RS Admira: Kita Tidak Mundur, Cuma "Pause"

Kompas.com - 23/05/2013, 14:19 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Rumah Sakit Admira, Kayu Putih, Jakarta Timur, mengeluhkan penerapan sistem Indonesia Case Base Group (INA CBG's) karena rumah sakit ini baru dua tahun berdiri. Untuk itu, RS Admira akan menunda terlebih dahulu kerja sama dengan Pemprov DKI sampai sistem pembayarannya stabil.

"Jadi, saya ingin tegaskan kita tidak mundur dari KJS, cuma pause," kata Dirut RS Admira, Chairulsjah Sjahruddin, saat dengar pendapat KJS di DPRD DKI Jakarta, Kamis (23/5/2013).

Chairulsjah mengungkapkan, Rumah Sakit Admira baru dua tahun berdiri. Saat sistem pembayaran diubah menjadi INA-CBG's, pihak rumah sakit sudah mulai memperhitungkan kalau sistem ini kurang bagus untuk rumah sakit.

RS Admira juga sudah mengirimkan surat kepada Dinkes terkait sistem INA-CBG's. Menurut Chairulsjah, RS Admira memang menyetujui kerja sama dengan Pemrov untuk melayani KJS dengan syarat. Syarat tersebut diajukan karena RS sudah mendeteksi kalau ada permasalahan dalam INA-CBG's. Persyaratan tersebut berupa MoU sehingga hak dan tanggung jawab rumah sakit bisa dilaksanakan.

Chairulsjah juga menegaskan, RS Admira tidak pernah menyatakan masuk sistem INA-CBG's karena implementasinya tidak mudah. Saat ini, RS Admira mempunyai lima clinical path way. Tetapi, secara tiba-tiba, sistem pembayaran diganti dengan INA-CBG's. Sementara rumah sakit tersebut tidak memberikan kelas kamar dalam melayani pasien.

Chairulsjah menambahkan, pihak rumah sakit menggunakan integrated care pathways (ICP) sejak ada dari tahun 2005. Sementara Rumah Sakit Admira baru dua tahun berdiri langsung menggunakan sistem INA CBG's. Untuk itu, pembengkakan anggaran sebagai rumah sakit baru membuat RS Admira tidak sanggup bekerja sama.

Sebelumnya, dua rumah sakit menyatakan tidak sanggup bekerja sama untuk program KJS, yaitu RS Thamrin dan RS Admira. Sementara 14 rumah sakit kembali menyatakan bergabung dalam program KJS, yaitu Rumah Sakit Bunda Suci, RS Mulya Sari, RS Satya Negara, RS Firdaus, RS Islam Suka Pura, RS Husada, RS Sumber Waras, RS Suka Mulia, RS Port Medical, RS Puri Mandiri Kedoya, RS Tria Dipa, RS JMC, RS Mediros, dan RS Restu Mulya.

Baca tentang
    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku
    Komentar


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Bima Arya Akan Minta Kepastian Penyelesaian TPST Nambo ke Ridwan Kamil

    Bima Arya Akan Minta Kepastian Penyelesaian TPST Nambo ke Ridwan Kamil

    Megapolitan
    Pemprov DKI Dorong GrabWheel Beroperasi di Kawasan Tertentu seperti GBK atau Ancol

    Pemprov DKI Dorong GrabWheel Beroperasi di Kawasan Tertentu seperti GBK atau Ancol

    Megapolitan
    Pengusaha Akan Sampaikan Keberatan ke Gubernur Terkait UMK Bekasi 2020

    Pengusaha Akan Sampaikan Keberatan ke Gubernur Terkait UMK Bekasi 2020

    Megapolitan
    Pemprov DKI Dinilai Lemah dalam Mengawasi Pengoperasian Skuter Listrik

    Pemprov DKI Dinilai Lemah dalam Mengawasi Pengoperasian Skuter Listrik

    Megapolitan
    Pemerintah Dinilai Lalai, Apindo Kota Bekasi Tak Setuju UMK 2020

    Pemerintah Dinilai Lalai, Apindo Kota Bekasi Tak Setuju UMK 2020

    Megapolitan
    Proses Perizinan Panjang, Bus Listrik Transjakarta Belum Bisa Angkut Penumpang

    Proses Perizinan Panjang, Bus Listrik Transjakarta Belum Bisa Angkut Penumpang

    Megapolitan
    Penetapan UMK Bekasi 2020 Alot karena Pengusaha Tak Ingin Ada UMK

    Penetapan UMK Bekasi 2020 Alot karena Pengusaha Tak Ingin Ada UMK

    Megapolitan
    Serikat Buruh dan Pemkot Bekasi Sepakat UMK 2020 Sebesar Rp 4,589 Juta

    Serikat Buruh dan Pemkot Bekasi Sepakat UMK 2020 Sebesar Rp 4,589 Juta

    Megapolitan
    Pembangunan Skatepark di Kolong Flyover Pasar Rebo Hampir Kelar

    Pembangunan Skatepark di Kolong Flyover Pasar Rebo Hampir Kelar

    Megapolitan
    Tas Mencurigakan di Depok, Isinya Ternyata Jas Hujan

    Tas Mencurigakan di Depok, Isinya Ternyata Jas Hujan

    Megapolitan
    Polisi Selidiki Kasus Penyiraman Air Keras di Jakbar yang Terjadi Dua Kali dalam Seminggu

    Polisi Selidiki Kasus Penyiraman Air Keras di Jakbar yang Terjadi Dua Kali dalam Seminggu

    Megapolitan
    Sirkus hingga Cosplay Bakal Meriahkan Jakarta Akhir Pekan Ini

    Sirkus hingga Cosplay Bakal Meriahkan Jakarta Akhir Pekan Ini

    Megapolitan
    Iuran BPJS Naik, DKI Usul Anggaran Rp 2,5 T untuk Subsidi 5,1 Juta Warga

    Iuran BPJS Naik, DKI Usul Anggaran Rp 2,5 T untuk Subsidi 5,1 Juta Warga

    Megapolitan
    Flyover Tanjung Barat di Depan IISIP Akan Selesai Akhir 2020

    Flyover Tanjung Barat di Depan IISIP Akan Selesai Akhir 2020

    Megapolitan
    Mengulik Cikal Bakal Keberadaan Bangunan Belanda di Pinggir Jalan TB Simatupang

    Mengulik Cikal Bakal Keberadaan Bangunan Belanda di Pinggir Jalan TB Simatupang

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X