Miliki Ganja 1 Amplop, Sekuriti di Bintaro Ditangkap

Kompas.com - 11/05/2013, 20:00 WIB
|
EditorTri Wahono

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang petugas sekuriti sebuah perusahaan berinisial D (31) ditangkap aparat Polsektro Pesanggarahan, di Bintaro, Jakarta Selatan. D ditangkap petugas usai mengkonsumsi narkoba jenis ganja.

Kepala Polsek Pesanggrahan, Komisari Polisi Darmawan Situmorang menuturkan penangkapan D diawali informasi masyarakat terkait perilaku pelaku yang kerap mengkonsumsi ganja. Setelah dilakukan pengintaian selama 1 minggu, petugas akhirnya menangkap pelaku, Jumat (10/5/2013) malam.

"Dia ditangkap di jalan di Bintaro. Waktu itu dia habis makai ganja langsung kita tangkap," kata Darmawan, dalam keterangannya, Sabtu (11/5/2013) malam.

Setelah digeledah petugas, pelaku tidak dapat mengelak karena petugas mendapati paket ganja yang disimpan dalam 1 amplop. Darmawan mengatakan dari 1 amplop itu pelaku bisa merangkai sebanyak 4 linting ganja. Kepada petugas, D mengaku menggunakan barang haram itu lantaran efeknya yang dirasa nikmat.

"Dia ngakunya sudah tiga bulan makai. Katanya (pelaku) enak buat nambah nafsu makan," ujar Darmawan.

Setelah dilakukan pengembangan dari penangkapan D, lanjutnya, pihaknya kemudian menangkap kembali Oto alias ZA yang diamankan di daerah Pondok Aren. Dari tangan Oto petugas mendapati ganja sebanyak 4 amplop yang 1 amplopnya dijual seharga Rp 50 ribu.

"Satpam itu biasa belanja di dia (Oto). Jadi kalau ada yang mau beli, Satpam ini juga bantuin," ujar Darmawan.

Darmawan mengatakan, kedua pelaku telah diamankan di Mapolsektro Pesanggrahan berikut barang bukti ganja yang disita petugas. Pihaknya masih menyelidiki asal barang haram tersebut.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kontroversi Pernyataan Sekda DKI soal Banjir Dinikmati, Dinilai Tak Punya Empati hingga Tutupi Kesalahan Anies

Kontroversi Pernyataan Sekda DKI soal Banjir Dinikmati, Dinilai Tak Punya Empati hingga Tutupi Kesalahan Anies

Megapolitan
Demo Ojek Online di DPR, Menolak Pembatasan Jalan hingga Sweeping Pengemudi

Demo Ojek Online di DPR, Menolak Pembatasan Jalan hingga Sweeping Pengemudi

Megapolitan
Kronologi Perampokan Toko Emas di Pasar Pecah Kulit, Mengasak 4 Kg Emas hingga Tembak Petugas Sampah

Kronologi Perampokan Toko Emas di Pasar Pecah Kulit, Mengasak 4 Kg Emas hingga Tembak Petugas Sampah

Megapolitan
BMKG: Sabtu Pagi, Jakarta Hujan Lokal

BMKG: Sabtu Pagi, Jakarta Hujan Lokal

Megapolitan
Kerugian Toko Emas Tamansari akibat Disatroni Maling Belum Dapat Pastikan

Kerugian Toko Emas Tamansari akibat Disatroni Maling Belum Dapat Pastikan

Megapolitan
Soal Banjir Dinikmati, PSI DKI Nilai Pernyataan Sekda Menyakiti Hati Masyarakat

Soal Banjir Dinikmati, PSI DKI Nilai Pernyataan Sekda Menyakiti Hati Masyarakat

Megapolitan
Lurah Pastikan Suplai Logistik Pengungsi Banjir Cipinang Melayu Memadai

Lurah Pastikan Suplai Logistik Pengungsi Banjir Cipinang Melayu Memadai

Megapolitan
Polisi Kejar Perampok Bersenjata yang Satroni Toko Emas di Pasar Pecak Kulit

Polisi Kejar Perampok Bersenjata yang Satroni Toko Emas di Pasar Pecak Kulit

Megapolitan
Revitalisasi Monas dan Formula E, Ombudsman: Pejabat yang Rusak Cagar Budaya Bisa Dipidana

Revitalisasi Monas dan Formula E, Ombudsman: Pejabat yang Rusak Cagar Budaya Bisa Dipidana

Megapolitan
Banjir Makin Tinggi, Warga Cipinang Melayu Kembali Penuhi Posko Pengungsian

Banjir Makin Tinggi, Warga Cipinang Melayu Kembali Penuhi Posko Pengungsian

Megapolitan
Masker Ilegal di Cakung Didistribusikan ke Rumah Sakit

Masker Ilegal di Cakung Didistribusikan ke Rumah Sakit

Megapolitan
Ombudsman Minta Revitalisasi Monas dan Sirkuit Formula E Dimoratorium

Ombudsman Minta Revitalisasi Monas dan Sirkuit Formula E Dimoratorium

Megapolitan
Banjir Lagi di Cipinang Melayu, Warga Mulai Mengungsi

Banjir Lagi di Cipinang Melayu, Warga Mulai Mengungsi

Megapolitan
Saudi Larang Umrah Sementara, 48 Jemaah Asal Bekasi Batal Berangkat

Saudi Larang Umrah Sementara, 48 Jemaah Asal Bekasi Batal Berangkat

Megapolitan
Drainase Buruk hingga Persoalan Mandeknya Normalisasi Bakal Jadi Prioritas Pansus Banjir Jakarta

Drainase Buruk hingga Persoalan Mandeknya Normalisasi Bakal Jadi Prioritas Pansus Banjir Jakarta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X