Kompas.com - 16/05/2013, 10:35 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengundang gubernur DKI Jakarta untuk melakukan klarifikasi terkait perlakuan pemerintah terhadap warga Waduk Pluit, Kamis ini, pukul 14.00. Undangan tersebut untuk membahas formula apa yang akan disediakan pemerintah daerah dalam merelokasi warga yang tinggal di bantaran waduk.

"Kita mengundang gubernur supaya mengklarifikasikan ucapan-ucapannya di media," kata Siane Indriani saat dihubungi Kompas.com, Kamis (16/5/2013).

Siane mengungkapkan, klarifikasi tersebut akan membicarakan ungkapan pemerintah di media mengenai lokasi yang akan digunakan warga Waduk Pluit. Pasalnya, 300 Kepala Keluarga di bantaran Waduk Pluit sudah digusur dua kali di sisi barat. Akan tetapi, baru 20 Kepala Keluarga yang tinggal di dalam rusun.

"Makanya mereka resah kalau digusur. Kalau sudah ada pertemuan ini, nanti gubernur kan bisa lakukan klarifikasi," ungkapnya.

Siane menambahkan, secara kependudukan, mereka mempunyai hak untuk tinggal di tempat tersebut karena memiliki KTP dan KK. Mereka pun sempat mengikuti pemilu dan mendapatkan hak suara pada pemilihan gubernur DKI Jakarta lalu.

Dengan begitu, kata Siane, walaupun mereka tinggal di tanah negara, pemerintah harus tetap memikirkan kelangsungan hidup dan tempat tinggal untuk warga yang telah digusur. Warga bantaran Waduk Pluit merupakan warga resmi dari Jakarta dan bukan warga pendatang yang ilegal di mata pemerintah.

Sebelumnya, undangan ini merupakan undangan kedua Komnas HAM untuk pemerintah daerah DKI Jakarta. Pada undangan yang pertama tanggal 28 April lalu, pihak Jokowi maupun Basuki tidak merespon permintaan pertemuan dari Komnas HAM.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
     
    Pilihan Untukmu


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.