempuan yang Mesum di Halte Kramat Raya Bukan PSK

    Polisi Pastikan Perempuan yang Mesum di Halte Kramat Raya Bukan PSK

    Megapolitan
    Jelang Sidang Sengketa Hasil Pilkada, KPU Tangsel Siapkan Sanggahan hingga Alat Bukti

    Jelang Sidang Sengketa Hasil Pilkada, KPU Tangsel Siapkan Sanggahan hingga Alat Bukti

    Megapolitan
    Satpol PP: Penginapan AVA OYO di Pademangan Berulang Kali Langgar Protokol Kesehatan

    Satpol PP: Penginapan AVA OYO di Pademangan Berulang Kali Langgar Protokol Kesehatan

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X