Pelaku Pemotongan Kelamin di Pamulang Diduga Waria

Kompas.com - 14/05/2013, 18:58 WIB
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorErvan Hardoko

TANGERANG, KOMPAS.com — Pelaku penganiayaan terhadap AM (22), di Pamulang, Tangerang Selatan, diduga seorang waria. Akibat penganiayaan itu, kemaluan AM terpotong.

"Hasil pengecekan, kondisi korban AM kemaluannya putus akibat tindak kekerasaan diduga dipotong seorang waria dengan ciri-ciri gemuk dengan panggilan UM dari keterangan korban AM," demikian keterangan yang dimuat dalam situs Polsek Metro Pamulang, Selasa (14/5/2013).

Menurut Kapolsek Metro Pamulang Komisaris M Nasir, AM sampai saat ini masih dalam kondisi kurang stabil dan masih dalam penanganan intensif di RSUD Tangerang Selatan.

Seperti telah diberitakan sebelumnya, AM, warga Bojongsari, ditemukan sekarat dengan kondisi kemaluan terpotong di sekitar Universitas Pamulang, tidak jauh dari jalur pipa gas Pertamina di Pamulang, Tangerang Selatan, pada Selasa dini hari.

Baca tentang


    Rekomendasi untuk anda
    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Firli Bahuri: Jumat Tengah Malam, KPK Tangkap Tangan Pelaku Korupsi di Sulsel

    Firli Bahuri: Jumat Tengah Malam, KPK Tangkap Tangan Pelaku Korupsi di Sulsel

    Megapolitan
    Vaksinasi Covid-19 Mandiri, 6.644 Perusahaan Daftar hingga Diharapkan Harga Terjangkau

    Vaksinasi Covid-19 Mandiri, 6.644 Perusahaan Daftar hingga Diharapkan Harga Terjangkau

    Megapolitan
    TV hingga Motor Rusak akibat Terendam Banjir Hampir Sepekan, Warga Periuk: Rugi Kira-kira Rp 40 Juta

    TV hingga Motor Rusak akibat Terendam Banjir Hampir Sepekan, Warga Periuk: Rugi Kira-kira Rp 40 Juta

    Megapolitan
    Kala Tunanetra Pedagang Kerupuk Tabrak Truk yang Rampas Jalurnya di Trotoar...

    Kala Tunanetra Pedagang Kerupuk Tabrak Truk yang Rampas Jalurnya di Trotoar...

    Megapolitan
    Gerakan Sayur Gantung, Cara Warga Cilalung Tangsel Bantu Sesama di Tengah Pandemi Covid-19

    Gerakan Sayur Gantung, Cara Warga Cilalung Tangsel Bantu Sesama di Tengah Pandemi Covid-19

    Megapolitan
    Fakta Pengendara Moge yang Dilumpuhkan Paspampres, Terobos Kawasan Ring 1 hingga Dianggap Ancaman

    Fakta Pengendara Moge yang Dilumpuhkan Paspampres, Terobos Kawasan Ring 1 hingga Dianggap Ancaman

    Megapolitan
    Pengendara Moge Terobos Kawasan Ring 1, Disebut Ancaman hingga Dilumpuhkan Paspampres

    Pengendara Moge Terobos Kawasan Ring 1, Disebut Ancaman hingga Dilumpuhkan Paspampres

    Megapolitan
    BMKG: Cuaca Jakarta Diprakirakan Cerah Berawan hingga Hujan Ringan

    BMKG: Cuaca Jakarta Diprakirakan Cerah Berawan hingga Hujan Ringan

    Megapolitan
    Pengusaha Mal Sebut Vaksinasi Covid-19 Mandiri Langkah Awal Kembalikan Tingkat Kunjungan

    Pengusaha Mal Sebut Vaksinasi Covid-19 Mandiri Langkah Awal Kembalikan Tingkat Kunjungan

    Megapolitan
    Kadin DKI Minta Pemerintah Jamin Kemanan dan Kehalalan Vaksin Mandiri

    Kadin DKI Minta Pemerintah Jamin Kemanan dan Kehalalan Vaksin Mandiri

    Megapolitan
    Syahbandar Tanjung Priok Dukung Penerapan GeNose C19 di Pelabuhan

    Syahbandar Tanjung Priok Dukung Penerapan GeNose C19 di Pelabuhan

    Megapolitan
    Kabel di Jalan Barito 1 Semrawut dan Menjuntai ke Jalan, Sopir: Truk Enggak Akan Muat

    Kabel di Jalan Barito 1 Semrawut dan Menjuntai ke Jalan, Sopir: Truk Enggak Akan Muat

    Megapolitan
    Kabel Semrawut dan Menjuntai di Jalan Barito 1 Bakal Dipindahkan ke Bawah Tanah

    Kabel Semrawut dan Menjuntai di Jalan Barito 1 Bakal Dipindahkan ke Bawah Tanah

    Megapolitan
    UPDATE 26 Februari: Bertambah 154 Kasus Covid-19 di Tangsel, Totalnya Kini 7.589

    UPDATE 26 Februari: Bertambah 154 Kasus Covid-19 di Tangsel, Totalnya Kini 7.589

    Megapolitan
    Raih Penghargaan STA, Anies: Kita Berhasil Mengungguli Kota Lainnya di Dunia

    Raih Penghargaan STA, Anies: Kita Berhasil Mengungguli Kota Lainnya di Dunia

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X