Kompas.com - 24/05/2013, 14:11 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Tidak hanya menyegel 20 unit rumah susun di Marunda, Dinas Perumahan dan Gedung Pemerintah DKI Jakarta juga menyegel sebanyak 200 rumah susun di Tipar Cakung, Jakarta Timur. Rumah susun itu disegel lantaran menyalahi peraturan.

"Minggu lalu kami lakukan salah satu ke Rumah Susun Tipar Cakung. Ada 200 unit yang kami segel," ujar Kepala Dinas Perumahan dan Gedung Pemerintahan DKI Jonathan Pasodung di Gedung Balaikota, Jakarta, Jumat (24/5/2013) pagi.

Jonathan mengungkapkan, sebanyak 200 rumah susun yang disegel pihaknya tersebut belum ada indikasi dimiliki oleh pejabat pemerintahan. Namun, Jonathan memastikan bahwa tiga unit rumah susun dari 200 yang disegel adalah milik pemuka agama, pendeta.

Senada dengan yang terjadi di Rumah Susun Marunda, rumah susun di Tipar Cakung yang disegel pihaknya melanggar tiga kategori aturan. Pertama, penghuni mengubah fisik rumah susun. Kedua, tidak menghuni rumah susun. Ketiga, penghuni menyewakan kembali rumah susunnya.

"Ini kami masih daftar ulang untuk lihat mana saja yang perlu disegel sehingga ada kemungkinan jumlahnya bisa nambah," lanjut Jonathan.

Sebelumnya diberitakan, Dinas Perumahan dan Gedung Pemerintah Daerah DKI Jakarta menyegel 20 unit rumah susun sederhana sewa di Marunda, Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (23/5/2013) sore. Penyegelan dilakukan karena unit-unit rusun itu disewakan ke orang lain.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.