Kompas.com - 10/05/2013, 15:12 WIB
EditorTri Wahono

DEPOK, KOMPAS.com — Lima petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sebuah rumah mewah di Perumahan Pesona Khayangan Nomor BS/5 Depok, Jumat (10/5/2013).

Rumah tersebut adalah salah satu aset yang dibeli tersangka kasus dugaan korupsi impor daging sapi, Ahmad Fathanah.

Petugas KPK dibantu petugas keamanan perumahan mewah itu memasang plang penyitaan di depan rumah berlantai dua tersebut sekitar pukul 14.10.

Seusai memasang plang penyitaan, petugas KPK langsung meninggalkan lokasi menggunakan mobil Innova berwarna abu-abu bernomor polisi B1891 UFR dan Innova hitam dengan nomor polisi B1532VQ.

Berdasarkan pantauan di lokasi, di dalam mobil tersebut masih terdapat satu buah plang penyitaan lagi. Disebut-sebut plang tersebut juga akan dipasang di aset Ahmad Fathanah di kawasan Citayam.

Namun, saat ditanyakan, petugas KPK enggan memberikan komentar apa pun.(Bahri Kurniawan)

Baca juga:
Kisah KPK Memburu Mobil-mobil Mewah Terkait Luthfi Hasan
Soal Mobil yang Akan Disita KPK, Luthfi Bilang Enggak 'Nonton' TV
Ada 'Daging' untuk Pak Luthfi...
Ditanya Mobil-mobil Mewahnya, Luthfi Cuma Senyum
Sederet Mobil Mewah Terkait Luthfi Hasan Ishaaq

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ikuti berita terkait kasus ini dalam topik:
Skandal Suap Impor Daging Sapi

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.