Kompas.com - 25/05/2013, 06:27 WIB
|
EditorPalupi Annisa Auliani

JAKARTA, KOMPAS.com — Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menuding program Kartu Jakarta Sehat (KJS) telah dipolitisasi para anggota DPRD DKI Jakarta. Hal ini disampaikannya terkait pengajuan hak interpelasi kepada Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dengan anggapan pelayanan jaminan kesehatan DKI Jakarta yang semakin mundur.

"Kayaknya iya ya (dipolitisasi). Soalnya belum dua bulan saja sudah ribut. Kayaknya mereka sudah nungguin kapan nih, kan sudah ada dua rumah sakit yang menyatakan mundur, kayaknya langsung hajar, iya kan?" kata Basuki, di Balaikota Jakarta, Jumat (24/5/2013) malam. Namun, dia mengatakan, pihak eksekutif harus menerima hak tanya para anggota Dewan tersebut.

Basuki pun lalu bercerita kalau salah satu temannya, yang merupakan anggota DPRD DKI yang berasal dari Partai Demokrat, ikut tanda tangan mengajukan hak interpelasi hanya sekadar mengikuti teman-temannya yang sudah lebih dahulu membubuhkan tanda tangan. "Saya tanya kenapa kamu ikut tanda tangan? Dia jawab, 'Karena ada yang tanda tangan, ya kita ikut tanda tangan saja'. Begitu jawabnya, jadi ya enggak apa-apa. Tidak interpelasi saja tanya-tanya melulu, kenapa mesti takut sih. Yang ditanya kan Pak Gubernur, bukan saya. He-he-he," kata Basuki.

Wacana pengajuan hak interpelasi muncul dalam rapat dengar pendapat antara DPRD DKI Jakarta dan Dinas Kesehatan DKI Jakarta serta instansi terkait, Kamis (23/5/2013). Rapat itu membahas masalah pelaksanaan KJS.

Salah satu topik pembahasan rapat tersebut adalah 16 rumah sakit yang dikabarkan keberatan melanjutkan keikutsertaan di program KJS. Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta, Ashraf Ali, mengatakan bahwa sudah ada 30 anggota DPRD yang menandatangani rencana menggulirkan hak interpelasi untuk meminta penjelasan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo terkait masalah tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.