Kompas.com - 16/05/2013, 18:11 WIB
|
EditorLaksono Hari W

JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua RT 10  RW 07 Blok I Kluster B Rumah Susun Marunda H Pangaribuan membenarkan bahwa dirinya mengeluarkan sejumlah uang dalam pemilihan ketua RT di tempat tinggalnya. Ia mengatakan, uang itu untuk membiayai akomodasi warga dalam pemilihan ketua RT.

"Saya memang mengeluarkan uang. Itu untuk sewa kursi, snack, dan lainnya. Masa warga sudah datang tidak dikasih konsumsi," katanya kepada Kompas.com di Rusun Marunda, Kamis (16/5/2013).

Pangaribuan mengatakan, pendaftaran calon ketua RT dilakukan pada 20-22 April 2013. Selama masa pendaftaran tersebut, tidak ada yang mendaftar kecuali dirinya. Dengan demikian, Pangaribuan merupakan calon tunggal untuk menjadi ketua RT 10 di Blok I Kluster B Rusun Marunda.

Ia sudah dikukuhkan menjadi Ketua RT 10 pada Jumat (10/5/2013). Pengukuhan tersebut disaksikan langsung oleh lurah dan warga setempat. Terdapat tiga kali pertemuan dengan warga, termasuk acara pengukuhan dirinya sebagai ketua RT. Dalam setiap pertemuan, acara tersebut dihadiri oleh 70 kepala keluarga yang tinggal di Blok I.

"Saya menyewa 100 kursi di setiap pertemuannya. Untuk konsumsi, saya membeli satu kue bolu dan satu air mineral dalam kemasan gelas. Itu semua memang dari kantong saya," kata Pangaribuan.

Ia mengatakan, pemilihan ketua RT ini dibentuk secara independen. Artinya tidak ada campur tangan dari pihak luar. Semua panitia, pemilih, sampai calon ketua RT merupakan warga Blok I Kluster B.

Ketika ditanya soal besar pengeluaran selama tiga kali pertemuan itu, Pangaribuan menolak menyebutkan nominalnya. Menurut dia, jumlahnya tidaklah besar. "Tidak seberapa kok, tidak sampai jutaan, hanya sewa kursi dan itu doang kok di tiga pertemuan itu," ujarnya.

Sementara itu, Yola Triana, salah seorang warga Blok I Kluster B, menyambut positif dengan adanya ketua RT di rumah susun tersebut. Menurut dia, dengan adanya ketua RT, jadi jelas siapa saja yang menghuni di blok tersebut. "Ya, bagus ada ketua RT. Jadinya setiap pengunjung harus melapor dulu ke RT biar tidak ada penghuni gelap," ucapnya.

Di Kluster B Rusun Marunda baru ada satu RT, yaitu di Blok I. Pemilihan ketua RT di blok lain sedang dilaksanakan, yakni di Blok 7, 8, dan 10.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.